JRTTJRTT

Journal of Railway Transportation and TechnologyJournal of Railway Transportation and Technology

Pengembangan energi hijau menitikberatkan sumber daya berkelanjutan seperti matahari, angin, biomassa, dan geothermal untuk mengatasi perubahan iklim dan kehabisan sumber daya. Dalam konteks ini, teknologi piezoelektrik menawarkan solusi yang menjanjikan untuk pengumpulan energi dari getaran dan tekanan mekanis, seperti yang dihasilkan oleh kendaraan atau kereta. Teknologi ini mengubah tekanan mekanis menjadi energi listrik melalui perubahan polarisasi dalam material piezoelektrik. Sistem ini telah terbukti efektif dalam menggerakkan perangkat elektronik dan sistem tanda di persimpangan rel, terutama di daerah terpencil yang tidak memiliki akses jaringan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan data eksperimen. Data yang diperoleh dari eksperimen yang dilakukan dengan perangkat yang ditempatkan di persimpangan rel, mengamati kereta dan berbagai kendaraan bermotor termasuk mobil, truk, dan bus, menunjukkan daya yang dihasilkan sebesar 18.185 watt. Dengan pemasangan serangkaian sepuluh perangkat seperti itu, total output daya sebesar 165,44 Watt per hari dapat dicapai, yang cukup untuk memenuhi kebutuhan energi sistem tanda. Energi yang dikumpulkan menggerakkan sistem tanda, penerangan, dan peralatan elektronik lainnya di persimpangan rel. Penerapan teknologi ini tidak hanya meningkatkan keberlanjutan melalui penggunaan energi terbarukan tetapi juga mengurangi ketergantungan pada pasokan listrik eksternal. Dengan demikian, teknologi piezoelektrik secara signifikan meningkatkan efisiensi operasional dan keamanan rel, terutama di persimpangan rel.

Penerapan sensor piezoelektrik pada rel kereta menawarkan potensi besar untuk generasi energi berkelanjutan.Sistem ini mampu menghasilkan energi listrik untuk mendukung operasi sistem tanda dan peralatan elektronik di persimpangan rel.Penelitian menunjukkan bahwa satu unit sensor piezoelektrik dapat menghasilkan sekitar 18.185 watt per hari, yang cukup untuk memenuhi kebutuhan energi persimpangan rel.Pendekatan teknologi ini mengurangi ketergantungan pada sumber daya eksternal, meningkatkan efisiensi energi, dan mendorong praktik ramah lingkungan dalam infrastruktur rel.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan bahan piezoelektrik yang lebih efisien untuk meningkatkan efisiensi konversi energi. Selain itu, studi tentang skala pemasangan sistem ini di berbagai jenis persimpangan rel dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampaknya terhadap keamanan dan efisiensi operasional. Selanjutnya, penelitian dapat mengkaji integrasi teknologi piezoelektrik dengan sumber energi terbarukan lainnya, seperti energi surya, untuk menciptakan sistem pasokan energi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Read online
File size333.32 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test