UMSRAPPANGUMSRAPPANG

MALLOMO: Journal of Community ServiceMALLOMO: Journal of Community Service

Keterbatasan lahan produktif dan tingginya ketergantungan masyarakat pesisir terhadap sektor perikanan menyebabkan rendahnya diversifikasi sumber pangan dan pendapatan rumah tangga di Desa Laguruda, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam budidaya hidroponik sebagai alternatif pemanfaatan lahan pekarangan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan berbasis praktik (hands-on training), dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan selama lima bulan dengan melibatkan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) sebagai mitra utama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam teknik budidaya hidroponik, mulai dari penyemaian, perakitan instalasi, hingga pemeliharaan tanaman. Selain itu, penerapan hidroponik mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan sempit, mendukung ketahanan pangan rumah tangga, serta membuka peluang usaha produktif berbasis pertanian skala rumah tangga. Tingginya partisipasi mitra menjadi faktor penting dalam keberhasilan program, meskipun masih diperlukan pendampingan lanjutan untuk memperkuat keberlanjutan usaha.

The Community Partnership Program (PKM) on Household-Scale Hydroponic Farming in Laguruda Village, Sanrobone Subdistrict, Takalar Regency, has proven effective in enhancing the knowledge and skills of the community at the household level.This program successfully introduced cultivation innovations adapted to land constraints and reduced the communitys reliance on fluctuating sea conditions.Through a participatory approach encompassing outreach, hands-on training, and mentoring, community members were able to understand and independently implement hydroponic techniques, from the seedling stage, through system assembly, to plant maintenance.The application of this technology also contributes to the optimal utilization of backyard land and has the potential to enhance household food security by providing fresh vegetables.Additionally, this initiative opens opportunities for the development of productive small-scale businesses, which leads to increased income and community self-reliance, while also promoting the adoption of modern agricultural technologies that are water-efficient and environmentally friendly.The high level of partner participation is a key factor in the programs success and indicates good prospects for sustainability.However, to ensure sustainability and business scaling, continued support in the form of ongoing mentoring and access to capital is required.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa arah studi. Pertama, mengeksplorasi lebih lanjut potensi hidroponik dalam meningkatkan ketahanan pangan dan pendapatan rumah tangga di daerah pesisir. Studi ini dapat berfokus pada analisis dampak ekonomi dan sosial dari penerapan hidroponik, serta strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan keberlanjutan usaha. Kedua, meneliti aspek-aspek teknis dan inovasi dalam hidroponik, seperti pengembangan sistem hidroponik yang lebih efisien dan ramah lingkungan, atau penggunaan teknologi baru dalam pengelolaan nutrisi tanaman. Ketiga, melakukan penelitian tentang peran dan partisipasi masyarakat dalam program-program pemberdayaan, termasuk analisis faktor-faktor yang mendorong atau menghambat keberhasilan program, serta strategi-strategi untuk meningkatkan partisipasi dan kepemilikan masyarakat terhadap program-program tersebut.

Read online
File size762.51 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test