SCITECHGRUPSCITECHGRUP

Asian Journal of Environmental ResearchAsian Journal of Environmental Research

Penelitian ini menganalisis peran staf administrasi dalam meningkatkan efektivitas Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dalam merekam sensus harian pasien Jaminan Pelayanan Kesehatan (JPPK) di Rumah Sakit X. Dengan menggunakan desain studi kasus dengan metode kualitatif dan kuantitatif, data dikumpulkan melalui observasi dan analisis dokumen laporan sensus dari Januari hingga Maret 2025. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi yang signifikan antara akurasi, kompetensi, dan kepatuhan staf administrasi dengan efektivitas SIMRS. Ditemukan tingkat kesalahan sebesar 2,96%, yang disebabkan terutama oleh input data yang tidak akurat mengenai dokter konsultan, prosedur medis, dan detail obat. Perubahan obat seringkali disebabkan oleh keterbatasan stok, yang memerlukan penggantian dan persetujuan dari pasien, yang pada gilirannya menuntut penyesuaian yang tepat waktu oleh staf. Kesalahan dalam penentuan harga obat terjadi karena keterlambatan dalam memperbarui informasi harga di sistem SIMRS. Masalah-masalah ini menunjukkan adanya masalah yang lebih luas mengenai koordinasi yang terbatas dan keterlambatan aliran informasi antara unit-unit rumah sakit. Temuan penelitian ini menekankan pentingnya staf administrasi yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam menggunakan SIMRS. Kinerja mereka berdampak signifikan terhadap akurasi dan efisiensi perekaman sensus pasien JPPK, yang menunjukkan peran strategis mereka dalam mendukung sistem informasi rumah sakit yang terintegrasi.

Berdasarkan data yang dianalisis, rata-rata tingkat kesalahan input selama periode tiga bulan tercatat sebesar 2,96%.Jenis kesalahan yang ditemukan meliputi ketidakakuratan dalam merekam nama dokter konsultan, detail obat, dan informasi pembayaran.Hasil evaluasi menunjukkan penurunan tingkat kesalahan dari bulan ke bulan, yang dapat diartikan sebagai peningkatan akurasi atau pemahaman staf administrasi mengenai penggunaan sistem dan prosedur input data di SIMRS.Tingkat kesalahan tertinggi tercatat pada bulan Januari sebesar 3,84%, yang kemungkinan dipengaruhi oleh beberapa faktor yang saling terkait.Salah satu masalah utama adalah ketidakakuratan dalam merekam nama dokter konsultan, seperti mencantumkan nama dokter yang sebenarnya tidak terlibat dalam merawat pasien.Selain itu, ditemukan kesenjangan antara prosedur medis yang didokumentasikan di sistem dengan yang sebenarnya dilakukan, yang menunjukkan kesalahan dalam merekam tindakan klinis.Perubahan detail obat juga berkontribusi signifikan terhadap tingkat kesalahan.Hal ini seringkali disebabkan oleh keterbatasan stok yang memerlukan penggantian dengan obat alternatif, yang harus disetujui oleh pasien sebelum diperbarui di sistem.Dalam beberapa kasus, keterlambatan dalam melakukan pembaruan ini menyebabkan kesenjangan antara yang diberikan dan yang tercatat di SIMRS.Selain itu, ditemukan ketidakakuratan dalam merekam harga obat, yang disebabkan oleh informasi harga yang tidak diperbarui di sistem dan kesenjangan antara data sistem dengan harga sebenarnya dari departemen farmasi.Berbagai faktor ini menunjukkan kompleksitas dalam menjaga akurasi catatan di lingkungan rumah sakit yang dinamis dan menekankan kebutuhan akan koordinasi yang tepat waktu dan komunikasi yang efektif antara unit administratif dan klinis.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan pelatihan dan peningkatan kompetensi staf administrasi dalam menggunakan SIMRS. Hal ini dapat dilakukan melalui program pelatihan yang terstruktur dan berkelanjutan, serta menyediakan sumber daya dan dukungan yang memadai untuk staf. Selain itu, penting untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi antara unit-unit rumah sakit, terutama dalam hal pengelolaan stok obat dan pembaruan informasi harga. Dengan demikian, dapat mengurangi kesalahan input data dan meningkatkan efektivitas SIMRS dalam mendukung manajemen rumah sakit. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem SIMRS yang lebih terintegrasi dan efisien, serta mengeksplorasi strategi-strategi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui sistem informasi yang canggih.

  1. The Impact of Administrative Staff's Role on the Effectiveness of SIMRS in Recording the Daily Census... journal.scitechgrup.com/index.php/ajer/article/view/377The Impact of Administrative Staffs Role on the Effectiveness of SIMRS in Recording the Daily Census journal scitechgrup index php ajer article view 377
Read online
File size309.8 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test