STIAAMUNTAISTIAAMUNTAI
Jurnal MSDM Manajemen Sumber Daya ManusiaJurnal MSDM Manajemen Sumber Daya ManusiaKeberadaan Posyandu ditengah masyarakat dirasa sangat penting dalam membina, membangun dan memberdayakan berbagai aspek kehidupan seperti kesehatan, pendidikan keluarga, ekonomi utamanya untuk mempercepat penurunan angka kematian dan stunting pada ibu hamil dan bayi. Melihat adanya fenomena kenaikan angka stunting di Desa Padang Basar Hilir dari tahun sebelumnya menjadi tujuan penelitian ini mengetahui efektivitas program posyandu balita dan ibu hamil di Desa Padang Basar Hilir dalam pencegahan stunting serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Deskriftif Kualitatif. Teknik Pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik penarikan data yang digunakan adalah purposive sumpling dengan jumlah informan sebanyak 10 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa kurang efektif dilihat dari indikator : pelaksanaan posyandu kurang efektif, jangkauan program cukup efektif, tepat sasaran kurang efektif, adanya target cukup efektif, pemenuhan kebutuhan cukup efektif, kemampuan kader kurang efektif, standar operasional prosedur posyandu kurang efektif, sarana dan prasarana cukup efektif, dan tujuan posyandu dalam pencegahan stunting kurang efektif. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi dalam , faktor pendukung: pemenuhan kebutuhan pengguna akan pemeriksaan kesehatan dan sarana dan prasarana yang memadai. Faktor penghambat : Pemahaman masyarakat yang kurang dan kurangnya pelatihan kader posyandu balita dan ibu hamil di Desa Padang Basar Hilir.
Program posyandu balita dan ibu hamil dalam pencegahan stunting di Desa Padang Basar Hilir Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara kurang efektif.Pertama, pada aspek keberhasilan program berjalan kurang efektif karena walaupun kegiatan Posyandu Balita dan Ibu Hamil sudah menjangkau seluruh Balita dan Ibu Hamil di Desa Padang Basar Hilir, tetapi masih terkendala akan rendahnya partisipasi masyarakat yang sangat mempengaruhi tingkat efektivitas posyandu Balita dan Ibu hamil dalam pencegahan angka stunting di Padang Basar Hilir.Kedua, pada aspek Ketepatan Sasaran kurang efektif, dilihat dari tepat sasarannya pelaksanaan posyandu walaupun pemahaman masyarakat akan gizi masih kurang sehingga makanan yang disediakan untuk pemenuhan gizi anaknya malah dikonsumsi oleh orang tua.Ketiga, pada aspek Kepuasan terhadap Program dinilai cukup efektif, Posyandu Balita dan Ibu Hamil di Desa Padang Basar Hilir dinilai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat terutama pada bidang kesehatan seperti pemantauan kesehatan, pemeriksaan rutin, pemberian imunisasi, pemberian PMT dan pemberian layanan kesehatan lainnya.Sedangkan pada aspek kemampuan kader kurang efektif dikarenakan kemampuan kader yang masih terbatas dan perlunya peningkatan lagi.Keempat, pada aspek Tingkat Input dan Output dilihat dari Standar Operasional Prosedur kurang efektif dikarenakan perlu perbaikan lagi dan belum adanya pembagian tugas yang jelas, sedangkan dilihat dari sarana dan prasarana sudah efektif karena Posyandu Balita dan Ibu Hamil di Desa Padang Basar Hilir dinilai sudah lengkap dan memudahkan pelaksanaan posyandu balita dan ibu hamil.Kelima, Pencapaian program secara menyeluruh belum efektif karena berdasarkan hasil posyandu balita dan ibu hamil masih adanya balita yang terkena stunting.
Untuk meningkatkan efektivitas program posyandu, pertama, perlu dilakukan pelatihan berkala dan intensif bagi kader posyandu agar mampu memberikan penyuluhan yang lebih interaktif dan memahami materi pengasuhan anak secara komprehensif. Kedua, pengembangan sistem pelaporan digital untuk memantau partisipasi masyarakat dan kebutuhan layanan secara real-time, sehingga pihak terkait dapat segera menanggapi masalah seperti antrian panjang atau ketidakpenuhan target PMT. Ketiga, kolaborasi dengan tokoh masyarakat dan lembaga lokal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting melalui kegiatan edukasi yang berbasis komunitas. Ketiga saran ini bertujuan untuk mengatasi hambatan utama seperti kurangnya pemahaman masyarakat dan keterbatasan kemampuan kader, sekaligus memperkuat pelaksanaan program secara berkelanjutan.
| File size | 564.09 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STIAAMUNTAISTIAAMUNTAI Hal ini menunjukkan bahwa variabel budaya kerja (X) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja pegawai (Y). Besar pengaruh kinerja pegawaiHal ini menunjukkan bahwa variabel budaya kerja (X) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja pegawai (Y). Besar pengaruh kinerja pegawai
PSEBPSEB Daun Jambu biji merah merupakan salah satu jenis tanaman obat yang banyak memiliki manfaat bagi kesehatan di antaranya untuk mengobati diare pada anakDaun Jambu biji merah merupakan salah satu jenis tanaman obat yang banyak memiliki manfaat bagi kesehatan di antaranya untuk mengobati diare pada anak
PSEBPSEB Autisme adalah gangguan perkembangan yang mempengaruhi kemampuan komunikasi, interaksi sosial, dan perilaku. Proyek Autism Café Malaysia adalah inisiatifAutisme adalah gangguan perkembangan yang mempengaruhi kemampuan komunikasi, interaksi sosial, dan perilaku. Proyek Autism Café Malaysia adalah inisiatif
STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA Penelitian ini bertujuan membangun aplikasi interaktif yang memperkenalkan dan mendukung pelestarian alat musik tradisional Jawa Barat melalui smartphonePenelitian ini bertujuan membangun aplikasi interaktif yang memperkenalkan dan mendukung pelestarian alat musik tradisional Jawa Barat melalui smartphone
STIAAMUNTAISTIAAMUNTAI Namun, tantangan utamanya adalah meningkatnya jumlah ibu hamil dan balita yang mengalami kekurangan gizi, serta kurangnya partisipasi orang tua terhadapNamun, tantangan utamanya adalah meningkatnya jumlah ibu hamil dan balita yang mengalami kekurangan gizi, serta kurangnya partisipasi orang tua terhadap
PSEBPSEB Panggang mengenai kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah serta penerapan 3R. Hasil kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan PKM ini dapat menambahPanggang mengenai kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah serta penerapan 3R. Hasil kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan PKM ini dapat menambah
PSEBPSEB Berdasarkan pembahasan dan interprestasi atas hasil penelitian, maka penulis dapat menyimpulkan bahwa perhitungan penyusutan menurut PSAK dengan peraturanBerdasarkan pembahasan dan interprestasi atas hasil penelitian, maka penulis dapat menyimpulkan bahwa perhitungan penyusutan menurut PSAK dengan peraturan
STAISUMATERA MEDANSTAISUMATERA MEDAN Dari hal diatas terdapat hubungan yang positif signifikan antara religiositas dengan kesejahteraan masyarakat miskin yang tinggal di Kabupaten Solok. HasilDari hal diatas terdapat hubungan yang positif signifikan antara religiositas dengan kesejahteraan masyarakat miskin yang tinggal di Kabupaten Solok. Hasil
Useful /
STIAAMUNTAISTIAAMUNTAI Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan tipe deskriptif kualitatif. Sumber data yang diambil melalui teknik penarikanPenelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan tipe deskriptif kualitatif. Sumber data yang diambil melalui teknik penarikan
AZZUKHRUFCENDIKIAAZZUKHRUFCENDIKIA (1) Religiositas tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku menipu dan searah dengan hipotesis, yang berarti tidak mendukung teori. (2) Kepatuhan terhadap(1) Religiositas tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku menipu dan searah dengan hipotesis, yang berarti tidak mendukung teori. (2) Kepatuhan terhadap
AZZUKHRUFCENDIKIAAZZUKHRUFCENDIKIA Selain itu, pengalaman auditor tidak memperkuat hubungan antara skeptisisme profesional, red flags, dan deteksi fraud. Temuan ini menekankan perlunya pelatihanSelain itu, pengalaman auditor tidak memperkuat hubungan antara skeptisisme profesional, red flags, dan deteksi fraud. Temuan ini menekankan perlunya pelatihan
PSEBPSEB Ceramah, tutorial, diskusi dan evaluasi. Pengabdian tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren RH La Tahzan, Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan, KotaCeramah, tutorial, diskusi dan evaluasi. Pengabdian tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren RH La Tahzan, Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan, Kota