PHARMACONMWPHARMACONMW

Jurnal Pharmacia Mandala WaluyaJurnal Pharmacia Mandala Waluya

Kepuasan pasien dalam pelayanan adalah perbandingan antara persepsinya terhadap pelayanan yang diterima dengan harapannya sebelum mendapatkan pelayanan tersebut. Ada pasien yang tidak puas karena fasilitas dan infrastruktur, seperti luas ruang tunggu pasien yang kurang memadai, ada pula pasien yang puas karena biaya atau harga obat dapat dijangkau dan semua obat yang terdapat dalam resep selalu tersedia di instalasi farmasi rumah sakit. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui . Jenis penelitian ini menggunakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua pasien yang melakukan interaksi dengan pelayanan kefarmasian di Puskesmas Perumnas Kota Kendari pada bulan Maret 2022 berjumlah 1.461 orang dengan jumlah sampel 94 responden. Teknik pengambilan sampel dengan pendekatan accidental sampling yaitu menggunakan sampel seadanya dengan menunggu pasien berkunjung pada waktu penelitian berlangsung. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat (uji statistik Chi Square) pada taraf signifikasi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan sangat kuat antara variabel empati, variabel bukti langsung, dan variabel keyakinan terhadap kepuasan pasien di Apotek Puskesmas Perumnas Kota Kendari, terdapat hubungan kuat antara variabel kehandalan dan variabel daya tanggap terhadap kepuasan pasien kepuasan pasien di Apotek Puskesmas Perumnas Kota Kendari.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dalam penelitian ini maka dapat ditulis kesimpulan sebagai berikut ada hubungan yang sangat kuat antara variabel empati dengan kepuasan pasien, ada hubungan yang sangat kuat antara variabel keyakinan dengan kepuasan pasien, ada hubungan yang kuat antara variabel kehandalan dan kepuasan pasien, ada hubungan yang kuat antara variabel daya tanggap dan kepuasan pasien, ada hubungan yang kuat antara variabel bukti langsung dengan kepuasan pasien.

Untuk meningkatkan kepuasan pasien, penelitian selanjutnya dapat fokus pada aspek-aspek tertentu dalam pelayanan kefarmasian. Misalnya, bagaimana meningkatkan empati dan komunikasi antara petugas farmasi dengan pasien, atau bagaimana meningkatkan kehandalan dan kecepatan dalam menyediakan obat-obatan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kepuasan pasien, seperti lingkungan fisik apotek, ketersediaan informasi, atau bahkan faktor-faktor psikologis pasien. Dengan memahami faktor-faktor ini, dapat dikembangkan strategi-strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kepuasan pasien dalam pelayanan kefarmasian.

  1. Tingkat Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Kefarmasian di RSUD Dr. Murjani Sampit | Borneo Journal of... doi.org/10.33084/bjop.v1i1.239Tingkat Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Kefarmasian di RSUD Dr Murjani Sampit Borneo Journal of doi 10 33084 bjop v1i1 239
  2. Hubungan Mutu Pelayanan Kefarmasian dengan Tingkat Kepuasan Pasien di Puskesmas Perumnas Kota Kendari... jurnal-pharmaconmw.com/jpmw/index.php/jpmw/article/view/98Hubungan Mutu Pelayanan Kefarmasian dengan Tingkat Kepuasan Pasien di Puskesmas Perumnas Kota Kendari jurnal pharmaconmw jpmw index php jpmw article view 98
  3. DOI Name 10.33143 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 21z crossref email support... doi.org/10.33143DOI Name 10 33143 Values doi name values index type timestamp data hs serv 21z crossref email support doi 10 33143
  4. DOI Name 10.35720 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 35z crossref email support... doi.org/10.35720DOI Name 10 35720 Values doi name values index type timestamp data hs serv 35z crossref email support doi 10 35720
Read online
File size406.66 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test