PNLPNL
Jurnal VokasiJurnal VokasiPerubahan iklim merupakan permasalahan global yang berdampak signifikan terhadap lingkungan dan kehidupan manusia, seperti peningkatan suhu, perubahan pola curah hujan, risiko bencana hidrometeorologi. Namun, kesadaran dan pemahaman generasi muda terhadap isu ini masih relatif rendah, khususnya dalam implementasi nyata di lingkungan sekolah. Kondisi ini juga terlihat di SMAN 2 Sawang, di mana potensi lingkungan sekolah untuk penghijauan belum dimanfaatkan secara optimal serta belum adanya program terstruktur yang mendukung aksi mitigasi perubahan iklim. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan partisipasi siswa terhadap isu perubahan iklim melalui pendekatan edukasi berbasis aksi lingkungan. Pelaksanaan kegiatan meliputi tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan monitoring. Kegiatan inti berupa seminar edukatif tentang global warming dan dampaknya, serta aksi penanaman pohon sebagai bentuk implementasi nyata. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa yang ditandai dengan kemampuan menjelaskan konsep, keaktifan dalam diskusi, serta perubahan sikap yang lebih peduli terhadap lingkungan. Selain itu, kegiatan penanaman pohon mendorong keterlibatan aktif siswa dalam menjaga dan merawat lingkungan sekolah. Dengan demikian, integrasi edukasi dan aksi nyata efektif dalam membentuk perilaku pro-lingkungan pada generasi muda dalam upaya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan melalui pendekatan edukasi perubahan iklim berbasis aksi lingkungan terbukti efektif dalam mencapai tujuan, yaitu membentuk karakter serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi generasi muda terhadap isu perubahan iklim.Melalui integrasi kegiatan seminar edukatif dan aksi penanaman pohon, siswa tidak hanya mengalami peningkatan pemahaman terkait konsep global warming, dampak perubahan iklim, dan upaya mitigasi, tetapi juga menunjukkan perubahan sikap yang lebih peduli serta keterlibatan aktif dalam menjaga lingkungan.Dengan demikian, pendekatan yang menggabungkan aspek edukasi dan praktik langsung mampu menjembatani kesenjangan antara pengetahuan dan tindakan nyata.Hal ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis aksi lingkungan merupakan strategi yang efektif dalam menumbuhkan perilaku pro-lingkungan secara berkelanjutan, khususnya pada generasi muda sebagai agen perubahan di masyarakat.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa arah studi. Pertama, perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut mengenai dampak jangka panjang dari kegiatan edukasi dan penanaman pohon terhadap perilaku pro-lingkungan siswa. Apakah perubahan sikap dan partisipasi ini bertahan dalam waktu yang lama? Apakah ada peningkatan kesadaran dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari? Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model edukasi perubahan iklim yang lebih komprehensif dan terintegrasi dengan kurikulum sekolah. Bagaimana cara mengimplementasikan edukasi perubahan iklim secara sistematis dan berkelanjutan dalam sistem pendidikan? Bagaimana cara mengukur efektivitasnya? Ketiga, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran guru dan staf sekolah dalam mendukung edukasi perubahan iklim. Bagaimana cara melibatkan mereka secara aktif dalam kegiatan ini? Bagaimana cara meningkatkan kesadaran dan keterlibatan mereka dalam upaya pelestarian lingkungan?.
| File size | 505.52 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
PNLPNL Produk digital ini akan mudah diakses secara global dan menjadi warisan yang dapat dibaca, ditonton, dan didengar oleh generasi berikutnya di Indonesia.Produk digital ini akan mudah diakses secara global dan menjadi warisan yang dapat dibaca, ditonton, dan didengar oleh generasi berikutnya di Indonesia.
UINSAUINSA Perubahan iklim secara signifikan memengaruhi produktivitas pertanian di Dambatta, Kano, yang berdampak pada pendapatan rumah tangga dan pendaftaran siswa.Perubahan iklim secara signifikan memengaruhi produktivitas pertanian di Dambatta, Kano, yang berdampak pada pendapatan rumah tangga dan pendaftaran siswa.
PCRPCR MAN 1 Pekanbaru merupakan salah satu sekolah yang memiliki ekstrakurikuler bidang robotic. Dan fasilitas untuk pengembangan ilmu robotika di MAN 1 PekanbaruMAN 1 Pekanbaru merupakan salah satu sekolah yang memiliki ekstrakurikuler bidang robotic. Dan fasilitas untuk pengembangan ilmu robotika di MAN 1 Pekanbaru
LENTERANUSALENTERANUSA Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam mengelola SDM. Kegiatan dilaksanakan melaluiKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam mengelola SDM. Kegiatan dilaksanakan melalui
UINSAUINSA Implementasi kebijakan perlu disesuaikan dengan konteks lokal untuk mengurangi konsekuensi tak terduga. Pemerintah disarankan memperkuat sosialisasi danImplementasi kebijakan perlu disesuaikan dengan konteks lokal untuk mengurangi konsekuensi tak terduga. Pemerintah disarankan memperkuat sosialisasi dan
PCRPCR Penggunaan kombinasi media digital dan fisik serta pendampingan oleh mahasiswa fasilitator menciptakan proses pembelajaran yang kolaboratif dan interaktif.Penggunaan kombinasi media digital dan fisik serta pendampingan oleh mahasiswa fasilitator menciptakan proses pembelajaran yang kolaboratif dan interaktif.
UINSAUINSA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak tingkat pendidikan dan penyerapan tenaga kerja terhadap tingkat kemiskinan dengan angka pengangguranPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak tingkat pendidikan dan penyerapan tenaga kerja terhadap tingkat kemiskinan dengan angka pengangguran
UNITAUNITA Salah satunya adanya eksternalitas kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh kegiatan manusia, eksternalitas timbul dari kegiatan produsen dan konsumenSalah satunya adanya eksternalitas kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh kegiatan manusia, eksternalitas timbul dari kegiatan produsen dan konsumen
Useful /
IPDNIPDN Ketidakseimbangan ini diperparah oleh kebuntuan penegakan dalam sistem pengadilan administratif. Ketidakhadiran badan penegakan eksekutif independen memicuKetidakseimbangan ini diperparah oleh kebuntuan penegakan dalam sistem pengadilan administratif. Ketidakhadiran badan penegakan eksekutif independen memicu
INSANPRIMAMUINSANPRIMAMU Dialog tersebut mampu menarik perhatian para sahabat yang hadir, membangkitkan rasa ingin tahu mereka, serta mendorong mereka untuk menyimak dan memahamiDialog tersebut mampu menarik perhatian para sahabat yang hadir, membangkitkan rasa ingin tahu mereka, serta mendorong mereka untuk menyimak dan memahami
IPDNIPDN Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi: reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian iniTeknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi: reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini
IPDNIPDN Data dikumpulkan selama lima bulan dengan melibatkan 22 informan kunci (aparatur pemerintah, pendidik, orang tua, dan tokoh masyarakat) menggunakan teknikData dikumpulkan selama lima bulan dengan melibatkan 22 informan kunci (aparatur pemerintah, pendidik, orang tua, dan tokoh masyarakat) menggunakan teknik