STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG

Jurnal Ilmiah PamenangJurnal Ilmiah Pamenang

Sistem informasi adalah sistem dalam organisasi yang memenuhi kebutuhan pemrosesan transaksi sehari-hari, mendukung operasi, merupakan pengelolaan dan kegiatan strategis suatu organisasi. Pengelolaan dokumen dengan menggunakan sistem komputer atau elektronik dalam dunia kesehatan yang sedang ramai menjadi perbincangan adalah electronic medical record (EMR). Menurut Permenkes No. 24 Tahun 2022 pasal 5 sampai 6, Rekam Medis Elektronik merupakan salah satu subsistem dari sistem informasi fasilitas pelayanan kesehatan yang terhubung dengan subsistem informasi lainnya di fasilitas pelayanan kesehatan. Serta didefinisikan sebagai arsip informasi pasien dalam format digital yang disimpan dengan aman, dapat diakses oleh banyak pengguna yang berwewenang, dan berisi informasi retrospektif dan prospektif dengan tujuan utama mendukung layanan kesehatan yang terintegrasi, berkelanjutan, efisien, dan berkualitas tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang aplikasi pengukuran implementasi Rekam Medis Elektronik yang menghasilkan data yang tepat dan akurat serta membantu petugas Rekam Medis dalam pengolahan data-data pasien. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan merancang sistem informasi pendaftaran dan pelayanan berbasis web, Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan studi pustaka Level kematangan Rekam Medis Elektronik Rumah Sakit Umum Daerah Wahidin Sudiro Husodo berada di level 3 dimana dokumentasi keperawatan misalnya tanda-tanda vital, CPPT (Catatan Perkembangn Pasien Terintregasi), asuhan keperawatan sudah dilakukan atau diterapkan menggunakan sistem. Kemudian hasil uji coba rancangan aplikasi didapatkan bahwa mayoritas responden menyatakan rancangan user friendly atau mudah digunakan dan bisa diterapkan.

Level kematangan Rekam Medis Elektronik Rumah Sakit Umum Daerah Wahidin Sudiro Husodo berada di level 3 dimana dokumentasi keperawatan misalnya tanda-tanda vital, CPPT (Catatan Perkembangn Pasien Terintregasi), asuhan keperawatan sudah dilakukan atau diterapkan menggunakan sistem.Kemudian hasil uji coba rancangan aplikasi didapatkan bahwa mayoritas responden menyatakan rancangan user friendly atau mudah digunakan dan bisa diterapkan.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh tingkat kematangan EMRAM terhadap kepuasan pasien dan efisiensi layanan kesehatan di rumah sakit. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi penerapan aplikasi pengukuran implementasi RME di berbagai rumah sakit dengan kondisi infrastruktur berbeda untuk mengevaluasi adaptabilitas sistem. Studi juga dapat fokus pada integrasi teknologi kecerdasan buatan dalam sistem RME untuk meningkatkan akurasi diagnosis dan personalisasi perawatan pasien.

Read online
File size602.12 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test