POLTEKKESDEPKES SBYPOLTEKKESDEPKES SBY

Gema Lingkungan KesehatanGema Lingkungan Kesehatan

Penambangan tembaga dan emas di daerah Mimika, Papua Tengah, Indonesia, telah menyebabkan kekhawatiran tentang kontaminasi logam berat di sungai-sungai hilir seperti Kali Kabur. Studi ini menggunakan SEM-EDS untuk menganalisis dua sampel sedimen dari Kali Kabur, dan hasilnya menunjukkan keberadaan partikel-partikel yang mengandung logam seperti Cu-Fe-S (chalcopyrite-like), pyrite, oksida besi, kuarsa/silikat, dan partikel Ti-Fe-Al-Si-O yang konsisten dengan ilmenite/titanomagnetite yang teralterasi dengan aluminosilikat. Temuan ini konsisten dengan mineralogi yang diketahui dari sistem porphyry Cu-Au di Grasberg. Namun, karena tidak ada sampel referensi hulu atau latar belakang, konsentrasi logam secara keseluruhan, atau konfirmasi mineralogi independen (misalnya XRD), data ini tidak dapat membedakan antara masukan geogenik alami dan material yang berasal dari penambangan, atau mendukung pernyataan kuantitatif tentang ketersediaan hayati atau risiko kesehatan ekologis/manusia. Studi ini dilaporkan sebagai skrining tingkat partikel yang bersifat pendahuluan yang melengkapi, tetapi tidak menggantikan, karakterisasi geokimia dan mineralogi secara keseluruhan.

SEM-EDS spot analysis of two grab sediment samples from Kali Kabur, Mimika, Central Papua, provides a preliminary, particle-level characterization of metal-bearing phases, including a chalcopyrite-like Cu-Fe sulfide, pyrite, iron oxides, quartz/silicates, a Ti-Fe oxide intergrown with aluminosilicates, and an Mn-bearing aluminosilicate.This mineral assemblage is mineralogically consistent with the known porphyry Cu-Au mineralization and alteration facies of the Grasberg district.However, because no background/reference sediments, bulk metal concentration data, or independent mineralogical confirmation were obtained in this study, these findings cannot, on their own, distinguish natural geogenic inputs from mining-derived material, nor support quantitative conclusions about bioavailability or ecological/human health implications.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan sampel dengan pengambilan sampel yang terkontrol secara georeferensi dan kedalaman, serta menyertakan situs latar belakang atau referensi. Integrasikan SEM-EDS dengan analisis mineralogi otomatis (MLA/QEMSCAN) atau XRD untuk konfirmasi fase independen, dan kombinasikan dengan analisis ICP-MS/AAS secara keseluruhan untuk mengkuantifikasi fraksi logam yang dapat bergerak. Terapkan ekstraksi berurutan (misalnya skema BCR atau Tessier) untuk mengevaluasi fraksi logam yang dapat tersedia secara hayati sebelum menarik kesimpulan yang tegas tentang risiko kesehatan lingkungan di sistem Kali Kabur. Selain itu, perlu dilakukan studi longitudinal dan kuantitatif yang komprehensif untuk menilai risiko kesehatan lingkungan dan manusia, serta kolaborasi dengan operator penambangan, pemerintah, otoritas kesehatan lokal, dan komunitas asli untuk mendukung pemantauan yang transparan dan adaptif.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/s10653-025-02716-1Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 s10653 025 02716 1
  2. SEM-EDS Characterization of Metal-Bearing Particles in Kali Kabur River Sediments, Mimika, Central Papua,... gelinkes.poltekkesdepkes-sby.ac.id/index.php/gelinkes/article/view/551SEM EDS Characterization of Metal Bearing Particles in Kali Kabur River Sediments Mimika Central Papua gelinkes poltekkesdepkes sby ac index php gelinkes article view 551
Read online
File size294.95 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test