UKWMUKWM

Journal of Entrepreneurial StudiesJournal of Entrepreneurial Studies

Minuman kesehatan semakin digemari oleh masyarakat, hal ini didorong karena masyarakat yang semakin memiliki kesadaran akan kesehatan sehingga memiliki orientasi terhadap kesehatan. Penelitan ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh Interest in Healthy Drink, Self Efficacy, Health Orientation terhadap Purchase Intention pada produk minuman kesehatan baru yang dikembangkan oleh sebuah bisnis rintisan bernama Nutribit. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel dari penelitian ini adalah 169 orang yang tinggal di kota Surabaya dan Sidoarjo, berusia 18 - 65 tahun, dan belum pernah membeli produk Nutribit. Pengumpulan data dilakukan melalui Google form. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan regresi liner berganda dengan software IBM SPSS Statistic 26. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Interest in Healthy Drink berpengaruh positif dan signifikan terhadap Purchase Intention diterima, sedangkan Self Efficacy dan Health Orientation berpengaruh positif dan signifikan terhadap Purchase Intention ditolak.

Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Interest in Healthy Drink adalah variabel yang paling mempengaruhi Purchase Intention, sehingga penting bagi Nutribit sebagai merek baru di pasar produk kesehatan untuk mempelajari persepsi tentang ketertarikan konsumen terhadap produk minuman kesehatan secara lebih lanjut.Melalui hasil penelitian ini, menarik untuk dicermati bahwa mayoritas responden berusia 18-26 tahun.Pada kelompok usia tersebut orang cenderung belum memikirkan kondisi kesehatan dan riwayat penyakit.Berdasarkan hasil penelitian ini, minat beli dipengaruhi oleh ketertarikan dalam takaran persepsioanl dan bersumber dari dalam diri.Melihat begitu maraknya merek minuman kesehatan kekinian di Indonesia, baik yang berfungsi sebagai pelangsing, detox, pencegahan asam lambung, dan lain-lain maka merek-merek baru ini harus bersaing untuk menanmkan kemenarikan didalam pikiran konsumen.Merek-merek minuman kesehatan baru, dituntut menciptakan dorongan dan motivasi bagi konsumen pada usia 18-26 alih-alih mengkondisikan konsumen dengan persepsi akan resiko dampak kesehatan yang konsumen terima bila tidak mengkonsumis produk-produk kesehatan.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan menambahkan variabel-variabel lain yang mungkin dapat mempengaruhi minat beli pada produk minuman kesehatan. Selain itu, dapat membedakan bagaimana variabel-variabel dalam penelitian ini bila dibedakan berdasarkan usia, ras, gender, dan sebagainya. Penelitian ini tidak luput dari kekurangan ataupun kesalahan, namun diharapkan dapat dijadikan bahan perbandingan dan pengembangan bagi peneliti selanjutnya dengan topik serupa.

Read online
File size302.87 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test