UNIKUUNIKU

Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra IndonesiaFon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk deskripsi yang dianalisis dengan cara pandang teori Semiotika Charles Sanders Peirce. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data-data yang dimaksud tersebut berupa kata, frasa, atau klausa yang mengandung ikon, indeks, dan simbol dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini. Fokus dalam penelitian ini adalah analisis novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini dengan menggunakan kajian semiotika melalui deskripsi makna ikon, indeks, dan simbol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi, teknik baca, dan teknik catat. Analisis data yang akan dilakukan pada penelitian ini mengikuti tiga tahap, yaitu: reduksi data, penyajian data, penyimpulan dan verifikasi data. Hasil pada penelitian ini ditemukan bentuk ikon, indeks, dan simbol pada novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini dengan menggunakan kajian semiotika Charles Sanders Pierce. Pertama, bentuk ikon ditemukan tokoh Luh Sekar sebagai ikon perempuan ambisius, tokoh Telaga sebagai ikon perempuan keras, dan tokoh Sagra sebagai ikon perempuan yang tegas. Kedua, bentuk indeks ditemukan indeks penderitaan tokoh Luh Sekar dan indeks malangnya nasib tokoh Telaga. Ketiga, Simbol yang ditemukan dari penelitian ini adalah simbol budaya Bali.

Hasil dalam penelitian ini ditemukan bentuk ikon, indeks, dan simbol dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini dengan menggunakan kajian semiotika C.Ikon yang ditemukan dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini yaitu tokoh Luh Sekar sebagai ikon perempuan ambisius karena begitu banyak keinginannya yang harus terwujud apapun sanksinya.Tokoh Telaga sebagai ikon perempuan keras tergambar jelas dalam novel ketika prempuan itu sudah dewasa dia sangat membenci proses yang terjadi pada tubuh dan kehidupannya karena begitu banyak aturan-aturan yang harus dipatuhi sebagai wanita yang yang berdarah bangsawan.Tokoh Sagra sebagai ikon perempuan yang tegas karena perempuan tua itu merupakan putri bangsawan kaya, perempuan yang sangat mengagungkan nilai-nilai kebangsawanan.Indeks yang ditemukan dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini yaitu indeks penderitaan tokoh Sekar dan indeks malangnya nasib tokoh Telaga.Tokoh Sekar disebabkan dia menikah bersama lelaki yang berasal dari kasta Brahmana atau keturunan bangsawan.Indeks malangnya nasib tokoh Telaga tergambar setelah Telaga menikah bersama lelaki yang tidak sekasta yaitu laki-laki yang berasal dari kasta Sudra.Simbol yang ditemukan dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini adalah simbol budaya Bali.Simbol budaya Bali yang begitu banyak digunakan oleh pengarang dalam novel ini.Novel yang mengisahkan tentang kehidupan budaya Bali sehingga banyak menyuguhkan istilah-istilah masyarakat Bali, misalnya dari segi penggunaan bahasa sehari-hari, tempat, kata ganti orang, maupun perlengkapan upacara.Simbol tersebut memiliki makna tersendiri sehingga dapat menjadi pedoman hidup bagi masyarakat Bali.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih mendalam tentang ikon, indeks, dan simbol dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengkaji lebih lanjut tentang pengaruh budaya Bali dalam novel Tarian Bumi, terutama dalam hal penggunaan simbol-simbol budaya Bali yang ada dalam novel tersebut. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis karakter-karakter dalam novel Tarian Bumi, terutama karakter Luh Sekar, Telaga, dan Sagra, serta bagaimana mereka merepresentasikan ikon, indeks, dan simbol dalam novel tersebut.

Read online
File size231.39 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test