STEIKASSISTEIKASSI

SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi SyariahSAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya hidup, FOMO dan media sosial tiktok terhadap perilaku konsumtif dalam Perspektif Ekonomi Syariah. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa aktif UINFAS Bengkulu dengan sampel angkatan 2021 dan 2022 sebanyak 890 mahasiswa, dengan sampel berjumlah 91 responden. Analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta uji hipotesis melalui regresi linier berganda, uji F, uji t, dan koefisien determinasi untuk melihat hubungan antarvariabel penelitian. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat pengaruh gaya hidup terhadap perilaku konsumtif, artinya semakin tinggi gaya hidup seseorang maka kecenderungan berperilaku konsumtif ikut meningkat; 2) terdapat pengaruh FOMO terhadap perilaku konsumtif, artinya dorongan takut tertinggal membuat individu lebih mudah membeli tanpa pertimbangan; 3) terdapat pengaruh media sosial TikTok terhadap perilaku konsumtif, artinya konten yang ditampilkan mampu mempengaruhi keputusan pembelian pengguna; dan 4) terdapat pengaruh gaya hidup, FOMO, dan media sosial TikTok secara simultan terhadap perilaku konsumtif, artinya ketiga variabel bersama-sama memperkuat kecenderungan konsumtif pada individu.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan sesuai dengan tujuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa gaya hidup, Fear of Missing Out (FOMO), dan media sosial TikTok berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa, baik secara parsial maupun simultan.Hasil ini sejalan dengan kerangka teori yang menyatakan bahwa faktor gaya hidup modern, tekanan sosial FOMO, dan paparan media digital berperan dalam membentuk pola konsumsi berbasis keinginan di era digital.Secara parsial, gaya hidup berpengaruh positif terhadap perilaku konsumtif mahasiswa.Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa dengan gaya hidup yang berorientasi pada tren, citra diri, dan simbol status cenderung melakukan konsumsi di luar kebutuhan utama.Konsumsi tidak lagi didasarkan pada nilai guna, tetapi menjadi sarana ekspresi diri dan penyesuaian sosial sesuai dengan lingkungan digital yang berkembang.Fear of Missing Out (FOMO) juga berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa.Mahasiswa dengan tingkat FOMO tinggi cenderung melakukan pembelian impulsif karena dorongan untuk tidak tertinggal dari tren yang berkembang di media sosial.Temuan ini menegaskan bahwa tekanan sosial dan kebutuhan akan pengakuan menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan konsumsi mahasiswa.Media sosial TikTok menjadi variabel yang paling dominan memengaruhi perilaku konsumtif mahasiswa.Intensitas penggunaan TikTok serta paparan konten promosi dan produk viral mendorong mahasiswa melakukan konsumsi berbasis keinginan.Karakteristik visual dan algoritma TikTok memperkuat kecenderungan konsumtif melalui penyajian konten yang berulang, menarik, dan persuasif sehingga meningkatkan pembelian impulsif.Secara simultan, ketiga variabel tersebut menunjukkan bahwa perilaku konsumtif mahasiswa terbentuk dari kombinasi gaya hidup modern, tekanan psikologis FOMO, dan pengaruh media sosial TikTok.Temuan ini sekaligus menjawab tujuan penelitian bahwa perilaku konsumsi mahasiswa di era digital tidak hanya dipengaruhi satu faktor, tetapi merupakan hasil interaksi antara faktor sosial, psikologis, dan digital.Dalam perspektif ekonomi syariah, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku konsumtif mahasiswa belum sepenuhnya sejalan dengan prinsip konsumsi Islam yang menekankan keseimbangan (tawazun), kesederhanaan (wasathiyah), dan larangan israf.Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi ekonomi syariah dan kesadaran konsumsi bijak agar mahasiswa mampu mengendalikan gaya hidup, mengurangi FOMO, serta menggunakan media sosial secara lebih rasional sehingga pola konsumsi yang terbentuk menjadi lebih seimbang dan sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengembangkan penelitian yang berfokus pada strategi intervensi untuk mengurangi perilaku konsumtif yang berlebihan pada mahasiswa. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai pendekatan, seperti pendidikan keuangan, pelatihan manajemen keuangan, atau program pengembangan literasi ekonomi syariah yang ditujukan khusus untuk mahasiswa. Dengan demikian, mahasiswa dapat memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pengelolaan keuangan pribadi dan menghindari perilaku konsumtif yang tidak sehat.. . 2. Melakukan penelitian yang menyelidiki peran media sosial TikTok dalam membentuk perilaku konsumtif pada kelompok usia muda, khususnya mahasiswa. Penelitian ini dapat mengkaji lebih dalam tentang bagaimana algoritma dan konten TikTok mempengaruhi keputusan pembelian mahasiswa, serta strategi pemasaran yang digunakan oleh merek-merek tertentu untuk memengaruhi perilaku konsumtif. Hasil penelitian dapat memberikan wawasan tentang cara-cara yang dapat digunakan untuk mengarahkan penggunaan media sosial secara lebih positif dan bertanggung jawab.. . 3. Menganalisis dampak perilaku konsumtif yang berlebihan pada mahasiswa dari perspektif ekonomi syariah. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana perilaku konsumtif yang tidak terkendali dapat mempengaruhi kesejahteraan finansial mahasiswa, serta bagaimana prinsip-prinsip ekonomi syariah seperti tawazun (keseimbangan) dan wasathiyah (kesederhanaan) dapat diterapkan untuk mendorong perilaku konsumsi yang lebih bertanggung jawab dan seimbang. Hasil penelitian dapat memberikan rekomendasi praktis bagi mahasiswa dan institusi pendidikan dalam membangun pola konsumsi yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.

  1. Implikasi Pertumbuhan Ekonomi Melalui Digital Marketing dan Sertifikasi Halal di Desa Karangrejo Kecamatan... doi.org/10.35311/jmpm.v3i2.109Implikasi Pertumbuhan Ekonomi Melalui Digital Marketing dan Sertifikasi Halal di Desa Karangrejo Kecamatan doi 10 35311 jmpm v3i2 109
Read online
File size769.3 KB
Pages27
DMCAReport

Related /

ads-block-test