UnmulUnmul

Journal of English as A Foreign Language Teaching and ResearchJournal of English as A Foreign Language Teaching and Research

Komunikasi antarbudaya biasanya dipandang sebagai komunikasi yang terjadi antara dua atau lebih orang dari latar belakang budaya yang berbeda. Latar belakang budaya yang berbeda ini umumnya dipahami sebagai latar belakang budaya yang berbeda. Namun, komunikasi antarbudaya tidak terbatas pada latar belakang ini. Hal ini juga dapat dipandang sebagai komunikasi lintas gender. Artikel ini bertujuan untuk memberikan studi konseptual yang meninjau beberapa ide mengenai komunikasi antarbudaya dari sudut pandang gender. Artikel ini membahas ide yang diajukan oleh beberapa ahli komunikasi mengenai bagaimana pria dan wanita berkomunikasi secara berbeda karena mereka dianggap sebagai anggota dari budaya yang berbeda, yaitu budaya pria dan budaya wanita. Pembahasan berfokus pada perbedaan antara pria dan wanita dalam hal gaya komunikasi, sikap komunikasi, dan strategi linguistik. Beberapa kesalahpahaman potensial yang terjadi antara pria dan wanita juga disajikan sebagai hasil dari perbedaan-perbedaan tersebut.

Berdasarkan pembahasan, kita semua dapat mengakui dan menyadari bahwa ada perbedaan gender dalam cara berbicara atau berkomunikasi, dan kita perlu mengidentifikasi dan memahami perbedaan-perbedaan tersebut.Jika tidak, kita akan disalahkan oleh orang lain atau diri sendiri atas efek negatif dari kesalahpahaman.Kesalahpahaman ini tampaknya selalu terjadi meskipun kedua gender memiliki niat baik.Sekarang, bagaimana kita dapat menjembatani kesenjangan komunikasi antara pria dan wanita agar dapat mencapai pemahaman lintas gender.Untuk meningkatkan kompetensi komunikasi kita dengan orang dari gender yang berbeda, kita harus menyadari bahwa ada perbedaan antara perilaku sopan pria dan wanita.Kita perlu berusaha meningkatkan pengetahuan kita tentang gender yang berbeda dan mengembangkan sensitivitas gender.Namun, prasyaratnya adalah kita harus memiliki sikap positif terhadap orang dari budaya gender yang berbeda.Dengan kata lain, kita harus mengakui validitas budaya yang berbeda dan menghargainya.Ketika kita memahami bahwa ada budaya gender yang berbeda dan menghormati logika masing-masing, kita akan dapat memberdayakan diri kita sendiri untuk berkomunikasi dengan cara yang meningkatkan hubungan yang baik.Seperti yang kita ketahui, hubungan antarpersonal telah menjadi lebih penting sekarang daripada sebelumnya karena kemajuan teknologi komunikasi.Mengetahui perbedaan antara pria dan wanita dapat sangat membantu untuk mencapai komunikasi yang efektif untuk meningkatkan hubungan.Akhirnya, jika kita mengakui dan memahami perbedaan-perbedaan tersebut, kita dapat mempertimbangkannya, menyesuaikan diri, dan belajar dari gaya masing-masing.Hal ini akan memungkinkan kita untuk menangani konflik dan masalah nyata dalam komunikasi.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan untuk menyelidiki lebih lanjut bagaimana perbedaan gender dalam komunikasi dapat mempengaruhi hubungan interpersonal dan bagaimana kesenjangan komunikasi ini dapat dijembatani. Selain itu, studi empiris yang menyelidiki strategi komunikasi yang efektif untuk meningkatkan hubungan lintas gender dapat menjadi arah penelitian yang menarik. Terakhir, penelitian yang berfokus pada peran teknologi komunikasi dalam memfasilitasi atau menghambat komunikasi lintas gender juga dapat memberikan wawasan berharga.

  1. Login | Journal of English as A Foreign Language Teaching and Research. journal english foreign language... journals.researchsynergypress.com/index.php/jefltr/article/view/690Login Journal of English as A Foreign Language Teaching and Research journal english foreign language journals researchsynergypress index php jefltr article view 690
Read online
File size734.15 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test