POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA

Prosiding Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes TasikmalayaProsiding Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Status gizi yang baik merupakan faktor penentu keberhasilan Pembangunan SDM. Ibu hamil dan Balita merupakan kelompok rawan gizi yang perlu perhatian khusus. Kecamatan Tamansari merupakan salah satu Kecamatan di wilayah Kota Tasikmalaya dan memiliki Angka Stunting dan gizi kurang pada balita 6-11 bulan 10 kasus, pada balita usia 12-59 bulan sebanyak 148 kasus dan Ibu Hamil dengan KEK 39 Kasus, dan cakupan ASI Ekslusif 68%. Pengabdian masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat mengoptimalkan peran kader Kesehatan dalam Upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak melalui revitalisasi buku KIA terkait PMT pada anak dengan gizi kurang, dan Ibu hamil KEK, edukasi Modifikasi menu MPASI sesuai bahan baku lokal yang bernilai gizi seimbang, Adanya Peningkatan pengetahuan kader mengenai PMT Balita serta Ibu hamil dengan masalah nutrisi dengan hasil n=10 dengan ῥ<0,05, peningkatan pengetahuan sebelum dan setelah pemberian informasi yang diberikan oleh kader kesehatan kepada Ibu-ibu dengan bayi dan balita yang mengalami masalah nutrisi sebanyak 28 orang serta ibu hamil KEK sebanyak 5 orang. Dengan rerata nilai pengetahuan awal 42,69 mengalami peningkatan menjadi 73,85. Upaya Revitalisasi kader dengan pemanfaatan buku KIA menjadi hal yang perlu dipertimbangkan untuk dilakukan sebagai upaya menurunkan Stunting dan mendukung pengolahan modifikasi PMBA berbahan dasar pangan lokal yang bernilai gizi seimbang.

Terdapat peningkatkan pengetahuan Kader Kesehatan pemanfaaatan buku KIA berupa isi piringku, IMD dan Asi Ekslusif dan MPASI dengan p Value 0.Terdapat Peningkatan pengetahuan ibu hamil KEK dan Ibu balita dengan status Gizi Kurang dalam mengolah menu lokal menjadi sumber makanan tinggi nutrisi.

Upaya Revitalisasi kader dengan pemanfaatan buku KIA sebagai media promosi kesehatan sederhana menjadi hal yang perlu dipertimbangkan untuk dilakukan sebagai upaya menurunkan Stunting dan mendukung pengolahan modifikasi PMBA berbahan dasar pangan lokal yang bernilai gizi seimbang. Selain itu, perlu dikembangkan strategi untuk meningkatkan keterlibatan aktif warga dalam penggunaan Buku KIA, sehingga deteksi dini masalah gizi dapat dilakukan secara lebih efektif. Terakhir, hasil olahan makanan lokal yang bernilai gizi seimbang dapat dikembangkan menjadi bentuk kewirausahaan bagi masyarakat untuk meningkatkan perekonomian keluarga yang dikelola oleh BUMDES.

Read online
File size519.62 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test