KWIKKIANGIEKWIKKIANGIE

Jurnal ManajemenJurnal Manajemen

Penelitian ini bertujuan mengembangkan portofolio saham yang optimal menggunakan metode indeks tunggal pada saham-saham yang terdaftar dalam Indeks LQ 45 pada periode 2018-2020. Penelitian ini juga bertujuan menghitung proporsi dana pada setiap saham, tingkat pengembalian, dan risiko dari portofolio yang terbentuk secara optimal. Metode indeks tunggal merupakan penyederhanaan dari model Markowitz. Berdasarkan pengamatan bahwa harga sekuritas berfluktuasi searah dengan indeks harga pasar, sehingga metode indeks tunggal tidak memerlukan banyak varian dan kovarian dalam menghitung risiko. Data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Yahoo Finance, OJK, dan IDX. Jumlah sampel yang diambil adalah 29 perusahaan menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pengolahan data menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi portofolio optimal yang berisi 3 saham dengan proporsi masing-masing saham, yaitu: ANTM (Aneka Tambang Tbk.) sebesar 61,20%, INCO (Vale Indonesia Tbk.) sebesar 18,15%, dan BBCA (Bank Central Asia Tbk.) sebesar 20,65%. Portofolio optimal yang terbentuk memiliki tingkat pengembalian sebesar 0,1397% dengan tingkat risiko yang ditanggung investor sebesar 0,07%. Penelitian selanjutnya diharapkan menggunakan periode penelitian yang lebih panjang dan juga dapat menggunakan metode portofolio optimal lainnya.

Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis, dapat disimpulkan bahwa terdapat 3 saham yang memenuhi kriteria portofolio optimal dari 29 sampel penelitian, yaitu ANTM (Aneka Tambang Tbk.), dan BBCA (Bank Central Asia Tbk.Proporsi dana yang dialokasikan pada masing-masing saham yang membentuk portofolio optimal adalah ANTM sebesar 61,20%, INCO sebesar 18,15%, dan BBCA sebesar 20,65%.Portofolio optimal saham LQ 45 diharapkan memiliki return sebesar 0,1397% dengan risiko total sebesar 0,07%.Portofolio optimal ini memberikan return dan risiko yang lebih baik dibandingkan return bebas risiko dan return pasar.Untuk investor dan penelitian selanjutnya, disarankan agar melakukan diversifikasi saham dalam investasi.Metode indeks tunggal dapat digunakan untuk menyederhanakan perhitungan portofolio tanpa menggunakan banyak varian dan kovarian, sehingga lebih sederhana dibandingkan metode Markowitz.Penelitian selanjutnya dapat menggunakan periode penelitian yang lebih panjang dan metode lain dalam menyusun portofolio optimal, sehingga investor dapat mengoptimalkan investasinya.

Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menggunakan periode penelitian yang lebih panjang, misalnya dengan memperpanjang rentang waktu hingga tahun 2022 atau 2023. Dengan periode yang lebih panjang, akan diperoleh data yang lebih representatif dan dapat memberikan gambaran yang lebih akurat tentang performa portofolio optimal. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi metode-metode lain dalam menyusun portofolio optimal, seperti metode Markowitz atau metode indeks ganda. Metode-metode ini dapat dibandingkan dengan metode indeks tunggal yang digunakan dalam penelitian ini, untuk melihat apakah ada perbedaan signifikan dalam hasil portofolio yang terbentuk. Penelitian juga dapat menganalisis dampak dari perubahan kondisi pasar, seperti pandemi COVID-19, terhadap performa portofolio optimal. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan wawasan tentang bagaimana portofolio optimal dapat beradaptasi dan menyesuaikan diri dalam berbagai kondisi pasar.

  1. PORTOFOLIO OPTIMAL INDEKS LQ 45 METODE INDEKS TUNGGAL | Jurnal Manajemen. portofolio optimal indeks lq... jurnal.kwikkiangie.ac.id/index.php/JM/article/view/319PORTOFOLIO OPTIMAL INDEKS LQ 45 METODE INDEKS TUNGGAL Jurnal Manajemen portofolio optimal indeks lq jurnal kwikkiangie ac index php JM article view 319
Read online
File size1.15 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test