UNTADUNTAD
Jurnal Studi Inovasi PemerintahanJurnal Studi Inovasi PemerintahanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan konsep smart governance dalam pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di Kecamatan Palu Barat, Kota Palu. Konsep smart governance merupakan pendekatan tata kelola pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi guna meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, serta partisipasi dalam pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi langsung di lapangan, dan studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri atas lima orang, yaitu Camat, Sekretaris Camat, Kepala Subbagian Kepegawaian dan Umum, Kepala Seksi Pelayanan Umum, serta perwakilan masyarakat. Penelitian ini berfokus pada empat indikator utama smart governance menurut Novitasari, yakni transparansi, teknologi, sumber daya manusia (SDM), dan partisipasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari keempat indikator tersebut, tiga indikator telah diterapkan dengan cukup baik, yaitu transparansi, sumber daya manusia, dan partisipasi masyarakat. Dalam Transparansi ditunjukkan melalui keterbukaan informasi terkait prosedur pelayanan, meskipun masih bersifat konvensional. SDM telah menunjukkan kemampuan dasar dalam menjalankan layanan, namun belum sepenuhnya adaptif terhadap teknologi. Partisipasi masyarakat sudah mulai terbentuk melalui forum dan survei kepuasan layanan. Namun, indikator teknologi belum berjalan secara optimal. Belum tersedianya sistem digital atau aplikasi ini pelayanan berbasis teknologi menjadi hambatan utama. Hal menunjukkan bahwa adaptasi terhadap perkembangan digital masih rendah, sehingga menghambat peningkatan kualitas dan kecepatan pelayanan. Oleh karena itu, peningkatan pada aspek teknologi perlu menjadi prioritas dalam upaya mewujudkan pelayanan publik yang efektif, efisien, dan responsif berbasis smart governance.
Penelitian menunjukkan bahwa penerapan smart governance dalam pelayanan PATEN di Kecamatan Palu Barat belum optimal, terutama pada indikator teknologi yang masih minim.Meskipun transparansi, sumber daya manusia, dan partisipasi masyarakat telah diterapkan dengan cukup baik, proses pelayanan masih bersifat manual dan kurang digitalisasi.Untuk mewujudkan layanan publik yang cepat, transparan, dan responsif, diperlukan peningkatan infrastruktur teknologi, pelatihan SDM, serta mekanisme partisipasi digital yang terintegrasi.
Berikut adalah tiga arah penelitian lanjutan yang dapat memperdalam pemahaman dan meningkatkan implementasi smart governance pada layanan PATEN: pertama, bagaimana efektivitas penerapan platform digital terintegrasi dalam mempercepat proses administrasi di tingkat kecamatan, dengan menguji dampaknya terhadap waktu penyelesaian layanan dan kepuasan pengguna; kedua, apa saja faktor penghambat dan fasilitator dalam peningkatan kompetensi teknologi ASN di kecamatan, serta bagaimana program pelatihan berbasis blended learning dapat meningkatkan kemampuan teknis dan adaptasi digital mereka; ketiga, bagaimana mekanisme partisipasi daring berbasis aplikasi mobile dapat meningkatkan keterlibatan warga dalam proses perencanaan, evaluasi, dan pengawasan layanan PATEN, serta mengukur kontribusinya terhadap akuntabilitas dan transparansi pemerintahan lokal. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang berbasis bukti untuk memperkuat infrastruktur digital, kapasitas sumber daya manusia, dan partisipasi masyarakat secara berkelanjutan.
- Analisis Penggunaan Konsep Smart Governance dalam paradigma Smart City di Pemerintah Kabupaten Tanjung... hk-publishing.id/ijd-demos/article/view/87Analisis Penggunaan Konsep Smart Governance dalam paradigma Smart City di Pemerintah Kabupaten Tanjung hk publishing ijd demos article view 87
- Memahami desain metode penelitian kualitatif | Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum. memahami desain... doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075Memahami desain metode penelitian kualitatif Humanika Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum memahami desain doi 10 21831 hum v21i1 38075
- Implementasi Kebijakan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) Terhadap Kualitas Pelayanan Publik... doi.org/10.31289/publika.v6i1.1526Implementasi Kebijakan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan PATEN Terhadap Kualitas Pelayanan Publik doi 10 31289 publika v6i1 1526
| File size | 493.08 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dimana peneliti ingin menjabarkan informasi yang mendalam dari informan mengenaiDesain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dimana peneliti ingin menjabarkan informasi yang mendalam dari informan mengenai
IUQIBOGORIUQIBOGOR Kesabaran, kepercayaan pada ilahi, kerja sama bersama, dan ketangguhan tidak diajarkan sebagai mata pelajaran tetapi diinternalisasi melalui pengalamanKesabaran, kepercayaan pada ilahi, kerja sama bersama, dan ketangguhan tidak diajarkan sebagai mata pelajaran tetapi diinternalisasi melalui pengalaman
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk mengembangkan integrasi Kecerdasan Buatan (AI) dan Analitik Pembelajaran dalam sistem digital agar pemantauanPenelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk mengembangkan integrasi Kecerdasan Buatan (AI) dan Analitik Pembelajaran dalam sistem digital agar pemantauan
STAIMASWONOGIRISTAIMASWONOGIRI Permasalahan utama yang dihadapi desa adalah kurangnya pembaruan konten, minimnya kemampuan perangkat desa dalam mengelola website, serta belum adanyaPermasalahan utama yang dihadapi desa adalah kurangnya pembaruan konten, minimnya kemampuan perangkat desa dalam mengelola website, serta belum adanya
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Mereka juga mengadakan kegiatan sosial seperti kepemudaan, lomba, maulid, rapat, dan gotong royong. Namun, BKM menghadapi masalah seperti kurangnya dana,Mereka juga mengadakan kegiatan sosial seperti kepemudaan, lomba, maulid, rapat, dan gotong royong. Namun, BKM menghadapi masalah seperti kurangnya dana,
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penemuan terbaru dari penelitian ini adalah pengungkapan hubungan antara kemiskinan dan kejahatan sebagai representasi dari ketimpangan sosial yang relevanPenemuan terbaru dari penelitian ini adalah pengungkapan hubungan antara kemiskinan dan kejahatan sebagai representasi dari ketimpangan sosial yang relevan
UBAYAUBAYA Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem Brimen telah memberikanData dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem Brimen telah memberikan
LMULMU analisis geospatial memberikan kemudahan dalam penentuan lokasi relokasi pasca banjir bandang dengan menggabungkan citra, kecerdasan citra dan informasianalisis geospatial memberikan kemudahan dalam penentuan lokasi relokasi pasca banjir bandang dengan menggabungkan citra, kecerdasan citra dan informasi
Useful /
IUQIBOGORIUQIBOGOR Penelitian ini menyimpulkan bahwa sintesis sukses antara teori pembelajaran organisasi Barat dengan filsafat pendidikan Islam di Darunnajah menyediakanPenelitian ini menyimpulkan bahwa sintesis sukses antara teori pembelajaran organisasi Barat dengan filsafat pendidikan Islam di Darunnajah menyediakan
IUQIBOGORIUQIBOGOR Penelitian ini berkontribusi pada literatur manajemen pendidikan dengan mengusulkan model terintegrasi kinerja guru dan memberikan rekomendasi strategisPenelitian ini berkontribusi pada literatur manajemen pendidikan dengan mengusulkan model terintegrasi kinerja guru dan memberikan rekomendasi strategis
STAIMASWONOGIRISTAIMASWONOGIRI Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema Gema Parut merupakan usaha nyata dalam mendukung ketahanan pangan keluarga dan pelestarian lingkunganKegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema Gema Parut merupakan usaha nyata dalam mendukung ketahanan pangan keluarga dan pelestarian lingkungan
STTABSTTAB Penggunaan game secara berlebihan berpotensi melemahkan nilai moral, mengganggu relasi sosial, dan menurunkan komitmen rohani sesuai ajaran firman Tuhan.Penggunaan game secara berlebihan berpotensi melemahkan nilai moral, mengganggu relasi sosial, dan menurunkan komitmen rohani sesuai ajaran firman Tuhan.