MALAHAYATIMALAHAYATI

Jurnal Dunia KesmasJurnal Dunia Kesmas

Nyeri leher sering dialami pekerja akibat postur kerja yang buruk dan berulang. McKenzie Neck Exercise merupakan latihan yang efektif untuk mengurangi nyeri tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas McKenzie Neck Exercise dalam menurunkan nyeri leher pada pekerja. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan pendekatan PRISMA dengan sumber data dari tahun 2015–2025 dari Google Scholar, Garuda, ScienceDirect, dan PubMed, yang dinilai kualitasnya menggunakan pedoman Joanna Briggs Institute (JBI). Sebanyak 14 artikel memnuhi kriteri inklusi dianalisi. Hasil penelitian menyatakan McKenzie Neck Exercise secara konsisten menunjukkan penurunan signifikan intensitas nyeri leher pada pekerja dari berbagai sektor. Efektivitas ini dibuktikan melalui instrumen VAS, NRS, dan NDI dengan rerata penurunan nyeri mencapai 42,2% dan signifikansi statistik (p < 0,05) pada hampir seluruh studi, baik pada kelompok tunggal maupun perbandingan antar intervensi. Efektivitas tertinggi ditemukan pada kelompok usia produktif (25–55 tahun), serta respons positif pada lansia dengan penyesuaian latihan. McKenzie Neck Exercise terbukti efektif dalam menurunkan nyeri leher pada pekerja dan direkomendasikan sebagai bagian dari strategi promotif dan preventif di lingkungan kerja untuk mencegah gangguan muskuloskeletal akibat beban kerja yang bersifat statis dan repetitif.

Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah dipaparkan di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa McKenzie Neck Exercise (MNE) terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri leher dan meningkatkan fungsi servikal pada populasi pekerja dengan berbagai latar belakang.Dari 14 artikel yang dianalisis, 13 studi menunjukkan hasil signifikan secara statistik, dengan rata-rata penurunan nyeri dan disabilitas sebesar 42,2%.Latihan ini unggul dibandingkan intervensi lain, baik sebagai terapi tunggal maupun dalam kombinasi, serta efektif diterapkan pada berbagai kelompok usia, jenis kelamin, dan jenis pekerjaan.Karakteristik seperti usia produktif, pekerjaan dengan postur statis, serta kebiasaan kerja repetitif menjadi indikator kuat keberhasilan MNE.Sifatnya yang sederhana, tidak memerlukan alat khusus, dan mudah diintegrasikan dalam rutinitas kerja menjadikan MNE strategi rehabilitatif dan preventif yang praktis dan aplikatif untuk mengatasi nyeri leher di lingkungan kerja modern.

Berdasarkan hasil penelitian, MNE terbukti efektif dalam mengurangi nyeri leher pada pekerja. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas MNE pada kelompok usia tertentu, seperti lansia, dan juga pada jenis pekerjaan yang berbeda. Selain itu, studi komparatif antara MNE dengan intervensi lain, seperti latihan isometrik atau terapi pasif, dapat dilakukan untuk menentukan metode terbaik dalam menangani nyeri leher. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada pengembangan strategi implementasi MNE di lingkungan kerja, termasuk pelatihan dan edukasi bagi pekerja, serta evaluasi jangka panjang efektivitas MNE dalam mencegah dan mengurangi nyeri leher di tempat kerja.

Read online
File size367.6 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test