UWHSUWHS
Jurnal Fisioterapi dan RehabilitasiJurnal Fisioterapi dan RehabilitasiCoronary Artery Disease (CAD) merupakan bentuk penyakit jantung yang paling umum, yang disebabkan oleh perubahan pembuluh darah arteri yang mensuplai jantung. Kondisi CAD juga digunakan untuk menggambarkan berbagai gangguan klinis, salah satunya yaitu Non-ST-Elevation Myocardial Infarction (NSTEMI). Salah satu cara yang efektif dalam pengobatan CAD adalah dengan melakukan Coronary Artery Bypass Grafting (CABG). Fisioterapi sebagai bagian dari rehabilitasi jantung memiliki peran dalam penanganan pasien pre operasi dan post operasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran manajemen fisioterapi pre operasi CABG dengan kondisi CAD 3 VD NSTEMI. Studi ini merupakan laporan kasus yang diperoleh melalui autoanamnesis, alloanamnesis, dan pemeriksaan fisik. Pasien perempuan berusia 40 tahun menjalani fisioterapi. Hasil positif pada penurunan nyeri dada dan tingkat kecemasan. Laporan kasus ini menggambarkan presentasi klinis dan manajemen fisioterapi pre operasi dengan mempertimbangkan kondisi pasien seperti presentasi klinis pasien.
Laporan kasus ini menggambarkan presentasi klinis serta manajemen fisioterapi pre operatif CABG dengan kondisi CAD 3 VD NSTEMI.Pasien seorang perempuan dengan usia 40 tahun dengan keluhan nyeri dada.Program fisioterapi yang diberikan termasuk breathing exercise dengan teknik deep breathing, aktif dan pasif ROM exercise, ankle pump, serta pemberian edukasi kepada pasien sebelum menjalani operasi.Pemberian latihan atau dalam hal ini intervensi fisioterapi dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pasien seperti presentasi klinis pasien.
Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan dengan memberikan sesi fisioterapi yang menampilkan program pre operatif dan post operatif untuk melihat kondisi serta intervensi fisioterapi yang dapat memberikan efek yang lebih menguntungkan pada pasien. Selain itu, penelitian dapat fokus pada efek jangka panjang dari fisioterapi pre operasi terhadap pemulihan pasien pasca operasi CABG, serta bagaimana fisioterapi dapat membantu mengurangi komplikasi pasca operasi dan mempercepat proses pemulihan. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran fisioterapi dalam meningkatkan kualitas hidup pasien dengan CAD 3 VD NSTEMI, baik sebelum maupun setelah operasi.
| File size | 607.78 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UWHSUWHS Model isometric exercise yang dapat diberikan berupa isometric handgrip exercise, isometric wall squat, dan isometric leg exercise. Dosis latihan yangModel isometric exercise yang dapat diberikan berupa isometric handgrip exercise, isometric wall squat, dan isometric leg exercise. Dosis latihan yang
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Magang di Amerika juga mempersiapkan peserta untuk menghadapi tantangan global, seperti mengelola perbedaan budaya, pengambilan keputusan cepat, sertaMagang di Amerika juga mempersiapkan peserta untuk menghadapi tantangan global, seperti mengelola perbedaan budaya, pengambilan keputusan cepat, serta
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Laporan keuangan yang dihasilkan mudah dipahami oleh berbagai pihak. Selain itu, relevansi informasi tetap terjaga karena laporan disusun secara cepatLaporan keuangan yang dihasilkan mudah dipahami oleh berbagai pihak. Selain itu, relevansi informasi tetap terjaga karena laporan disusun secara cepat
UWHSUWHS Populasi pada penelitian ini adalah wanita berusia 45–55 tahun yang telah mengalami menopause dalam periode waktu 12 bulan. Instrumen penelitian iniPopulasi pada penelitian ini adalah wanita berusia 45–55 tahun yang telah mengalami menopause dalam periode waktu 12 bulan. Instrumen penelitian ini
ITKAITKA Distribusi frekuensi saturasi oksigen pada responden sebelum teknik clapping dari 50 responden diperoleh hasil nilai tendensi sentral sebelum (pretest)Distribusi frekuensi saturasi oksigen pada responden sebelum teknik clapping dari 50 responden diperoleh hasil nilai tendensi sentral sebelum (pretest)
UMSBUMSB Sampel penelitian adalah remaja putri yang belum menstruasi sebanyak 30 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh denganSampel penelitian adalah remaja putri yang belum menstruasi sebanyak 30 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh dengan
UMSBUMSB Metodologi: Metodologi penelitian desain penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyaiMetodologi: Metodologi penelitian desain penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai
UMSBUMSB Ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di masa pandemi Covid-19 dengan Nilai koefisienAda hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di masa pandemi Covid-19 dengan Nilai koefisien
Useful /
UWHSUWHS Resistensi (misalnya barbel atau thera-band) terhadap gerakan dinamis ekstremitas dapat ditambahkan untuk menantang stabilitas. Penerapan DNS bermanfaatResistensi (misalnya barbel atau thera-band) terhadap gerakan dinamis ekstremitas dapat ditambahkan untuk menantang stabilitas. Penerapan DNS bermanfaat
UWHSUWHS Metode penelitian kuantitatif pre-eksperimental study design metode one group pretest- posttest design. Teknik sampling menggunakan purposive sampling,Metode penelitian kuantitatif pre-eksperimental study design metode one group pretest- posttest design. Teknik sampling menggunakan purposive sampling,
UMSBUMSB Berdasarkan data, kecemasan ibu hamil pada trimester III dalam menghadapi persalinan sekitar 28,7% di Indonesia dan 4,97% di Provinsi Jawa Barat. TujuanBerdasarkan data, kecemasan ibu hamil pada trimester III dalam menghadapi persalinan sekitar 28,7% di Indonesia dan 4,97% di Provinsi Jawa Barat. Tujuan
UMSBUMSB Teknik pengambilan sampel adalah total sampling yang berjumlah 15 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kesiapan kader dan lembar observasi pengukuranTeknik pengambilan sampel adalah total sampling yang berjumlah 15 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kesiapan kader dan lembar observasi pengukuran