UMSJUMSJ

SRODJA : Sroedji Journal AdministrationSRODJA : Sroedji Journal Administration

Artikel ini bertujuan menjelaskan pengaruh kompensasi finansial terhadap kinerja pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi. Kinerja pegawai merupakan hasil kerja seorang pegawai atas tanggung jawab yang diberikan dalam periode tertentu. Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi kinerja pegawai salah satunya, yaitu kompensasi. Sistem kompensasi yang dikelola dengan tepat dapat berimplikasi terhadap kinerja pegawai, sehingga berbanding searah dengan keberhasilan organisasi dalam mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini terdiri atas 31 pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian diuji validitas dengan correlation product moment dan uji reliabilitas dengan Cronbach Alpha. Data yang valid dan reliabel selanjutnya dilakukan uji korelasi menggunakan Rank Spearman dan uji signifikansi menggunakan uji T. Hasil uji korelasi Rank Spearman menunjukkan nilai rs adalah 0,881 dan uji signifikansi (t) menunjukkan nilai (17,254) (2,045). Dengan demikian, dapat dinyatakan bahwa h0 ditolak dan h1 diterima, yakni terdapat pengaruh signifikan antara kompensasi finansial dan kinerja pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi.

Berdasarkan hasil penelitian, uji korelasi Rank Spearman menunjukkan nilai 0,881 pada sig 0,05 yang artinya variabel kompensasi finansial (X) dan kinerja pegawai (Y) memiliki hubungan yang sangat kuat.Selanjutnya, hasil uji signifikansi (t) menunjukkan nilai (17,254) (2,045).Hal ini berarti terdapat pengaruh signifikan antara kompensasi finansial dan kinerja pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi.Pengaruh yang dimaksud, yaitu bersifat positif atau searah, semakin tinggi kompensasi finansial yang diterima, semakin tinggi pula kinerja pegawai.Temuan tersebut berarti telah menguatkan teori yang dikemukakan oleh Suparyadi (2015) bahwa kompensasi memiliki peranan yang sangat penting karena dapat berpengaruh langsung terhadap produktivitas pegawai.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan dengan memperluas populasi penelitian, misalnya dengan melibatkan pegawai dari berbagai instansi pemerintah di Kabupaten Banyuwangi atau bahkan di tingkat provinsi. Kedua, penelitian dapat fokus pada aspek-aspek tertentu dalam kompensasi finansial, seperti tunjangan, insentif, atau jaminan pensiun, dan bagaimana pengaruhnya terhadap kinerja pegawai. Ketiga, penelitian dapat mengkaji lebih lanjut hubungan antara kompensasi finansial dengan motivasi kerja pegawai dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi kinerja. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi kinerja pegawai Aparatur Sipil Negara.

Read online
File size458.68 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test