UIGMUIGM

Journal Of Plano StudiesJournal Of Plano Studies

Perwujudan smart city di Kota Palembang dapat dilakukan dengan merencanakan kawasan science techno park dan pusat unggulan IPTEK di Kota Palembang. Pengembangan kawasan tersebut mengarah pada perwujudan konsep smart economy, smart society, dan smart government. Kajian ini bertujuan untuk merumuskan model perencanaan kawasan science techno park dan pusat unggulan IPTEK sebagai langkah untuk menuju smart city, disertai dengan rencana program pada masing-masing model pengembangan yang ada. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dalam mendukung pengumpulan data, analisis data, sampai dengan penarikan kesimpulan. Data dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumen penunjang, lalu dianalisis dengan cara penjodohan pola dan pembuatan eksplanasi. Hasil kajian merumuskan bahwa model pengembangan science techno park dan pusat unggulan IPTEK, meliputi: (1) model I yaitu model perencanaan pembangunan yang menekankan pada beberapa tahapan dari perencanaan pembangunan, (2) model II yaitu kolaborasi stakeholder dengan melibatkan elemen operasional dan the triple helix model of innovation, (3) model III yaitu pengembangan inkubator bisnis / ICT yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan kawasan science techno park dan pusat unggulan IPTEK di Kota Palembang dapat dicapai melalui tiga model utama.perencanaan pembangunan, kolaborasi stakeholder, dan pengembangan inkubator bisnis/ICT.Model-model ini menekankan pentingnya tahapan perencanaan yang matang, keterlibatan aktif dari berbagai pihak terkait, serta pemberdayaan pelaku bisnis dan masyarakat.Dengan mengintegrasikan ketiga model ini, diharapkan Kota Palembang dapat bergerak menuju konsep smart city yang berkelanjutan dan berbasis teknologi.

Berdasarkan hasil kajian, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai potensi pendanaan dan investasi untuk pengembangan science techno park dan pusat unggulan IPTEK, termasuk mencari model kemitraan publik-swasta yang efektif. Kedua, penelitian dapat diarahkan untuk mengidentifikasi dan mengatasi tantangan regulasi dan birokrasi yang mungkin menghambat implementasi model-model pengembangan yang telah dirumuskan. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi lebih lanjut peran serta masyarakat lokal dalam pengembangan kawasan ini, termasuk bagaimana memberdayakan UMKM dan komunitas lokal agar dapat berpartisipasi aktif dalam ekosistem inovasi yang dibangun. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan Palembang sebagai smart city yang inklusif dan berkelanjutan, dengan memanfaatkan potensi teknologi dan inovasi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Read online
File size666.05 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test