UNIGOUNIGO

Gorontalo Accounting JournalGorontalo Accounting Journal

Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar gejala patologi birokrasi pemerintah desa dan pengaruhnya terhadap keberhasilan pengelolaan anggaran dana desa dengan menggunakan variabel Disfunction of bureaucracy dan mall administrasi variabel independen dan akuntabilitas sebagai variabel dependen dan menggunakan metode penelitian analisis deskriptif dan analisis regresi berganda dengan sampel aparat desa se-Kecamatan Wonosari yang berjumlah 98 orang. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa secara simultan Disfunction of bureaucracy dan mall administrasi berpengaruh signifikan terhadap akuntabilitas, sementara secara parsial variabel Disfunction of bureaucracy tidak memberikan pengaruh signifikan namun mall yang adminitrasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap akuntabilitas pemerintah desa.

Berdasarkan hasil dan analisis dapat disimpulkan bahwa Patologi Birokrasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pengelolaan dana desa dimana hal tersebut dapat dilihat bahwa dysfunctional of bureaucracy dan mal-administration berpengaruh signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan dana desa di Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo.Hal ini dapat diartikan bahwa dysfunctional of bureaucracy dan mal administration secara signifikan akan mempengaruhi tingkat keberhasilan dalam pengelolaan keuangan dana desa di Kecamatan Wonosari.Salah satu indikator keberhasilan pengelolaan keuangan dana desa adalah akuntabilitas.Secara simultan dysfunctional of bureaucracy dan mall adminitrasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap gejala patologi birokrasi pemerintah desa, namun secara parsial dysfunctional of bureaucracy tidak memberikan nilai yang signifikan sehingga hipotesis pertama ditolak, sementara itu mall administrasi, memberikan pengaruh signifikan terhadap gejala patologi birokrasi pemerintah desa.Semakin tinggi mal administrasi pada pemerintah desa maka semakin bergejala pula patologi birokrasi pada pemerintah desa.

Untuk mengatasi penyakit birokrasi, pemerintah daerah Kabupaten Boalemo dapat melakukan reformasi kelembagaan dengan mengubah struktur kewenangan dan sistem layanan. Penerapan konsep pemerintahan yang baik (good corporate governance) juga dapat menjadi solusi dengan menjalankan pemerintahan secara transparan, pengendalian yang baik, dan pertanggungjawaban atas kinerja pemerintah. Reformasi administrasi, kekuatan hukum yang jelas, dan sistem pertanggungjawaban serta keterbukaan melalui daring (E-Government) dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas birokrat. Selain itu, peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian ini dengan menggunakan variabel lain seperti pengawasan BPD, metode verifikasi pengelolaan keuangan, dan transparansi penggunaan anggaran.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/book/10.1057/9781403943835Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer book 10 1057 9781403943835
  2. THE EFFECT OF COMPETENCE AND INTERNAL CONTROL SYSTEM ON VILLAGE GOVERNMENT ACCOUNTABILITY IN MANAGING... doi.org/10.20473/baki.v2i2.4762THE EFFECT OF COMPETENCE AND INTERNAL CONTROL SYSTEM ON VILLAGE GOVERNMENT ACCOUNTABILITY IN MANAGING doi 10 20473 baki v2i2 4762
Read online
File size374.24 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test