PARAMADINAPARAMADINA
Jurnal Informatika & Teknologi CerdasJurnal Informatika & Teknologi CerdasKetahanan pangan di Indonesia menghadapi berbagai tantangan, termasuk perubahan iklim, pertumbuhan penduduk, dan potensi bencana sosial seperti konflik atau distribusi pangan yang tidak merata. Pemanfaatan Internet of Things (IoT) menjadi alternatif solusi untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Penulisan ini bertujuan mengkaji peran IoT dalam meningkatkan efisiensi pertanian guna mencegah krisis dan bencana sosial akibat kelangkaan pangan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dari berbagai sumber relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa IoT dapat membantu dalam pemantauan lahan, irigasi otomatis, prediksi cuaca, serta deteksi hama dan penyakit. Teknologi ini meningkatkan produktivitas dan distribusi pangan secara lebih adil. Kesimpulannya, implementasi IoT dalam sektor pertanian berpotensi mencegah dampak bencana sosial dengan memperkuat ketahanan pangan melalui sistem yang lebih cerdas.
Penerapan teknologi Internet of Things (IoT) dalam pertanian melalui konsep Smart Farming memiliki potensi signifikan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya, produktivitas hasil panen, serta memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya dalam menghadapi bencana sosial dan perubahan iklim.Namun, implementasinya masih menghadapi kendala seperti keterbatasan infrastruktur digital dan rendahnya literasi teknologi di kalangan petani.Kendala tersebut perlu diatasi melalui kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga pendidikan.
Pertama, perlu diteliti bagaimana sistem IoT berbasis energi surya dapat dikembangkan untuk daerah terpencil di Indonesia yang memiliki akses listrik dan internet terbatas, sehingga teknologi pertanian cerdas bisa diadopsi secara lebih merata. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas pelatihan digital berbasis aplikasi sederhana bagi petani lanjut usia, untuk meningkatkan literasi teknologi dan memastikan keberlanjutan penggunaan IoT di tingkat lapangan. Ketiga, perlu dikaji integrasi IoT dengan blockchain untuk menciptakan sistem rantai pasok pangan yang transparan, terlacak, dan anti manipulasi, terutama selama krisis atau bencana sosial, guna menjamin distribusi pangan yang adil dan akuntabel. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan dalam artikel yang menyebutkan tantangan infrastruktur dan literasi teknologi, serta mendukung penguatan sistem pertanian yang tangguh dan adil secara nasional.
| File size | 332.13 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UNPUNP Faktor-faktor ini memengaruhi output total yang dihasilkan oleh sistem surya. Populasi nasional Myanmar adalah 54,4 juta (2020) dengan hanya 52% dari populasiFaktor-faktor ini memengaruhi output total yang dihasilkan oleh sistem surya. Populasi nasional Myanmar adalah 54,4 juta (2020) dengan hanya 52% dari populasi
UBTUBT Penelitian ini membuktikan bahwa sistem PV-baterai hibrida mandiri memiliki kelayakan teknis untuk menyuplai beban daya pemakaian sendiri WTP di lingkunganPenelitian ini membuktikan bahwa sistem PV-baterai hibrida mandiri memiliki kelayakan teknis untuk menyuplai beban daya pemakaian sendiri WTP di lingkungan
UnijoyoUnijoyo Sementara itu, di Gunung Lorokan, daya tertinggi mencapai 8,60 W pada sudut elevasi 78° (14,10 V. 0,61 A), dan yang terendah adalah 6,29 W pada sudutSementara itu, di Gunung Lorokan, daya tertinggi mencapai 8,60 W pada sudut elevasi 78° (14,10 V. 0,61 A), dan yang terendah adalah 6,29 W pada sudut
POLBANPOLBAN Kemudian, analisis harmonik menunjukkan bahwa harmonik dominan berada pada orde ke-5 dan ke-7, sehingga dilakukan perancangan filter pasif tipe single-tunedKemudian, analisis harmonik menunjukkan bahwa harmonik dominan berada pada orde ke-5 dan ke-7, sehingga dilakukan perancangan filter pasif tipe single-tuned
UMSBUMSB Pengujian menunjukkan presisi tinggi dalam pengukuran tegangan dan arus (tingkat kegagalan 0,43 %) serta kemampuan PLC ladder diagram untuk menyesuaikanPengujian menunjukkan presisi tinggi dalam pengukuran tegangan dan arus (tingkat kegagalan 0,43 %) serta kemampuan PLC ladder diagram untuk menyesuaikan
FORTEI7FORTEI7 Dengan penerapan teknologi nirkabel, sistem sensor ini memiliki potensi untuk diterapkan di berbagai sektor, termasuk pertanian, industri, dan pengelolaanDengan penerapan teknologi nirkabel, sistem sensor ini memiliki potensi untuk diterapkan di berbagai sektor, termasuk pertanian, industri, dan pengelolaan
UBTUBT 000, biaya operasi dan pemeliharaan sebesar Rp71.590 per tahun, serta biaya siklus hidup selama 10 tahun sebesar Rp9. 061, dengan estimasi energi yang000, biaya operasi dan pemeliharaan sebesar Rp71.590 per tahun, serta biaya siklus hidup selama 10 tahun sebesar Rp9. 061, dengan estimasi energi yang
UAIUAI Hal ini bertujuan untuk memberikan beban listrik lebih efisien jika dibandingkan dengan menggunakan jaringan listrik pada umumnya. Tujuan dari adanya pembangkitHal ini bertujuan untuk memberikan beban listrik lebih efisien jika dibandingkan dengan menggunakan jaringan listrik pada umumnya. Tujuan dari adanya pembangkit
Useful /
PARAMADINAPARAMADINA Penelitian ini membandingkan kinerja dua algoritma pembelajaran mesin, yaitu K-Nearest Neighbors (KNN) dan Decision Tree, dalam memprediksi pengeluaranPenelitian ini membandingkan kinerja dua algoritma pembelajaran mesin, yaitu K-Nearest Neighbors (KNN) dan Decision Tree, dalam memprediksi pengeluaran
UMSJUMSJ Sistem kompensasi yang dikelola dengan tepat dapat berimplikasi terhadap kinerja pegawai, sehingga berbanding searah dengan keberhasilan organisasi dalamSistem kompensasi yang dikelola dengan tepat dapat berimplikasi terhadap kinerja pegawai, sehingga berbanding searah dengan keberhasilan organisasi dalam
PHPMARCHIVEPHPMARCHIVE Faktor prediktor peningkatan status gizi pada pasien HIV/AIDS yang menerima ART di Rumah Sakit Umum Sanglah meliputi indeks massa tubuh pada inisiasi ART,Faktor prediktor peningkatan status gizi pada pasien HIV/AIDS yang menerima ART di Rumah Sakit Umum Sanglah meliputi indeks massa tubuh pada inisiasi ART,
PHPMARCHIVEPHPMARCHIVE Metode: Studi kualitatif dilakukan di Provinsi Bali. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 10 remaja berusia 12-21 tahun yang mengalami kehamilanMetode: Studi kualitatif dilakukan di Provinsi Bali. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 10 remaja berusia 12-21 tahun yang mengalami kehamilan