UWKSUWKS
JURNAL ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIKJURNAL ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIKTulisan ini menyajikan suatu kajian kritis terhadap aspek ideologis sebagai identitas dalam spiritualitas masyarakat seperti terefleksi melalui fenomena pada ranah komunitas Bhujangga di Bali. Dalam hal ini, identitas spiritual pada komunitas tersebut mengidentifikasikan suatu dualisme terkait dengan legitimasi Ideologi Waisnawa melalui otoritas kelembagaan formal kekerabatan yang cenderung kontradiktif terhadap keterwarisan sejumlah penanda Siwaistik seperti terverifikasi dan terafiliasi terhadap ideologi Bhujangga. Sejalan dengan fenomena tersebut, kajian ini difokuskan pada suatu pembahasan tentang konstruktivitas dan korelativitas terkait dualisme ideologi dalam identitas spiritual dari komunitas Bhujangga tersebut. Kajian ini dilakukan melalui metode deskriptif dan metode interpretatif yang berlandaskan pada sejumlah konsep dari teori semiotika tentang tafsir kebudayaan oleh Geertz dan teori wacana kritis oleh Foucault. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konstruktivitas dari dualisme ideologi dalam identitas spiritual komunitas Bhujangga berkenaan dengan (1) identitas kognitif dan (2) identitas kolektif. Sementara itu, korelativitas dari dualisme ideologi dalam identitas spiritual komunitas Bhujangga berkenaan dengan (1) dominasi ideologi Waisnawa dan (2) degradasi ideologi Bhujangga.
Pertama, konstruktivitas dari dualisme ideologi dalam identitas spiritual komunitas Bhujangga berkenaan dengan suatu (1) identitas kognitif dan (2) identitas kolektif.Dalam hal ini, identitas kognitif merupakan identitas yang terelaborasi pada pemahaman spiritualitas kekerabatan.Sementara itu, identitas kolektif merupakan identitas yang terekspresi pada ranah aktivitas spiritual.Kedua, korelativitas dari dualisme ideologi dalam identitas spiritual komunitas Bhujangga berkenaan dengan suatu (1) dominasi Ideologi Waisnawa dan (2) degradasi ideologi Bhujangga.Dalam hal ini, dominasi ideologi Waisnawa merupakan suatu kecenderungan dalam penerimaan ideologi Waisnawa sebagai identitas spiritual kekerabatan pada komunitas Bhujangga.Sementara itu, degradasi ideologi Bhujangga merupakan suatu kemerosotan pemahaman terhadap keberadaan ideologi Bhujangga, baik pada ranah kekerabatan secara khusus, maupun pada ranah kemasyarakatan secara lebih luas.Fenomena ideologi dalam spiritualitas masyarakat merupakan salah satu bagian yang signifikan dalam dinamika kulturalitas dari masa lampau hingga kini.Hal ini dapat dicermati pada sejumlah masyarakat dan kebudayaan di Nusantara.Kajian terhadap fenomena tersebut pada masyarakat Bali merupakan serpihan kecil dari hal serupa yang terjadi di Nusantara.Dengan demikian, kajian terhadap aspek ideologi dalam spiritualitas masyarakat Nusantara merupakan suatu isu yang menarik untuk diartikulasikan secara akademik seiring penguatan politik identitas saat ini.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara komunitas Bhujangga dengan komunitas-komunitas lain di Bali yang memiliki identitas spiritual yang berbeda. Hal ini dapat membantu memahami dinamika ideologi dalam spiritualitas masyarakat Bali secara lebih luas. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis bagaimana ideologi Waisnawa dan Bhujangga saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain dalam konteks sosial dan budaya di Bali. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang dualisme ideologi dalam identitas spiritual komunitas Bhujangga.
| File size | 454.87 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UWKSUWKS Keberagaman dan kemajemukan merupakan aspek kunci yang mencerminkan realitas Indonesia sebagai negara yang kaya akan budaya, etnis, dan agama. Dalam menghadapiKeberagaman dan kemajemukan merupakan aspek kunci yang mencerminkan realitas Indonesia sebagai negara yang kaya akan budaya, etnis, dan agama. Dalam menghadapi
UWKSUWKS Besar asosiasi stres terhadap gastritis menunjukkan Cramers V=0,369 (lemah) dan asosiasi pola makan terhadap gastritis menunjukkan Phi=0,495 (sedang).Besar asosiasi stres terhadap gastritis menunjukkan Cramers V=0,369 (lemah) dan asosiasi pola makan terhadap gastritis menunjukkan Phi=0,495 (sedang).
UMUM Data diperoleh dari hasil observasi angket dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dari angket yang disebar. Hasil PenelitianData diperoleh dari hasil observasi angket dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dari angket yang disebar. Hasil Penelitian
UMUM Kedua kelompok kemudian menjalani program latihan selama 16 sesi, dua kali seminggu. Setelah periode latihan, dilakukan posttest untuk menilai peningkatanKedua kelompok kemudian menjalani program latihan selama 16 sesi, dua kali seminggu. Setelah periode latihan, dilakukan posttest untuk menilai peningkatan
UNITAUNITA Namun, warga Kota Malang memiliki rasa iba yang sangat tinggi, sehingga kita tidak dapat melarang mereka melakukannya. Terakhir, cara berpikir para pengemisNamun, warga Kota Malang memiliki rasa iba yang sangat tinggi, sehingga kita tidak dapat melarang mereka melakukannya. Terakhir, cara berpikir para pengemis
UMUM Hasil penelitian menunjukkan kondisi mahasiswa berada pada kriteria kurang baik, (1) pada kelompok putra memperoleh hasil kelincahan 62,13% cukup, koordinasiHasil penelitian menunjukkan kondisi mahasiswa berada pada kriteria kurang baik, (1) pada kelompok putra memperoleh hasil kelincahan 62,13% cukup, koordinasi
IAIN MADURAIAIN MADURA Studi ini telah mengungkapkan bahwa dinamika kontestasi dan kerjasama antara MUIS sebagai organisasi resmi dan Pergas sebagai masyarakat sipil telah menjadiStudi ini telah mengungkapkan bahwa dinamika kontestasi dan kerjasama antara MUIS sebagai organisasi resmi dan Pergas sebagai masyarakat sipil telah menjadi
UWKSUWKS Pelaku korupsi menghitung dan membuat strategi, dan dengan hati-hati menimbang biaya dan manfaat dari tindakan tertentu sebelum melakukannya. PenjelasanPelaku korupsi menghitung dan membuat strategi, dan dengan hati-hati menimbang biaya dan manfaat dari tindakan tertentu sebelum melakukannya. Penjelasan
Useful /
BMABERSAMABMABERSAMA Teknik sampling yang digunakan menggunakan rumus slovin dengan sampel sebanyak 146 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji instrumen,Teknik sampling yang digunakan menggunakan rumus slovin dengan sampel sebanyak 146 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji instrumen,
UWKSUWKS Walaupun ditemukan berbagai hambatan yang dialami oleh kader-kader perempuan dalam berpartisipasi, namun Partai Golkar sebagai organisasi yang matang siapWalaupun ditemukan berbagai hambatan yang dialami oleh kader-kader perempuan dalam berpartisipasi, namun Partai Golkar sebagai organisasi yang matang siap
FORMOSAPUBLISHERFORMOSAPUBLISHER sensing probabilistik untuk mendeteksi perubahan rezim dalam waktu, perencanaan yang sadar akan risiko untuk mengubah prediksi menjadi pembaruan parametersensing probabilistik untuk mendeteksi perubahan rezim dalam waktu, perencanaan yang sadar akan risiko untuk mengubah prediksi menjadi pembaruan parameter
AIBPMAIBPM Metode kuantitatif dengan desain korelasi digunakan, dengan data sekunder dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan. Sampel 31 perusahaan yang memenuhiMetode kuantitatif dengan desain korelasi digunakan, dengan data sekunder dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan. Sampel 31 perusahaan yang memenuhi