POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU

JURNAL MEDIA KESEHATANJURNAL MEDIA KESEHATAN

Higiene tangan sangat penting untuk mencegah penyebaran mikroorganisme patogen. Penggunaan luas agen antibakteri sintetis seperti triclocarban dalam sabun antiseptik dapat berkontribusi pada resistensi bakteri, sehingga diperlukan alternatif alami yang lebih aman. Bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L.) mengandung flavonoid, fenol, saponin, dan tanin dengan aktivitas antibakteri dan antioksidan potensial. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan dan mengevaluasi sabun cuci tangan gel yang mengandung ekstrak etanol bunga rosella yang sesuai dengan standar kualitas fisik SNI. Penelitian ini merupakan studi eksperimental laboratorium menggunakan ekstrak bunga rosella dengan konsentrasi FI (8%), FII (10%), dan FIII (12%). Formulasi dievaluasi untuk sifat organoleptik, homogenitas, daya sebar, pH, tinggi busa dan stabilitas, efek melembabkan, potensi iritasi, penerimaan hedonik, dan stabilitas fisik menggunakan uji siklus. Hasilnya menunjukkan bahwa semua formulasi memenuhi persyaratan SNI dan tidak ada perubahan signifikan selama pengujian stabilitas. Tidak ada perubahan warna, bau, tekstur, atau homogenitas yang diamati. Daya sebar berkisar antara 6,9 - 7 cm dan meningkat sedikit dengan konsentrasi ekstrak yang lebih tinggi (p>0,05). pH formulasi tetap stabil pada 4. Konsentrasi ekstrak secara signifikan mempengaruhi tinggi busa dan stabilitas busa (p<0,05). Tinggi busa berkisar antara 3 - 5 cm. Stabilitas busa menurun dengan peningkatan konsentrasi (dari 90% menjadi 75%). Semua formulasi meningkatkan kelembaban kulit dan tidak menimbulkan tanda-tanda iritasi. FI (8%) paling disukai responden berdasarkan warna dan teksturnya.

Meskipun semua formulasi memenuhi standar SNI, FI (8%) menunjukkan kinerja terbaik dalam hal stabilitas busa dan preferensi responden.

Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan fokus pada aktivitas antibakteri dan antioksidan sabun cuci tangan gel yang mengandung ekstrak bunga rosella. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menguji berbagai konsentrasi ekstrak dan mengukur efektivitasnya dalam membunuh bakteri patogen. Selain itu, studi lanjutan dapat mengeksplorasi potensi sinergi antara ekstrak bunga rosella dengan bahan aktif lain dalam formulasi sabun gel. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menguji kombinasi ekstrak bunga rosella dengan bahan antibakteri alami lainnya, seperti minyak esensial atau ekstrak tanaman lain, untuk meningkatkan efektivitas antibakteri dan antioksidan sabun gel. Terakhir, penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi keamanan dan toksisitas sabun cuci tangan gel yang mengandung ekstrak bunga rosella. Studi ini dapat mencakup pengujian in vitro dan in vivo untuk memastikan bahwa sabun gel tersebut aman digunakan dan tidak menimbulkan efek samping negatif pada kulit.

  1. Formulation, Evaluation and Antioxidant Activity of Used Nano Tea Bags Solid Soap | Journal of Pharmaceutical... doi.org/10.36490/JOURNAL-JPS.COM.V8I4.1055Formulation Evaluation and Antioxidant Activity of Used Nano Tea Bags Solid Soap Journal of Pharmaceutical doi 10 36490 JOURNAL JPS COM V8I4 1055
  2. Artikel Review : Bioaktivitas Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) Beserta Pemanfaatannya | Educatoria... e-journal.lp3kamandanu.com/index.php/educatoria/article/view/200Artikel Review Bioaktivitas Bunga Rosella Hibiscus sabdariffa L Beserta Pemanfaatannya Educatoria e journal lp3kamandanu index php educatoria article view 200
  3. Formulasi Sabun Gel Ekstrak Biji Manjakani Menggunakan Tragakan dan Carbopol 934 sebagai Gelling Agent... doi.org/10.24198/IJPST.V11I1.45499Formulasi Sabun Gel Ekstrak Biji Manjakani Menggunakan Tragakan dan Carbopol 934 sebagai Gelling Agent doi 10 24198 IJPST V11I1 45499
Read online
File size499.53 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test