SHARIAJOURNALS UINJAMBISHARIAJOURNALS UINJAMBI

NALAR FIQH: Jurnal Hukum IslamNALAR FIQH: Jurnal Hukum Islam

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hukum yang mengutamakan sedekah dibandingkan pelaksanaan qurban selama pandemi Covid‑19. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis, yaitu proses mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menafsirkan ketersediaan penelitian yang relevan dengan perumusan masalah. Analisis data dilakukan secara deskriptif‑kualitatif melalui tahapan reduksi data (pengelompokan prinsip fiqh, pandangan ulama, dan implementasi lapangan) serta tampilan data (penyusunan kerangka tematik seperti argumen syariah, fatwa ulama, dan pelaksanaan di masyarakat selama pandemi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandemi menimbulkan masalah ekonomi, sehingga Muslim yang mampu menyembelih hewan dianjurkan untuk memberikan sedekah berupa uang sesuai dengan rekomendasi fatwa Muhammadiyah.

Alms merupakan pemberian sukarela seorang Muslim kepada orang lain, dengan dasar hukum yang dapat menjadi wajib apabila terdapat niat khusus.Sedangkan penyembelihan qurban tidak dapat digantikan dengan uang, karena sifatnya sunnah muakkad yang berbeda dengan zakat fitrah.Menurut fatwa Muhammadiyah, selama pandemi Covid‑19 yang menimbulkan masalah sosial‑ekonomi, memberi sedekah menjadi pilihan yang lebih diprioritaskan, namun jika individu mampu melaksanakan kedua ibadah tersebut, keduanya dianjurkan untuk dilakukan secara bersamaan.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana persepsi masyarakat Muslim terhadap pilihan antara sedekah dan qurban pada situasi krisis ekonomi pasca‑pandemi, dengan menggunakan survei kuantitatif untuk mengukur faktor‑faktor yang memengaruhi keputusan mereka. Selain itu, kajian komparatif antara fatwa organisasi keagamaan berbeda, seperti Muhammadiyah dan Majelis Ulama Indonesia, dapat memperjelas variasi interpretasi hukum yang memengaruhi praktik sedekah dan qurban, sehingga dapat dilakukan analisis isi dokumen dan wawancara dengan para ulama. Selanjutnya, penelitian tindakan terapan dapat menguji efektivitas program pendampingan keuangan yang menggabungkan qurban berbasis tau‑kil dengan distribusi sedekah berbentuk uang tunai, guna menilai dampak sosial‑ekonomi bagi kelompok rentan di daerah terpencil. Penelitian kualitatif berbasis studi kasus pada masjid‑masjid yang telah menerapkan model tau‑kil dapat menggali tantangan operasional serta persepsi jamaah terhadap keabsahan qurban simbologi tradisional dibandingkan dengan bentuk sedekah uang. Akhirnya, evaluasi jangka panjang terhadap dampak psikologis penerima bantuan, baik berupa daging qurban maupun dana tunai, dapat membantu merumuskan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan kemanusiaan di masa krisis.

  1. The Law of Prioritizes Alms Over Qurban Worship During The Covid-19 Pandemic | NALAR FIQH: Jurnal Hukum... shariajournals-uinjambi.ac.id/index.php/nalarfiqh/article/view/1310The Law of Prioritizes Alms Over Qurban Worship During The Covid 19 Pandemic NALAR FIQH Jurnal Hukum shariajournals uinjambi ac index php nalarfiqh article view 1310
Read online
File size463.28 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test