POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA

Prosiding Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes TasikmalayaProsiding Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan pertama adalah praktik kesehatan yang sangat dianjurkan. Angka cakupan ASI eksklusif secara nasional tahun 2023 yaitu sebesar 70%, di Jawa Barat 72,5%, sementara di Kabupaten Tasikmalaya, cakupan ASI eksklusif yaitu sekitar 65%. Beberapa faktor yang mempengaruhi kegagalan pemberian ASI eksklusif diantaranya pengetahuan dan sikap ibu mengenai pentingnya dan cara yang tepat dalam memberikan ASI eksklusif. Tujuan kegiatan yaitu memberikan informasi pada ibu mengenai manajemen pemberian ASI dengan media buku saku yang berisi informasi seputar ASI dan manajemen ASI perah.

Pendidikan kesehatan tentang manajemen pemberian ASI penting diberikan pada ibu sejak masa kehamilan sebagai upaya dalam mempersiapkan masa menyusui sehingga bisa meningkatkan cakupan ASI Eksklusif.

1. Edukasi mengenai ASI eksklusif dan ASI perah perlu ditingkatkan terutama di kalangan ibu bekerja. Program edukasi yang diberikan sebelum ibu kembali bekerja setelah cuti melahirkan dapat memberikan informasi yang diperlukan untuk menghadapi tantangan ini. 2. Perlu adanya peningkatan kompetensi kader dalam memberikan informasi mengenai ASI Perah bagi ibu bekerja. 3. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi edukasi yang efektif dan terukur untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu bekerja dalam manajemen ASI perah, serta mengeksplorasi peran dan dukungan keluarga serta tempat kerja dalam proses ini.

Read online
File size566.52 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test