LPPM UNBAJALPPM UNBAJA

Jurnal Intent: Jurnal Industri dan Teknologi TerpaduJurnal Intent: Jurnal Industri dan Teknologi Terpadu

Produksi shortage merupakan salah satu permasalahan utama yang berdampak terhadap efisiensi operasional perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab produksi shortage pada proses produksi carton sheet di perusahaan kertas, serta menentukan akar permasalahan dan solusi prioritas melalui metode Root Cause Analysis (RCA) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan kuesioner kepada Head Section dan Leader Shift di area Corrugator C101. Hasil RCA menunjukkan bahwa penyebab utama berasal dari faktor mesin, manusia, material, dan metode. Selanjutnya, melalui metode FMEA, ditemukan bahwa penyebab dengan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi adalah keausan shaft score pada shaft 2 dengan nilai RPN sebesar 179,2. Solusi yang diusulkan dirumuskan menggunakan pendekatan 5W 1H sebagai dasar rencana perbaikan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengambilan keputusan strategis untuk meminimalkan risiko shortage dan meningkatkan produktivitas perusahaan.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap proses produksi Carton Sheet di PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk dengan menggunakan pendekatan Root Cause Analysis (RCA) dan Failure Mode And Effect Analysis (FMEA), maka diperoleh beberapa simpulan sebagai berikut.Faktor-faktor penyebab produksi Shortage yang berhasil diidentifikasi meliputi aspek material, manusia, metode, dan mesin.Faktor penyebab terbesar adalah kerusakan pada Shaft Score di Shaft 2 yang mengalami keausan, mengakibatkan ketidaksesuaian ukuran Sheet sehingga tidak memenuhi standar dan menjadi produk Reject.Hal ini menghasilkan nilai RPN tertinggi sebesar 179,2, menunjukkan tingkat risiko tertinggi yang perlu menjadi prioritas penanganan.Ide perbaikan masalah bermaksud untuk mengurangi jumlah produksi Shortage yang terjadi diarea Corrugator C101.

Untuk meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas perusahaan, disarankan agar perusahaan fokus pada penyebab dengan RPN tertinggi, yaitu melakukan pergantian Shaft Score di Shaft 2 dan Glue Roll aus secepat mungkin. Selain itu, perusahaan perlu memperkuat pelaksanaan perawatan Preventif dan prediktif mesin produksi, khususnya pada unit Corrugator, Twin Shaft, dan glue system, agar kondisi keausan tidak berdampak pada mutu hasil produksi. Dengan demikian, risiko shortage dan reject dapat diminimalkan, sehingga kelangsungan produksi dapat terjaga dengan baik.

  1. ANALYSIS OF INJECTION MOLDING MACHINE MAINTENANCE USING RCA AND FMEA METHODS AT PT "X" | G-Tech:... ejournal.uniramalang.ac.id/g-tech/en/article/view/3530ANALYSIS OF INJECTION MOLDING MACHINE MAINTENANCE USING RCA AND FMEA METHODS AT PT X G Tech ejournal uniramalang ac g tech en article view 3530
  2. Pengendalian Kualitas Produk Griller Menggunakan Failure Mode Effect and Analysis (FMEA) dan Root Cause... jurnal.utu.ac.id/joptimalisasi/article/view/9459Pengendalian Kualitas Produk Griller Menggunakan Failure Mode Effect and Analysis FMEA dan Root Cause jurnal utu ac joptimalisasi article view 9459
  3. MENGEVALUASI PENYEBAB MATERIAL SHORTAGE DENGAN MENGGUNAKAN METODE ROOT CAUSE ANALYSIS (RCA) DI PT. RMS... journal.unrika.ac.id/index.php/jurnalprofisiensi/article/view/5447MENGEVALUASI PENYEBAB MATERIAL SHORTAGE DENGAN MENGGUNAKAN METODE ROOT CAUSE ANALYSIS RCA DI PT RMS journal unrika ac index php jurnalprofisiensi article view 5447
Read online
File size748.76 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test