POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA

Prosiding Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes TasikmalayaProsiding Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Penyakit Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang memiliki konotasi budaya karena gaya hidup tidak sehat, salah satunya dalam aktifitas fisik. Permasalahan mitra adalah bagaimana menerapkan menajemen aktifitas fisik pada lansia DM berbasis budaya Sunda. Adapun tujuannya pengabdian masyarakat (PkM) ini adalah ingin meningkatkan kemampuam keluarga dalam melakukan manajamen aktifitas fisik pada lansia DM melalui pendampingan kader. Sasaran 10 keluarga dan lansia DM di Wilayah PKM Kersanagara dengan menggunakan metode tutorial berulang oleh 5 kader. Kader mendampingi keluarga dan lansia dalam melakukan manajemen aktifitas fisik dari tanggal 26 Agustus-28 September 2024. Kader melakukan penilaian minggu ke-1 dan ke-4. Hasil penilaian menunjukkan kesesuaian jenis dan lama aktivitas fisk lansia pada minggu ke-1 dari 2 lansia yang sesuai berobah menjadi 8 lansia di minggu ke-4. Sedangkan kemampuan keluarga dalam manajemen lansia DM pada minggu ke-1 dari 1 keluarga cukup baik dalam manajemen DM berobah menjadi 7 keluarga di minggu ke-4. Hasil uji McNemer terdapat perbedaan bermakna kesesuaian jenis dan lama aktivitas fisik antara minggu ke-1 dan minggu ke-4 (Ρ=0,031). Dan terdapat perbedaan bermakna kemampuan keluarga memanaj lansia DM antara minggu ke-1 dan minggu ke-4 (Ρ=0,031). Peningkatan kemampuan keluarga dan lansia DM dipengaruhi oleh pemberdayaan kader pendamping keluarga lansia DM di rumah.

Peningkatan kemampuan keluarga dan lansia dalam manajemen DM dipengaruhi oleh pemberdayaan kader posyandu lansia yang melakukan kunjungan berulang selama 4 minggu.Kesesuaian jenis dan lama aktivitas fisik yang dilakukan lansia DM bertambah banyak setelah dilakukan kunjungan berulang oleh kader posyandu lansia.Jumlah keluarga yang mampu melakukan manajemen DM bertambah banyak setelah dilakukan kunjungan berulang oleh kader posyandu lansia.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas program pemberdayaan kader dalam jangka panjang untuk memastikan keberlanjutan manajemen aktivitas fisik pada lansia DM. Selanjutnya, penelitian dapat mengembangkan pendekatan berbasis teknologi seperti aplikasi pemantauan kesehatan untuk mendukung keluarga dalam mengelola DM. Terakhir, penelitian perlu mengeksplorasi adaptasi model ini pada komunitas lain dengan latar belakang budaya berbeda untuk memperluas cakupan manfaat.

Read online
File size481.93 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test