JURNALISTIQOMAHJURNALISTIQOMAH
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI)Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI)Limbah farmasi rumah tangga menjadi salah satu penyebab terjadinya pencemaran lingkungan. Tingginya angka kesakitan yang ada di Jawa Tengah sebesar 35.34% menjadikan banyak masyarakat yang melakukan praktik swamedika, sehingga swamedikasi dapat menjadi masalah untuk pengelolaan limbah rumah tangga, termasuk limbah farmasi rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan praktik pengelolaan limbah farmasi rumah tangga dengan rancangan penelitian cross sectional. Jumlah sampel sebesar 173 responden yang diperoleh menggunakan simpel random sampling, dengan pengambilan data secara langsung melalui wawancara. Hasil penelitian menyatakan terdapat hubungan antara pengetahuan (P=0,002) dan sikap (P=0,004) dengan praktik pengelolaan limbah farmasi rumah tangga di kampung Krabata. Sedangkan variabel usia (P=0,196), jenis kelamin (P=1,000), tingkat pendidikan (P=0,366), pekerjaan (P=0,943), penghasilan (P=1,000), sumber informasi (P=0,620), sarana prasarana (P=0,157) tidak berhubungan dengan praktik pengelolaan limbah farmasi rumah tangga di Kampung Krabatan. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan praktik pengelolaan limbah farmasi rumah tangga. Dengan hal tersebut diharapkan masyarakat aktif mengikuti kegiatan pengelolaan lingkungan dan bersosialisasi untuk bisa saling bertukar informasi.
Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan (P=0,002) dan sikap (P=0,004) dengan praktik pengelolaan limbah farmasi rumah tangga di kampung Krabatan.Sedangkan variabel usia (P=0,196), jenis kelamin (P=1,000), tingkat pendidikan (P=0,366), pekerjaan (P=0,943), penghasilan (P=1,000), sumber informasi (P=0,620), sarana prasarana (P=0,157) tidak berhubungan dengan praktik pengelolaan limbah farmasi rumah tangga di Kampung Krabatan.Penelitian ini hanya memfokuskan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan praktik pengelolaan limbah farmasi rumah tangga, namun tidak diketahui pengelolaan limbah farmasi yang dilakukan oleh setiap rumah tangga.
Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai praktik pengelolaan limbah farmasi yang sesungguhnya terjadi di masyarakat dengan menjawab pertanyaan bagaimana bentuk dan proses pengelolaan limbah farmasi yang dilakukan oleh rumah tangga dari mulai penyimpanan hingga pembuangan akhir. Selain itu, perlu diteliti faktor-faktor penghambat utama yang membuat masyarakat yang sebenarnya sudah memiliki pengetahuan dan sikap baik, tetap tidak menerapkan cara pembuangan limbah yang benar dalam kehidupan sehari-hari, misalnya terkait keterbatasan waktu atau kurangnya fasilitas yang praktis. Terakhir, sangat penting untuk meneliti peran strategis yang dapat dimainkan oleh fasilitas pelayanan kesehatan dalam mengatasi masalah ini, seperti mengembangkan model bagaimana apotek atau puskesmas dapat secara aktif memberikan edukasi dan menyediakan program pengembalian obat tidak terpakai. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat ditemukan solusi sistem yang lebih komprehensif, yang tidak hanya bergantung pada kesadaran individu tetapi juga didukung oleh kebijakan dan infrastruktur dari sektor kesehatan itu sendiri.
- Assessment of knowledge, attitude, and practice of disposing and storing unused and expired medicines... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0272635Assessment of knowledge attitude and practice of disposing and storing unused and expired medicines journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0272635
- Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Terhadap Perilaku Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Perdesaan di Provinsi... doi.org/10.24036/jkep.v2i1.8861Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Terhadap Perilaku Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Perdesaan di Provinsi doi 10 24036 jkep v2i1 8861
- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA BERBASIS MASYARAKAT DI KAWASAN BANK SAMPAH... ojs.fdk.ac.id/index.php/humancare/article/view/503FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA BERBASIS MASYARAKAT DI KAWASAN BANK SAMPAH ojs fdk ac index php humancare article view 503
- Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Pengetahuan Masyarakat dalam Mengelola Obat Sisa, Obat Rusak dan... jurnal.ugm.ac.id/jmpf/article/view/58708Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Pengetahuan Masyarakat dalam Mengelola Obat Sisa Obat Rusak dan jurnal ugm ac jmpf article view 58708
| File size | 289.83 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Program dilaksanakan menggunakan metode knowledge transfer dan technology transfer (TT) melalui tahapan identifikasi masalah, pelatihan, pendampingan,Program dilaksanakan menggunakan metode knowledge transfer dan technology transfer (TT) melalui tahapan identifikasi masalah, pelatihan, pendampingan,
UNPARUNPAR Kedua kerangka kerja tersebut dapat berfungsi sebagai dasar untuk berpikir bahwa baik negara pengirim maupun penerima dapat mengambil peluang signifikan.Kedua kerangka kerja tersebut dapat berfungsi sebagai dasar untuk berpikir bahwa baik negara pengirim maupun penerima dapat mengambil peluang signifikan.
KEMENSOSKEMENSOS Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Lokasi penelitian di Desa Hulaan Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik.Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Lokasi penelitian di Desa Hulaan Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik.
NASIONALNASIONAL Program ini berpotensi direplikasi di wilayah lain yang memiliki karakteristik serupa. Program pendampingan budidaya hortikultura meningkatkan kapasitasProgram ini berpotensi direplikasi di wilayah lain yang memiliki karakteristik serupa. Program pendampingan budidaya hortikultura meningkatkan kapasitas
STKIP PERSADASTKIP PERSADA Kemakmuran masyarakat diukur melalui lima indikator yang ditetapkan oleh Badan Pusat Statistik, yaitu kesehatan, pendidikan, konsumsi, perumahan, dan kondisiKemakmuran masyarakat diukur melalui lima indikator yang ditetapkan oleh Badan Pusat Statistik, yaitu kesehatan, pendidikan, konsumsi, perumahan, dan kondisi
KEMENSOSKEMENSOS Proses konversi kapital sosial ke ekonomi terjadi melalui jaringan sosial yang memfasilitasi akses bantuan, pemasaran, dan pelatihan keterampilan. KonversiProses konversi kapital sosial ke ekonomi terjadi melalui jaringan sosial yang memfasilitasi akses bantuan, pemasaran, dan pelatihan keterampilan. Konversi
UNILAUNILA Modal fisik dan modal sosial di kedua desa tidak berbeda signifikan, sehingga tidak berpengaruh berbeda terhadap ketahanan masyarakat. Aset penghidupanModal fisik dan modal sosial di kedua desa tidak berbeda signifikan, sehingga tidak berpengaruh berbeda terhadap ketahanan masyarakat. Aset penghidupan
UMAUMA Selain itu perlu mengadakan uji coba melalui percontohan dengan skala kecil yang perlu terus menerus dievaluasi, sebelum program ini dijalankan secaraSelain itu perlu mengadakan uji coba melalui percontohan dengan skala kecil yang perlu terus menerus dievaluasi, sebelum program ini dijalankan secara
Useful /
UNIMAUNIMA Singkatnya, 59% teks bacaan dengan panjang minimal 150 kata yang dipilih untuk digunakan dalam buku teks EFL Pathway to English yang diterbitkan oleh PenerbitSingkatnya, 59% teks bacaan dengan panjang minimal 150 kata yang dipilih untuk digunakan dalam buku teks EFL Pathway to English yang diterbitkan oleh Penerbit
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Pelaksanaan pelatihan menyikat gigi terstruktur di TK Kristen Anugerah Jakarta terbukti efektif dalam meningkatkan kebiasaan kebersihan mulut anak pra‑sekolahPelaksanaan pelatihan menyikat gigi terstruktur di TK Kristen Anugerah Jakarta terbukti efektif dalam meningkatkan kebiasaan kebersihan mulut anak pra‑sekolah
UNIMAUNIMA Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan Word Cards mampu meningkatkan kosakata siswa. Siswa di SMP NEGERI 6 KAKAS pada tahun akademikTujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan Word Cards mampu meningkatkan kosakata siswa. Siswa di SMP NEGERI 6 KAKAS pada tahun akademik
UNILAUNILA Penjarangan hutan merupakan penebangan parsial untuk memperlebar jarak tanam atau mengurangi jumlah pohon, yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembanganPenjarangan hutan merupakan penebangan parsial untuk memperlebar jarak tanam atau mengurangi jumlah pohon, yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan