POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU
JURNAL MEDIA KESEHATANJURNAL MEDIA KESEHATANLatar belakang: Sisa makanan merupakan indikator penting kualitas layanan makanan rumah sakit karena mencerminkan penerimaan pasien terhadap makanan dan berkontribusi terhadap kerugian keuangan akibat pemborosan makanan. Sisa makanan melebihi 20% menunjukkan inefisiensi dalam manajemen layanan makanan dan dapat berdampak negatif terhadap asupan nutrisi pasien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sisa makanan pada diet biasa dan diet lunak serta memperkirakan kerugian biaya makanan pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Kota Madiun. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif prospektif. Sisa makanan dinilai menggunakan metode estimasi visual Comstock enam poin. Kerugian biaya makanan dihitung berdasarkan resep standar dan harga makanan aktual yang disediakan oleh penyedia makanan pihak luar rumah sakit. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil: Rata-rata sisa makanan pada diet lunak (22,4%) lebih tinggi daripada pada diet biasa (14,2%). Proporsi tertinggi sisa makanan ditemukan pada lauk nabati, yaitu 26,9% pada diet biasa dan 41,1% pada diet lunak. Peningkatan sisa makanan berkontribusi pada kerugian biaya makanan yang signifikan, dengan total kerugian mencapai Rp 2.860.109,72 untuk diet biasa dan Rp 1.750.065,40 untuk diet lunak selama satu siklus menu. Kesimpulan: Diet lunak menghasilkan proporsi sisa makanan yang lebih tinggi daripada diet biasa. Lauk nabati berkontribusi terbesar terhadap proporsi sisa makanan pada kedua kelompok diet. Evaluasi rutin penerimaan makanan pasien dan modifikasi menu diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan makanan dan mengurangi kerugian keuangan yang terkait dengan sisa makanan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa sisa makanan pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Kota Madiun bervariasi tergantung pada jenis diet.Rata-rata sisa makanan pada diet biasa adalah 14,2%, yang berada di bawah standar maksimal yang dapat diterima sebesar 20%.Sementara itu, sisa makanan pada diet lunak mencapai 22,4%, melebihi ambang batas yang direkomendasikan.Lauk nabati berkontribusi terbesar terhadap sisa makanan pada kedua kelompok diet, menunjukkan penerimaan pasien yang relatif rendah terhadap menu ini.Sisa makanan juga menyebabkan kerugian biaya makanan yang signifikan.Selama satu siklus menu, kerugian biaya makanan mencapai Rp 2.109,72 untuk diet biasa dan Rp 1.Lauk hewani berkontribusi terbesar terhadap kerugian biaya makanan karena nilai ekonominya yang relatif tinggi.Temuan ini menekankan pentingnya pemantauan rutin sisa makanan sebagai indikator penerimaan makanan pasien dan efisiensi manajemen menu di rumah sakit.
Untuk meningkatkan kualitas layanan makanan dan mengurangi kerugian keuangan yang terkait dengan sisa makanan, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi intervensi yang efektif. Studi eksperimental dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak intervensi seperti modifikasi menu, pelatihan staf, atau penggunaan teknologi dalam mengurangi sisa makanan. Selain itu, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami perspektif pasien dan staf tentang faktor-faktor yang mempengaruhi sisa makanan, sehingga dapat dikembangkan strategi yang lebih terarah dan efektif. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi hubungan antara sisa makanan dan asupan nutrisi pasien, serta dampak jangka panjangnya terhadap kesehatan dan pemulihan pasien.
- Analysis Of Plate Waste And Food Cost Losses Among Inpatients At Madiun City Hospital: Analysis Of Plate... ojs.poltekkesbengkulu.ac.id/index.php/jmk2/article/view/1331Analysis Of Plate Waste And Food Cost Losses Among Inpatients At Madiun City Hospital Analysis Of Plate ojs poltekkesbengkulu ac index php jmk2 article view 1331
- Analysis of Food Waste on Food Service Satisfaction in Inpatients at the Jemursari Islam Hospital Surabaya... doi.org/10.20473/mgk.v12i2.2023.937-946Analysis of Food Waste on Food Service Satisfaction in Inpatients at the Jemursari Islam Hospital Surabaya doi 10 20473 mgk v12i2 2023 937 946
| File size | 353.11 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STIK SAMSTIK SAM Penelitian ini membandingkan biaya terapi antihipertensi antara candesartan dan amlodipin pada pasien hipertensi rawat jalan di RS “X Kota SamarindaPenelitian ini membandingkan biaya terapi antihipertensi antara candesartan dan amlodipin pada pasien hipertensi rawat jalan di RS “X Kota Samarinda
PELNIPELNI Hasil: Penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan skor Braden pada kedua responden, dengan responden I meningkat 2 poin dan responden II meningkat 3Hasil: Penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan skor Braden pada kedua responden, dengan responden I meningkat 2 poin dan responden II meningkat 3
IJBLEIJBLE Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik berhubungan signifikan secara statistik dengan loyalitasHasil analisis bivariat menunjukkan bahwa harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik berhubungan signifikan secara statistik dengan loyalitas
UEUUEU Data dikumpulkan melalui pengukuran waktu dengan stopwatch dan dianalisis menggunakan Value Stream Mapping (VSM) untuk memetakan Value-Added ActivitiesData dikumpulkan melalui pengukuran waktu dengan stopwatch dan dianalisis menggunakan Value Stream Mapping (VSM) untuk memetakan Value-Added Activities
UMPPUMPP 99, dan test MAPE sebesar 1. 7. Hasil akhir komparasi metode analisis yang dilakukan, menunjukkan bahwa Simple Exponential Smoothing memiliki nilai RMSE99, dan test MAPE sebesar 1. 7. Hasil akhir komparasi metode analisis yang dilakukan, menunjukkan bahwa Simple Exponential Smoothing memiliki nilai RMSE
UMNYARSIUMNYARSI hal tersebut memengaruhi keberhasilan perencanaan dan implementasi program. Kesadaran, akses informasi, forum terbuka, kepercayaan, dan akses tempat deliberasihal tersebut memengaruhi keberhasilan perencanaan dan implementasi program. Kesadaran, akses informasi, forum terbuka, kepercayaan, dan akses tempat deliberasi
UMNYARSIUMNYARSI Optimisasi administrasi pertanahan di Indonesia adalah proses kompleks yang membutuhkan komitmen dan kerja keras dari berbagai pihak. Tantangan utama dalamOptimisasi administrasi pertanahan di Indonesia adalah proses kompleks yang membutuhkan komitmen dan kerja keras dari berbagai pihak. Tantangan utama dalam
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Latar belakang: Pelayanan kesehatan dirancang untuk kelangsungan hidup manusia. Selain memiliki sarana dan prasarana yang baik, profesionalitas tenagaLatar belakang: Pelayanan kesehatan dirancang untuk kelangsungan hidup manusia. Selain memiliki sarana dan prasarana yang baik, profesionalitas tenaga
Useful /
BMABERSAMABMABERSAMA Berdasarkan dari hasil analisis secara parsial variabel inde- penden Motivasi Kerja (X1) berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen Kinerja KaryawanBerdasarkan dari hasil analisis secara parsial variabel inde- penden Motivasi Kerja (X1) berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen Kinerja Karyawan
POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU Metode yang digunakan adalah ekstraksi dengan makerasion menggunakan etanol 70% dan formulasi menjadi tiga persiapan: F0 (tanpa ekstrak), F1 (0,5%), danMetode yang digunakan adalah ekstraksi dengan makerasion menggunakan etanol 70% dan formulasi menjadi tiga persiapan: F0 (tanpa ekstrak), F1 (0,5%), dan
STIK SAMSTIK SAM Hand sanitizer merupakan produk berbahan dasar alkohol yang digunakan untuk membunuh mikroorganisme tanpa perlu dibilas air. Penelitian ini bertujuan menentukanHand sanitizer merupakan produk berbahan dasar alkohol yang digunakan untuk membunuh mikroorganisme tanpa perlu dibilas air. Penelitian ini bertujuan menentukan
UWKSUWKS Dalam hubungan prinsipal-agen diupayakan terjadinya keseimbangan antara pemberi suap dan penerima suap. Keduanya berusaha mencapai situasi menang-menangDalam hubungan prinsipal-agen diupayakan terjadinya keseimbangan antara pemberi suap dan penerima suap. Keduanya berusaha mencapai situasi menang-menang