PNLPNL

Jurnal VokasiJurnal Vokasi

Keterampilan praktik pengelasan merupakan salah satu kompetensi penting bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai bekal memasuki dunia kerja, khususnya pada bidang manufaktur dan konstruksi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan keterampilan vokasional siswa SMK Negeri 2 Banda Aceh melalui pelatihan pengelasan dan fabrikasi meja serta kursi berbahan besi hollow. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, pada tanggal 25 s/d 26 Juni 2026, dengan melibatkan sekitar 20 siswa. Metode pelaksanaan meliputi pemberian materi dasar pengelasan, prosedur penggunaan peralatan, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), diskusi, demonstrasi, serta praktik langsung secara berkelompok. Tahapan praktik mencakup membaca gambar kerja, mengukur dan menandai material, pemotongan, perakitan, pengelasan, penggerindaan, finishing, serta pemeriksaan kualitas produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh kelompok mampu menyelesaikan rangka meja dan kursi sesuai gambar kerja dengan konstruksi yang kokoh dan dimensi yang sesuai rancangan. Penilaian berdasarkan ketepatan ukuran, kualitas pengelasan, finishing, penerapan K3, dan kerja sama tim menghasilkan nilai akhir antara 88,6 s/d 95,4 dengan kategori sangat baik. Kegiatan ini memberikan pengalaman praktik secara nyata serta memperkuat keterampilan teknis, kedisiplinan, kerja sama, dan penerapan K3 bagi peserta.

Kegiatan pelatihan pengelasan dan fabrikasi meja serta kursi di SMK Negeri 2 Banda Aceh telah berhasil meningkatkan keterampilan vokasional siswa.Peserta mampu melaksanakan seluruh tahapan fabrikasi dari awal hingga akhir, termasuk membaca gambar kerja, pengukuran, pemotongan, perakitan, pengelasan, dan finishing, sambil tetap mengimplementasikan prinsip K3.Seluruh kelompok menghasilkan produk berkualitas sangat baik dan memperoleh pengalaman praktik komprehensif yang memperkuat keterampilan teknis, kedisiplinan, serta kerja sama sebagai persiapan dunia kerja.

Melihat keberhasilan pelatihan ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan untuk semakin memperkuat pendidikan vokasi. Pertama, akan sangat berharga untuk mengeksplorasi efektivitas jangka panjang dari pelatihan vokasional berbasis proyek. Studi dapat dilakukan untuk melacak dan mengevaluasi seberapa baik siswa mampu mempertahankan keterampilan pengelasan dan fabrikasi yang telah mereka peroleh, serta bagaimana keterampilan tersebut diaplikasikan dalam konteks dunia kerja nyata setelah beberapa bulan atau bahkan setahun pasca-pelatihan. Analisis ini akan memberikan wawasan krusial tentang dampak berkelanjutan dan relevansi program semacam ini terhadap kesiapan kerja lulusan SMK. Kedua, penting untuk menginvestigasi potensi adaptasi metode pelatihan fabrikasi berbasis proyek ini pada jenis produk yang lebih bervariasi dan kompleks. Apakah dengan mendiversifikasi proyek, misalnya melibatkan komponen mesin yang lebih rumit atau struktur dengan spesifikasi yang lebih ketat, dapat menghasilkan peningkatan kompetensi teknis yang lebih mendalam dan mempersiapkan siswa untuk spektrum pekerjaan industri yang lebih luas? Penelitian komparatif antara berbagai tingkat kesulitan dan jenis proyek dapat membantu merumuskan kurikulum praktik yang lebih efektif. Terakhir, perlu dilakukan studi mengenai optimalisasi integrasi model pelatihan berbasis proyek ini ke dalam struktur kurikulum formal pendidikan vokasi di SMK. Bagaimana program-program semacam ini dapat dirancang agar tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan ekstrakurikuler atau pengabdian masyarakat, tetapi menjadi elemen inti dari pembelajaran produktif yang berkelanjutan? Investigasi ini akan membahas strategi implementasi yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, memastikan relevansi materi ajar dengan kebutuhan industri, serta menciptakan keselarasan yang lebih erat antara teori dan praktik dalam pendidikan kejuruan.

  1. Identifikasi Potensi Kecelakaan Kerja Pada Proses Pengelasan di Bengkel Las K Dengan Metode HIRARC |... doi.org/10.22441/pasti.2023.v17i3.003Identifikasi Potensi Kecelakaan Kerja Pada Proses Pengelasan di Bengkel Las K Dengan Metode HIRARC doi 10 22441 pasti 2023 v17i3 003
  2. Evaluasi Penerapan Sistem Manajemen K3 Pada Proyek Konstruksi Gedung Bertingkat | Jurnal Konstruksi.... doi.org/10.33364/konstruksi/v.23-2.2675Evaluasi Penerapan Sistem Manajemen K3 Pada Proyek Konstruksi Gedung Bertingkat Jurnal Konstruksi doi 10 33364 konstruksi v 23 2 2675
  3. Evaluasi Efektivitas Metode Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Mengembangkan Kreativitas Siswa | Journal... doi.org/10.37985/jer.v5i1.876Evaluasi Efektivitas Metode Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Mengembangkan Kreativitas Siswa Journal doi 10 37985 jer v5i1 876
Read online
File size447.26 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test