PNMPNM
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) memberikan peluang besar dalam penerapan sistem otomatisasi pada berbagai bidang, termasuk pengelolaan tempat ibadah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menginstal sistem smart lighting berbasis IoT sebagai bagian dari implementasi smart mosque di Masjid Al Muttaqin, Kabupaten Nganjuk. Sistem ini dirancang untuk mengatur pencahayaan secara otomatis berdasarkan kehadiran jamaah dan waktu tertentu, dengan menggunakan sensor gerak dan modul mikrokontroler (ESP32). Metode penelitian yang digunakan meliputi tahap perancangan sistem, instalasi perangkat keras, pemrograman mikrokontroler, serta pengujian fungsi dan efisiensi energi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem smart lighting yang dibangun mampu merespons kondisi lingkungan secara real-time, menyalakan dan mematikan lampu secara otomatis sesuai kebutuhan. Implementasi sistem ini memberikan peningkatan efisiensi energi dan kemudahan dalam pengelolaan fasilitas masjid. Selain itu, penerapan smart lighting juga mendukung konsep masjid ramah lingkungan dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi awal dalam pengembangan sistem smart mosque di lingkungan tempat ibadah lain di Indonesia.
Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat terkait instalasi Smart Lighting untuk mendukung sistem Smart Mosque berbasis IoT, dapat disimpulkan bahwa pengurus Masjid Al Muttaqin telah mampu memahami prinsip dan menguasai cara kerja teknologi pencahayaan cerdas berbasis IoT, langkah-langkah instalasi serta konfigurasi sistem melalui aplikasi pengendali, dan dapat mengoperasikan fitur-fitur otomatisasi pencahayaan dengan baik.Penerapan teknologi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi energi dan kenyamanan jamaah, tetapi juga memperluas wawasan dan kemampuan pengurus masjid dalam memanfaatkan kemajuan IPTEK di bidang otomasi dan sistem cerdas untuk mendukung terwujudnya konsep masjid modern di Kabupaten Nganjuk.
Melihat keberhasilan awal implementasi smart lighting di Masjid Al Muttaqin, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat menjanjikan untuk mengembangkan konsep smart mosque secara lebih komprehensif. Pertama, sebuah studi mendalam bisa dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana antarmuka pengguna sistem IoT dapat dirancang agar lebih intuitif dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan pengguna, termasuk pengurus masjid yang mungkin memiliki literasi teknologi beragam. Pertanyaan penelitiannya bisa meliputi: Bagaimana desain antarmuka pengguna yang minimalis dan terpandu dapat meningkatkan tingkat adopsi dan efektivitas operasional sistem smart mosque oleh pengelola masjid dengan latar belakang teknis yang berbeda? Ini penting mengingat adanya kendala adaptasi pengguna terhadap sistem baru. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada integrasi sistem smart lighting ini dengan komponen smart mosque lainnya, seperti sistem manajemen energi terpadu yang melibatkan pengaturan tata udara (HVAC) otomatis, pengelolaan air, atau bahkan pemanfaatan energi terbarukan seperti panel surya. Pertanyaan yang relevan di sini adalah: Sejauh mana integrasi berbagai subsistem IoT (pencahayaan, HVAC, energi terbarukan) dalam satu platform terpusat dapat memberikan peningkatan efisiensi operasional dan penghematan biaya yang lebih besar bagi masjid? Pendekatan ini akan memperluas cakupan otomatisasi dari sekadar pencahayaan. Ketiga, mengingat potensi kendala teknis konektivitas nirkabel yang sempat disebutkan, studi dapat diarahkan pada evaluasi dan implementasi teknologi jaringan IoT yang lebih robust dan skalabel, seperti LoRaWAN atau teknologi mesh network, untuk memastikan stabilitas dan jangkauan sistem di seluruh area masjid, termasuk area outdoor. Investigasi ini dapat menjawab: Bagaimana pemilihan arsitektur jaringan dan protokol komunikasi IoT yang berbeda memengaruhi keandalan, skalabilitas, dan biaya pemeliharaan sistem smart mosque dalam jangka panjang? Dengan demikian, penelitian masa depan dapat membangun di atas fondasi yang telah ada untuk menciptakan ekosistem smart mosque yang lebih cerdas, efisien, dan berkelanjutan.
| File size | 575.07 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Smart Green Floating merupakan implementasi dari konsep urban farming dengan menggabungkan budidaya pertanian padi dan perikanan secara terapung. KeunggulanSmart Green Floating merupakan implementasi dari konsep urban farming dengan menggabungkan budidaya pertanian padi dan perikanan secara terapung. Keunggulan
PARAMADINAPARAMADINA Penulisan ini bertujuan mengkaji peran IoT dalam meningkatkan efisiensi pertanian guna mencegah krisis dan bencana sosial akibat kelangkaan pangan. MetodePenulisan ini bertujuan mengkaji peran IoT dalam meningkatkan efisiensi pertanian guna mencegah krisis dan bencana sosial akibat kelangkaan pangan. Metode
IOINFORMATICIOINFORMATIC Sistem ini juga dilengkapi dengan buzzer, indikator LED, serta layar LCD 16×2 untuk menampilkan informasi status sistem secara real-time. Selain itu,Sistem ini juga dilengkapi dengan buzzer, indikator LED, serta layar LCD 16×2 untuk menampilkan informasi status sistem secara real-time. Selain itu,
STIAPEMBANGUNANPALUSTIAPEMBANGUNANPALU Kota Palu, sebagai kota berkembang di Sulawesi Tengah, telah memulai adopsi kebijakan smart city untuk meningkatkan kualitas hidup warganya. Artikel iniKota Palu, sebagai kota berkembang di Sulawesi Tengah, telah memulai adopsi kebijakan smart city untuk meningkatkan kualitas hidup warganya. Artikel ini
UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi alur akses pengguna dan studi literatur terkait standar pelayanan bandara.Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi alur akses pengguna dan studi literatur terkait standar pelayanan bandara.
UNTADUNTAD Penelitian ini berfokus pada empat indikator utama smart governance menurut Novitasari, yakni transparansi, teknologi, sumber daya manusia (SDM), dan partisipasi.Penelitian ini berfokus pada empat indikator utama smart governance menurut Novitasari, yakni transparansi, teknologi, sumber daya manusia (SDM), dan partisipasi.
MANDALANURSAMANDALANURSA Implementasi konsep Smart City di Kota Bandung masih menghadapi berbagai hambatan, seperti komunikasi yang tidak merata, sumber daya yang tidak mencukupi,Implementasi konsep Smart City di Kota Bandung masih menghadapi berbagai hambatan, seperti komunikasi yang tidak merata, sumber daya yang tidak mencukupi,
UIGMUIGM Data dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumen penunjang, lalu dianalisis dengan cara penjodohan pola dan pembuatan eksplanasi. Hasil kajianData dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumen penunjang, lalu dianalisis dengan cara penjodohan pola dan pembuatan eksplanasi. Hasil kajian
Useful /
PNMPNM Proses tersebut akan memudahkan siswa untuk leluasa bertanya kepada narasumber tentang berbagai hal yang berhubungan dengan studi lanjut. Keputusan untukProses tersebut akan memudahkan siswa untuk leluasa bertanya kepada narasumber tentang berbagai hal yang berhubungan dengan studi lanjut. Keputusan untuk
PNMPNM Program ini memperkuat daya saing produk kopi rakyat dan berpotensi direplikasi di kelompok tani lain. Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pengetahuanProgram ini memperkuat daya saing produk kopi rakyat dan berpotensi direplikasi di kelompok tani lain. Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pengetahuan
MANDALANURSAMANDALANURSA Hasil belajar kognitif menunjukkan peningkatan yang signifikan dari siklus I ke siklus II. Rata-rata skor post-test meningkat dari 78,62 pada siklus IHasil belajar kognitif menunjukkan peningkatan yang signifikan dari siklus I ke siklus II. Rata-rata skor post-test meningkat dari 78,62 pada siklus I
MANDALANURSAMANDALANURSA Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa yang belajar dengan model PjBL berbasis sejarah lokal lebih tinggi dibandingkan denganHasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa yang belajar dengan model PjBL berbasis sejarah lokal lebih tinggi dibandingkan dengan