ADPETIKISINDOADPETIKISINDO

Moderation | Journal of Islamic Studies ReviewModeration | Journal of Islamic Studies Review

Qowaid Fiqhiyyah adalah suatu ilmu kaidah yang memiliki banyak urgensi, diantaranya adalah memahami mana teks yang umum dan mana teks yang khusus, selain itu Qowaid fiqhiyyah adalah suatu kaidah untuk mengatasi problematika dalam suatu keadaan, maupun itu bidang Ibadah ataupun muamalah, seperti dalam pembahasan kali ini bagaimana suatu muamalah/jual beli makanan yang harus memiliki produk sertifikasi halal, apakah relevan atau tidak, atau relevan atau tidaknya diukur dengan bagaimana keadaan suatu permasalahan yang sehingga memiliki istinbath hukum yang berbeda. Tentu selain di dukung dengan suatu keadaan hal ini harus di sesuaikan dengan Al Quran dan Hadist, sebagai sumber utama hukum islam, bagaimana realisasi antara suatu kaidah dengan sumber utama hukum islam, karena Al Quran dan Hadist tidak dapat menjawab seluruh problematika dalam kehidupan maka dibtuhkan ijma dan Qiyas yang dikemukakan oleh para ahli atau Ulama, dari zaman ke zaman tentu akan memiliki banyak perbedaan karena suatu hukum akan diukur dengan keadaan yang terjadi pada saat itu, mudah mudahan kita selalu mendapatkan petunjuk sesuai dengan apa yang Allah terima dan Allah Ridhai.

Di dalam islam bahwa segala sesuatu telah diatur dan ditentukan, dalam inadah maupun muamalah, semua tergantung bagaimana seorang muslim menyikapi suatu permasalahan tersebut, di dalam islam jelas mana yang halal dan mana yang haram sdalam Al Quran disebutkan. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu, dan janganlah kamu melampaui batas.Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.Sehingga suatu permasalahan di dalam hal muamalah, makanan atau jual beli jelas bagimana hukumnya.

Penelitian lanjutan perlu mengeksplorasi perbandingan antara standar sertifikasi halal MUI dengan sistem sertifikasi halal di negara-negara mayoritas non-muslim untuk melihat adaptabilitas kaidah fiqhiyyah dalam konteks budaya yang berbeda. Selain itu, studi tentang dampak psikologis sertifikasi halal terhadap keputusan konsumen muslim di pasaran makanan internasional juga relevan, terutama dalam mengatasi masalah kepercayaan pada label halal. Studi lanjutan juga disarankan untuk menganalisis peran kaidah fiqhiyyah dalam menyesuaikan hukum kehalalan dengan perkembangan teknologi modern, seperti makanan rekayasa genetika atau sintesis biologis, agar tetap relevan dengan nilai-nilai islam tanpa mengorbankan prinsip kehati-hatian umat muslim.

Read online
File size440.66 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-1zR
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test