PNLPNL

Jurnal VokasiJurnal Vokasi

Pondok pesantren memiliki potensi strategis dalam mendukung kemandirian pangan melalui pengembangan unit usaha produktif berbasis sumber daya lokal. Namun, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan agribisnis terintegrasi, budidaya peternakan, serta pengolahan hasil perikanan masih menjadi kendala dalam mewujudkan sistem pangan yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas santri dan pengurus Pondok Pesantren Minhajur Rufaqo dalam mengembangkan unit usaha berbasis agribisnis melalui pelatihan pengolahan produk diversifikasi perikanan dan sistem agribisnis pertanian-peternakan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang meliputi identifikasi kebutuhan mitra, edukasi dan pelatihan, implementasi pilot project, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Materi pelatihan mencakup pengolahan ikan higienis dan marinasi ikan berdasarkan prinsip Good Manufacturing Practices (GMP) dan Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP), manajemen budidaya ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB), serta penerapan Integrated Farming System (IFS) berbasis Circular Economy. Kegiatan diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas santri dan pengurus pesantren. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata pre-test dari 62,5 menjadi 91,0 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 28,5 poin atau 45,6%. Selain itu, peserta mampu menerapkan teknik pengolahan ikan secara higienis, memahami manajemen budidaya ayam KUB, serta sebagai dasar mengimplementasikan konsep pengembangan pilot project unit usaha pesantren. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi peserta dan menjadi model awal penguatan kemandirian pangan Pondok Pesantren Minhajur Rufaqo secara berkelanjutan.

Program pengabdian kepada masyarakat di Pondok Pesantren Minhajur Rufaqo berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri serta pengurus pesantren dalam pengembangan kemandirian pangan melalui edukasi agribisnis terintegrasi.Kegiatan pelatihan pengolahan ikan higienis dan marinasi ikan, serta pelatihan sistem agribisnis pertanian dan peternakan berbasis ayam KUB dan Integrated Farming System (IFS), memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai keamanan pangan, manajemen budidaya, dan pengelolaan unit usaha produktif.Keberhasilan program ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata nilai peserta dari 62,5 pada pre test menjadi 91,0 pada post test, atau meningkat sebesar 28,5 poin (45,6%), yang menunjukkan efektivitas metode pelatihan berbasis penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung.Program ini menghasilkan model awal (pilot project) unit usaha agribisnis terintegrasi yang berpotensi mendukung kemandirian pangan dan pemberdayaan ekonomi pesantren secara berkelanjutan.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan sistem agribisnis terintegrasi pada pesantren lain dengan variasi sumber daya lokal untuk mengevaluasi adaptabilitas model. 2. Studi tentang dampak jangka panjang program terhadap kemandirian pangan dan ekonomi pesantren perlu dilakukan untuk memahami stabilitas dan pertumbuhan usaha. 3. Pengembangan teknologi pengolahan ikan higienis yang lebih inovatif dan ramah lingkungan dapat menjadi fokus penelitian untuk meningkatkan nilai tambah produk dan keberlanjutan usaha.

  1. Pemberdayaan Kelompok Fatayat NU di Desa Karimunjawa Melalui Sistem Hidroponik Berbasis IoT | Heroweti... e-jurnal.pnl.ac.id/vokasi/article/view/7694Pemberdayaan Kelompok Fatayat NU di Desa Karimunjawa Melalui Sistem Hidroponik Berbasis IoT Heroweti e jurnal pnl ac vokasi article view 7694
  2. Meningkatkan Supply Chain dan Potensi Wirausaha Berbasis Pesantren | Dedikasi Sains dan Teknologi (DST).... doi.org/10.47709/dst.v3i2.2920Meningkatkan Supply Chain dan Potensi Wirausaha Berbasis Pesantren Dedikasi Sains dan Teknologi DST doi 10 47709 dst v3i2 2920
  3. Pengembangan Kelompok Wanita Tani Asoka dalam Upaya Pemberdayaan melalui Manajemen Budidaya Cabe Jawa... doi.org/10.59025/wzn34j15Pengembangan Kelompok Wanita Tani Asoka dalam Upaya Pemberdayaan melalui Manajemen Budidaya Cabe Jawa doi 10 59025 wzn34j15
  4. Food Management in Pesantren based on Integrated Farm Education and Entrepreneurship | Santri: Journal... doi.org/10.35878/santri.v4i2.959Food Management in Pesantren based on Integrated Farm Education and Entrepreneurship Santri Journal doi 10 35878 santri v4i2 959
Read online
File size560.28 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test