IAINIAIN

Journal Of Biology EducationJournal Of Biology Education

Pada abad ke-21, pendidikan tidak hanya menekankan akuisisi pengetahuan tetapi juga pengembangan keterampilan esensial seperti komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi efek model Problem-Based Learning (PBL) yang terintegrasi dengan teknik Gallery Walk terhadap keterampilan komunikasi siswa. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental satu kelompok dengan desain pretest–posttest yang melibatkan 30 siswa kelas tujuh (15 laki-laki dan 15 perempuan) dari sebuah SMP di Bandung, Indonesia. Partisipan dipilih melalui sampling convenience berdasarkan ketersediaan kelas. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Communication Skill Scale (CSS) dan dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk, uji t berpasangan, serta skor N‑Gain. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan komunikasi siswa dari rata‑rata pretest sebesar 67 % menjadi rata‑rata posttest sebesar 70 %. Hasil uji t berpasangan (p = 0,006 < 0,05) mengindikasikan perbedaan yang signifikan secara statistik, sementara skor N‑Gain keseluruhan (0,08) berada dalam kategori rendah. Temuan ini menyiratkan bahwa model PBL dengan Gallery Walk berpengaruh positif terhadap keterampilan komunikasi siswa, meskipun peningkatannya terbatas pada durasi intervensi yang singkat. Secara keseluruhan, model PBL dengan Gallery Walk menunjukkan potensi sebagai alternatif pembelajaran untuk mendukung pengembangan keterampilan komunikasi siswa dalam pendidikan ilmu pengetahuan.

Implementasi model Problem-Based Learning dengan Gallery Walk terbukti meningkatkan keterampilan komunikasi siswa, yang tercermin dari kenaikan nilai pretest‑posttest dari 67 % menjadi 70 % serta hasil uji t berpasangan yang signifikan (p = 0,006).Meskipun skor N‑Gain secara keseluruhan berada pada kategori rendah, respon terbuka siswa menunjukkan peningkatan dalam berbicara di depan umum, partisipasi diskusi, dan kemampuan bertanya‑menjawab.Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambah kelompok kontrol, memperpanjang durasi intervensi, serta memperluas sampel, dengan mempertimbangkan desain Classroom Action Research untuk siklus intervensi yang berkelanjutan.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efek jangka panjang model Problem‑Based Learning yang dipadukan dengan teknik Gallery Walk terhadap keterampilan komunikasi siswa dengan menggunakan desain Classroom Action Research yang mencakup beberapa siklus intervensi selama satu semester penuh, sehingga perubahan dapat dipantau secara berkelanjutan dan mendalam. Selanjutnya, perlu dilakukan perbandingan antara pendekatan PBL   Gallery Walk dengan strategi pembelajaran aktif lain seperti Cooperative Learning atau Inquiry‑Based Learning untuk menentukan strategi mana yang paling efektif dalam meningkatkan empat dimensi komunikasi: kompetensi, kepercayaan diri, bahasa tubuh, dan dignifikasi. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki peran kualitas fasilitasi guru—misalnya tingkat pelatihan, kemampuan memandu diskusi, dan pemberian umpan balik—dalam memediasi pengaruh PBL   Gallery Walk, dengan menguji sampel siswa dari berbagai jenis sekolah (negeri, swasta, dan daerah terpencil) untuk memperluas generalisasi temuan. Dengan menggabungkan tiga fokus tersebut, studi selanjutnya diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang lebih kuat serta pedoman praktis bagi pendidik dalam mengimplementasikan model pembelajaran yang mendukung komunikasi efektif di lingkungan sekolah.

Read online
File size292.82 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test