UMBERAUUMBERAU

ECO-BUILD; Economy Bring Ultimate Information All About Development JournalECO-BUILD; Economy Bring Ultimate Information All About Development Journal

Masalah pertumbuhan dan gizi anak merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berdampak multifaktorial pada kualitas hidup anak sebagai generasi penerus bangsa. Kurangnya partisipasi dan kemampuan orang tua dalam memenuhi dan mengasuh tumbuh kembang anak berpotensi menjadi masalah secara biologis, sosial, psikologis, dan pemeliharaan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa . Desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional diterapkan dengan 159 sampel keluarga yang memiliki balita. Instrumen menggunakan kuesioner dan Kartu Menuju Sehat. Analisa data dilakukan menggunakan uji Fisher Exact Test dengan tingkat signifikasi 0,05. Sebagian besar responden memiliki status ekonomi menengah (60,4%). Hampir setengahnya responden didominasi partisipasi baik (40,3%). Sebagian besar anak memiliki status perkembangan normal (56,0%). Terdapat hubungan yang signifikan antara status ekonomi (p-value 0,000; coeff corr 0,635) dan partisipasi keluarga (p-value 0,000; coeff corr 0,583) dengan pertumbuhan anak balita di Wilayah Perkotaan Kabupaten Berau. Semakin baik status ekonomi dan partisipasi keluarga, semakin baik pula status pertumbuhan anak balita.

Penelitian ini menemukan bahwa sebagian besar responden memiliki status ekonomi menengah (60,4%) dan hampir setengahnya didominasi partisipasi baik (40,3%).Sebagian besar anak memiliki status perkembangan normal (56,0%).Terdapat hubungan yang signifikan antara status ekonomi dan partisipasi keluarga dengan pertumbuhan anak balita di Wilayah Perkotaan Kabupaten Berau.Semakin baik status ekonomi dan partisipasi keluarga, semakin baik pula status pertumbuhan anak balita.

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: . . 1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor lain yang mempengaruhi pertumbuhan anak balita, seperti kondisi kesehatan, lingkungan, dan pola asuh. . . 2. Melakukan intervensi dan edukasi kepada keluarga, terutama orang tua, tentang pentingnya partisipasi dan peran mereka dalam pertumbuhan anak. . . 3. Menganalisis dampak jangka panjang dari status ekonomi dan partisipasi keluarga terhadap perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak balita. . . Dengan menggabungkan ketiga saran tersebut, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang hubungan status ekonomi, partisipasi keluarga, dan pertumbuhan anak balita, serta mengembangkan strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak di Wilayah Perkotaan Kabupaten Berau.

Read online
File size509.31 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test