STIAAMUNTAISTIAAMUNTAI

Jurnal MSDM Manajemen Sumber Daya ManusiaJurnal MSDM Manajemen Sumber Daya Manusia

Keunggulan program kelas ibu balita dibandingkan Posyandu dan pelatihan PMBA adalah program ini dilaksanakan langsung pada ibu balita. Namun, tantangan utamanya adalah meningkatnya jumlah ibu hamil dan balita yang mengalami kekurangan gizi, serta kurangnya partisipasi orang tua terhadap asupan gizi anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data diambil dari 11 responden secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu pelaksanaan masih belum optimal, sementara komunikasi dan sosialisasi sudah baik. Faktor penghambat utama meliputi kurangnya kegiatan Posyandu, adanya kasus stunting di desa, dan rendahnya partisipasi orang tua. Faktor pendukung mencakup tujuan Posyandu yang jelas, keterlibatan kader dan masyarakat, serta adanya program Posyandu yang terstruktur. Disarankan agar Kepala Puskesmas Lampihong memberikan pelatihan kader, menyusun pedoman pelatihan, dan meningkatkan sosialisasi secara rutin.

Program kelas ibu hamil dan balita di Desa Hilir Pasar Kecamatan Lampihong Kabupaten Balangan memiliki efektivitas yang cukup baik, namun masih terdapat beberapa kendala.Pertama, waktu pelaksanaan program belum optimal karena sering terjadi penundaan kegiatan.Kedua, komunikasi dan sosialisasi program sudah baik, terbukti dari keterlibatan kader desa dan masyarakat.Ketiga, penyesuaian diri lingkungan masih kurang karena rendahnya partisipasi orang tua terhadap asupan gizi anak, yang menjadi penyebab utama stunting.Faktor pendukung utama meliputi tujuan Posyandu yang jelas, keterlibatan kader dan masyarakat, serta adanya program Posyandu yang terstruktur.Disarankan untuk meningkatkan frekuensi pelaksanaan program, memperkuat partisipasi orang tua, dan memperbaiki koordinasi antar lembaga terkait.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang program kelas ibu hamil dan balita terhadap penurunan stunting di Desa Hilir Pasar. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang peran media digital dalam meningkatkan partisipasi orang tua terhadap asupan gizi anak. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas, dan lembaga swadaya masyarakat dalam memperkuat program penanggulangan stunting secara berkelanjutan.

Read online
File size745.09 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test