JCEHJCEH
Journal of Community Engagement in HealthJournal of Community Engagement in HealthStunting tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di Kabupaten Ngawi, dengan prevalensi mencapai 15,3%, menunjukkan perlunya upaya pencegahan dini yang terfokus, terutama di kalangan remaja yang berisiko tinggi mengalami anemia dan asupan gizi tidak memadai. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan dan kesiapan kader kesehatan remaja melalui pendidikan kesehatan reproduksi berbasis data di Laboratorium Teaching Factory PSDKU MIK Ngawi. Menggunakan desain partisipatif berbasis masyarakat, program ini melibatkan 26 kader dari 13 desa dan mencakup edukasi kesehatan, pelatihan literasi digital, serta penggunaan data kesehatan remaja yang sebenarnya. Instrumen pre-test dan post-test, observasi terstruktur, wawancara, dan alat pengumpulan data digital digunakan untuk menilai perubahan pengetahuan terkait kesehatan reproduksi, anemia, nutrisi, dan pencegahan stunting. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan kader dalam kategori baik meningkat dari 19% menjadi 85% setelah intervensi. Skor rata-rata pengetahuan naik dari 62,31 menjadi 83,85, dan uji Wilcoxon menghasilkan nilai p di bawah 0,001, menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan. Peningkatan terbesar terjadi dalam memahami hubungan antara anemia dan stunting, yang meningkat sebesar 42%, diikuti oleh peningkatan keterampilan dalam menginterpretasi indikator kesehatan remaja untuk deteksi dini. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi data kesehatan nyata dengan kegiatan edukasi terstruktur meningkatkan pemahaman kader, mendorong pengambilan keputusan berbasis bukti, dan memperkuat kapasitas mereka dalam mengidentifikasi remaja yang berisiko. Secara keseluruhan, program ini menunjukkan efektivitas pendidikan kesehatan berbasis data dalam mendukung upaya pencegahan stunting jangka panjang di tingkat komunitas.
Program pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan reproduksi berbasis data yang diberikan melalui Laboratorium TeFa PSDKU MIK Ngawi secara signifikan meningkatkan pengetahuan kader kesehatan remaja.Peningkatan besar dalam pemahaman mengenai anemia, nutrisi, kesehatan reproduksi, serta hubungannya dengan risiko stunting menunjukkan bahwa intervensi berhasil mengatasi kesenjangan utama yang ditemukan sebelumnya.Integrasi data kesehatan nyata ke dalam aktivitas edukasi memperkuat kemampuan kader dalam menginterpretasi informasi kesehatan dan mendukung tindakan pencegahan yang lebih efektif di tingkat komunitas.
Pertama, perlu diteliti apakah pelatihan berbasis data yang sama dapat diterapkan di sekolah menengah dengan melibatkan siswa sebagai agen perubahan kesehatan remaja, untuk melihat sejauh mana model ini dapat diperluas di luar kader posyandu. Kedua, perlu dikembangkan penelitian tentang efektivitas dashboard digital interaktif berbasis ponsel dalam membantu kader mengidentifikasi pola risiko stunting secara mandiri dan real-time di lingkungan masyarakat. Ketiga, penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari intervensi ini, seperti apakah peningkatan pengetahuan kader benar-benar berkontribusi pada penurunan insiden anemia dan stunting pada remaja dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun ke depan. Penelitian lanjutan juga bisa mengeksplorasi integrasi sistem ini dengan program pemerintah seperti Posyandu Remaja dan sekolah, untuk melihat sinerginya dalam memperkuat sistem deteksi dini. Selain itu, bisa dikaji pula apakah pelatihan serupa yang dilakukan secara daring mampu mencapai hasil yang sama di daerah terpencil dengan keterbatasan akses. Model ini juga bisa diuji coba pada kelompok remaja laki-laki untuk melihat potensi peningkatan kesadaran kesehatan reproduksi secara inklusif. Penelitian selanjutnya perlu mengukur perubahan sikap dan perilaku kader dalam komunitas setelah pelatihan, bukan hanya pengetahuan. Bisa juga dikaji faktor-faktor yang menghambat atau mendukung penerapan pengambilan keputusan berbasis data di lapangan, seperti ketersediaan data, dukungan teknis, atau motivasi kader. Studi komparatif antara desa yang menerapkan model TeFa dan yang tidak bisa memberikan bukti lebih kuat tentang efektivitas intervensi. Semua penelitian ini akan membantu menyempurnakan model pendidikan kesehatan berbasis data agar lebih berkelanjutan dan dapat direplikasi di berbagai konteks daerah.
- DIGITAL HEALTH EDUCATION: IMPROVING HEALTH LITERACY IN COMMUNITIES THROUGH ONLINE LEARNING PLATFORMS:... journal.yayasanpad.org/index.php/sajmr/article/view/411DIGITAL HEALTH EDUCATION IMPROVING HEALTH LITERACY IN COMMUNITIES THROUGH ONLINE LEARNING PLATFORMS journal yayasanpad index php sajmr article view 411
- Community Empowerment Through the Formation of Nutrition Awareness Groups Among Adolescents as a Prevention... doi.org/10.35882/ficse.v3i4.91Community Empowerment Through the Formation of Nutrition Awareness Groups Among Adolescents as a Prevention doi 10 35882 ficse v3i4 91
- Data Driven Health Education for Adolescent Reproductive Readiness in Stunting Prevention at the TeFa... doi.org/10.30994/jceh.v9i1.763Data Driven Health Education for Adolescent Reproductive Readiness in Stunting Prevention at the TeFa doi 10 30994 jceh v9i1 763
- The role of adolescents in stunting prevention: a qualitative study | JHeS (Journal of Health Studies).... ejournal.unisayogya.ac.id/index.php/JHeS/article/view/3894The role of adolescents in stunting prevention a qualitative study JHeS Journal of Health Studies ejournal unisayogya ac index php JHeS article view 3894
| File size | 306.09 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
JCEHJCEH Tuberkulosis (Tb) tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia dengan angka penularan yang tinggi. Anak-anak memiliki risiko lebihTuberkulosis (Tb) tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia dengan angka penularan yang tinggi. Anak-anak memiliki risiko lebih
JCEHJCEH Metode yang digunakan dalam program ini melibatkan pendekatan partisipatif melalui edukasi, pelatihan, dan pendampingan masyarakat. Tanaman yang menjadiMetode yang digunakan dalam program ini melibatkan pendekatan partisipatif melalui edukasi, pelatihan, dan pendampingan masyarakat. Tanaman yang menjadi
JCEHJCEH Hasil menunjukkan peningkatan kesadaran emosional, pemahaman yang lebih baik tentang pencegahan anemia dan gizi seimbang, serta peningkatan pengetahuanHasil menunjukkan peningkatan kesadaran emosional, pemahaman yang lebih baik tentang pencegahan anemia dan gizi seimbang, serta peningkatan pengetahuan
JCEHJCEH Inisiatif pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengubah perilaku sedentari menjadi gaya hidup aktif secara digital dengan meningkatkan literasi kesehatanInisiatif pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengubah perilaku sedentari menjadi gaya hidup aktif secara digital dengan meningkatkan literasi kesehatan
JCEHJCEH Hasil menunjukkan rata-rata skor pengetahuan dan sikap pre-test sebesar 69,18, rata-rata skor post-test sebesar 87,3, dan dengan uji statistik Wilcoxon,Hasil menunjukkan rata-rata skor pengetahuan dan sikap pre-test sebesar 69,18, rata-rata skor post-test sebesar 87,3, dan dengan uji statistik Wilcoxon,
JCEHJCEH Kegiatan pendidikan kesehatan berkontribusi pada peningkatan pengetahuan dan kesadaran tentang pencegahan penyakit, gaya hidup sehat, dan risiko kesehatanKegiatan pendidikan kesehatan berkontribusi pada peningkatan pengetahuan dan kesadaran tentang pencegahan penyakit, gaya hidup sehat, dan risiko kesehatan
JCEHJCEH Pengumpulan data menggunakan kuesioner terstruktur yang mencakup pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, sikap terhadap seks pranikah, pengaruh temanPengumpulan data menggunakan kuesioner terstruktur yang mencakup pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, sikap terhadap seks pranikah, pengaruh teman
USUUSU Kajian ini bersumber dari data sekunder untuk mendukung argumentasi, pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dengan mengumpulkan bahan dari buku,Kajian ini bersumber dari data sekunder untuk mendukung argumentasi, pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dengan mengumpulkan bahan dari buku,
Useful /
POLMEDPOLMED Penyebaran informasi juga terbatas, sehingga banyak mahasiswa yang tidak mengetahui kegiatannya. Oleh karena itu, diperlukan sistem informasi berbasisPenyebaran informasi juga terbatas, sehingga banyak mahasiswa yang tidak mengetahui kegiatannya. Oleh karena itu, diperlukan sistem informasi berbasis
JCEHJCEH Temuan ini mengindikasikan bahwa pemeriksaan antenatal 14T yang dikombinasikan dengan edukasi kesehatan secara efektif mendukung deteksi dini kehamilanTemuan ini mengindikasikan bahwa pemeriksaan antenatal 14T yang dikombinasikan dengan edukasi kesehatan secara efektif mendukung deteksi dini kehamilan
USUUSU Increasing budget allocation for education, health, and housing and community amenities is recommended, as these sectors have proven effective in enhancingIncreasing budget allocation for education, health, and housing and community amenities is recommended, as these sectors have proven effective in enhancing
USUUSU Tujuan dari penelitian ini peneliti ingin mengetahui dan menganalisis bagaimana Konsep Negara Kesejahteraan sejalan dengan BPJS Ketenagakerjaan di Indonesia,Tujuan dari penelitian ini peneliti ingin mengetahui dan menganalisis bagaimana Konsep Negara Kesejahteraan sejalan dengan BPJS Ketenagakerjaan di Indonesia,