LENTERANUSALENTERANUSA
Dedikasi: Jurnal Pengabdian LenteraDedikasi: Jurnal Pengabdian LenteraPengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik penting untuk mendukung keberlanjutan UMKM. Pelaku UMKM kopi di Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang masih menghadapi kendala dalam pengelolaan tenaga kerja, terutama terkait sistem pengupahan dan perputaran karyawan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam mengelola SDM. Kegiatan dilaksanakan melalui Focus Group Discussion (FGD), simulasi, dan praktik langsung dengan melibatkan mahasiswa dalam skema Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pengelolaan tenaga kerja. Kegiatan juga menghasilkan beberapa rekomendasi, yaitu perbaikan sistem pengupahan, pengelolaan tenaga kerja yang lebih terarah, serta penambahan tenaga kerja untuk mendukung efisiensi operasional. Kegiatan ini memberikan manfaat bagi mitra dalam memperbaiki pengelolaan SDM sehingga usaha dapat dijalankan secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan manfaat dalam meningkatkan pemahaman pelaku UMKM Desa Duren mengenai pengelolaan sumber daya manusia, terutama dalam aspek rekrutmen, pembagian pekerjaan, pengupahan, dan pengembangan tenaga kerja.Melalui penyuluhan, diskusi, simulasi, dan praktik langsung, mitra memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai cara mengelola karyawan agar kegiatan usaha berjalan lebih efektif dan stabil.Ke depan, diperlukan pendampingan lanjutan agar rekomendasi yang telah diberikan dapat diterapkan secara konsisten dan mendukung keberlanjutan serta daya saing UMKM Desa Duren.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas sistem pengupahan yang diperbaiki dalam mengurangi pergantian karyawan di UMKM. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pendekatan pengelolaan tenaga kerja yang lebih terstruktur untuk meningkatkan produktivitas dan kestabilan usaha. Terakhir, penelitian tentang pengaruh penambahan tenaga kerja terhadap efisiensi operasional di kawasan Bandungan dapat memberikan wawasan baru untuk pengembangan UMKM lokal.
| File size | 283.54 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
LENTERANUSALENTERANUSA Kegiatan melibatkan 20 pelaku UMKM di Kabupaten Bekasi yang menghadapi kendala dalam pengelolaan usaha, pemasaran digital, motivasi pengembangan bisnis,Kegiatan melibatkan 20 pelaku UMKM di Kabupaten Bekasi yang menghadapi kendala dalam pengelolaan usaha, pemasaran digital, motivasi pengembangan bisnis,
LENTERANUSALENTERANUSA Agar manfaat kegiatan dapat dipertahankan, latihan sederhana seperti sit to stand, angkat tungkai, dan latihan keseimbangan disarankan untuk dilanjutkanAgar manfaat kegiatan dapat dipertahankan, latihan sederhana seperti sit to stand, angkat tungkai, dan latihan keseimbangan disarankan untuk dilanjutkan
LENTERANUSALENTERANUSA Hasil menunjukkan perubahan positif dalam kemampuan siswa mengendalikan emosi, meningkatkan kepercayaan diri, serta membangun sikap disiplin dan tanggungHasil menunjukkan perubahan positif dalam kemampuan siswa mengendalikan emosi, meningkatkan kepercayaan diri, serta membangun sikap disiplin dan tanggung
ASTHAGRAFIKAASTHAGRAFIKA Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan lima (5) informan OAP pelaku UMKM yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan melaluiData primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan lima (5) informan OAP pelaku UMKM yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan melalui
INDOPUBLISHINGINDOPUBLISHING Artikel ini secara khusus mengkaji dan menganalisis upaya optimalisasi penggunaan media sosial sebagai strategi pemasaran yang diterapkan pada UMKM budidayaArtikel ini secara khusus mengkaji dan menganalisis upaya optimalisasi penggunaan media sosial sebagai strategi pemasaran yang diterapkan pada UMKM budidaya
JURNALFTIJAYABAYAJURNALFTIJAYABAYA Kapasitas produksi batas sebelum pabrik dimatikan diwakili oleh titik matinya (SDP), nilai SDP adalah 6. Selain itu, nilai untuk return on investment (ROI)Kapasitas produksi batas sebelum pabrik dimatikan diwakili oleh titik matinya (SDP), nilai SDP adalah 6. Selain itu, nilai untuk return on investment (ROI)
JURNALFTIJAYABAYAJURNALFTIJAYABAYA dan faktor redaman = 0,0268 cukup baik krn < 1 2. Dengan merancang resonansi yang terjadi pada saat roket mengalami percepatan sebesar 8g atau setara dengandan faktor redaman = 0,0268 cukup baik krn < 1 2. Dengan merancang resonansi yang terjadi pada saat roket mengalami percepatan sebesar 8g atau setara dengan
JURNALFTIJAYABAYAJURNALFTIJAYABAYA Rugi-rugi energi dalam persen sebelum penyeimbangan RJLS 8,3% dan MAI 26,78%. Setelah penyeimbangan turun menjadi RJLS 3,5% dan MAI 4,2%. Kesimpulan yangRugi-rugi energi dalam persen sebelum penyeimbangan RJLS 8,3% dan MAI 26,78%. Setelah penyeimbangan turun menjadi RJLS 3,5% dan MAI 4,2%. Kesimpulan yang
Useful /
UINSAUINSA Modal usaha memengaruhi 50,6% pendapatan, sementara 49,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Modal usaha memiliki pengaruh signifikanModal usaha memengaruhi 50,6% pendapatan, sementara 49,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Modal usaha memiliki pengaruh signifikan
UINSAUINSA Nilai alpha (α) dalam penelitian adalah 5% atau setara dengan 0. 05 dan hasilnya diharapkan bahwa semua variabel independen dalam penelitian mampu mempengaruhiNilai alpha (α) dalam penelitian adalah 5% atau setara dengan 0. 05 dan hasilnya diharapkan bahwa semua variabel independen dalam penelitian mampu mempengaruhi
UINSAUINSA Implementasi kebijakan perlu disesuaikan dengan konteks lokal untuk mengurangi konsekuensi tak terduga. Pemerintah disarankan memperkuat sosialisasi danImplementasi kebijakan perlu disesuaikan dengan konteks lokal untuk mengurangi konsekuensi tak terduga. Pemerintah disarankan memperkuat sosialisasi dan
UINSAUINSA Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Cirebon, termasuk data tingkat pendidikan, penyerapanJenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Cirebon, termasuk data tingkat pendidikan, penyerapan