IAKNKUPANGIAKNKUPANG

Devotion: Jurnal Pengabdian MasyarakatDevotion: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Kehidupan remaja tidak dapat dipisahkan dari media sosial di era digital ini. Platformnya yang beragam seperti instagram, tiktok, dan facebook menawarkan konektivitas tanpa batas dan akses cepat terhadap informasi. Namun penggunaan media sosial juga membawa tantangan baru terutama dari segi aspek etika dan dampak psikologis. Remaja sebagai pengguna aktif media sosial seringkali menghadapi, dinamika pengambilan keputusan dan permasalahan psikologis. Siswa SMTK Soe di Kabupaten Timor Tengah Selatan, yang adalah generasi digital tidak luput dari fenomena tersebut. Siswa menghabiskan waktu 3-12 jam sehari, kurang tidur, tidak fokus pada pembelajaran, cemas karena membandingkan kehidupannya dengan idola atau influencer dan terlibat cyberbullying. Oleh karena itu penyuluhan tentang kepemimpian, etika dan dampak psikologis media sosial dalam perspektif Kristen sangatlah relevan dan penting bagi siswa agar mampu mengelola media sosial secara bertanggungjawab. Berdasarkan masalah mitra Pengabdian kepada Masyarakat yang ditemukan maka tim PKM menyusun kegiatan penyuluhan dengan tema Psycho-Social Media: untuk menjawab permasalahan Mitra. Seminar telah disampaikan pada 30 siswa SMTK Kota Soe pada tanggal 26 November 2024 dengan 3 sesi yaitu Penggunaan Media Sosial dalam Perspektif Pemimpin Kristen, Dampak Psikologis Media Sosial bagi remaja dengan prinsip Alkitab, dan Etika Bermedia Sosial. Penyampaian materi menggunakan metode pembelajaran interaktif seperti diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi dapat membantu siswa untuk lebih mudah memahami dan menginternalisasikan nilai-nilai Kristiani dalam konteks penggunaan media sosial. Setelah pemaparan materi , siswa membuat kartu komitmen penggunaan media sosial yang positif dan bermanfaat agar mampu membuat keputusan menggunakan media sosial secara positif dan terhindar dari dampak negatif penggunaan media sosial.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat telah dilaksanakan dengan baik dan bemanfaat positif bagi peserta.Tujuan pelaksanaan kegiatan ini telah tercapai antara lain meningkatkan pemahaman peserta secara mendalam dan menyeluh mengenai kapasistas siswa memimpin diri dalam bermedia online, penggunaan media sosial yang etis dan sehat secara psikologis serta meningkatkan pemahaman peserta tentang Etika Kristen dalam bermedia sosial.

Penelitian selanjutnya dapat dilakukan secara longitudinal untuk menilai perubahan perilaku siswa setelah mengikuti penyuluhan, meliputi aspek keseimbangan waktu penggunaan, kualitas tidur, dan kejadian cyberbullying selama minimal enam bulan. Selanjutnya, studi komparatif antara metode pembelajaran interaktif yang digunakan (diskusi kelompok, studi kasus, simulasi) dengan pendekatan berbasis e‑learning modul dapat mengungkap efektivitas masing‑masing dalam meningkatkan literasi digital dan etika media sosial pada remaja. Terakhir, pengembangan model penyuluhan serupa yang diadaptasi ke konteks agama atau budaya lain, misalnya perspektif Islam atau nilai kebangsaan, perlu diuji untuk mengetahui sejauh mana pendekatan lintas budaya dapat meningkatkan pemahaman etika dan kesehatan psikologis penggunaan media sosial di kalangan pelajar.

Read online
File size701.55 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-1yk
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test