BALIPROVBALIPROV
Jurnal Bali Membangun BaliJurnal Bali Membangun BaliTujuan: Tari Baris Sesandaran diciptakan sebagai wahana dalam mengembangkan pendidikan karakter. Metode penelitian: Metode penciptaan dilalui dengan tiga langkah yaitu penjajagan, percobaan, dan pembentukan yang masih tetap berpijak pada unsur pokok tari Bali seperti agem, tandang, tangkis, dan tangkep. Struktur garapan terdiri atas pepeson, pengawit, pengawak, pengecet, dan pekaad. Hasil dan pembahasan: Tari Baris Sesandaran adalah sebuah karya cipta baru yang terinspirasi dari kesenian Barong Landung dari Banjar Kaliungu Kelod Denpasar yang sudah tersimpan selama 17 tahun. Tarian ini bertemakan religius, lebih mengedepankan ekspresi kehendak, dibawakan oleh 8 orang penari laki‑laki membawa properti dupa, menari sambil diselingi dengan melantunkan tembang secara bersama dan saling bersahutan sebagai identitas pada kesenian Barong Landung. Tembang saling bersahutan ini disebut Sesandaran. Implikasi: Tari Baris Sesandaran mampu menunjukkan sebagai wahana dalam mengembangkan pendidikan karakter dan sebagai pengembangan kesenian Barong Landung dalam bentuk tari kreasi bebarisan hingga mampu terwariskan kepada generasi berikutnya.
Tari Baris Sesandaran merupakan tarian baris kreatif yang terinspirasi dari seni Barong Landung Banjar Kaliungu Kelod Denpasar, dengan tema religius dan dipentaskan oleh delapan penari laki‑laki mengiringi gamelan Bebonangan dan Batel selama sekitar sepuluh menit.Gerakan tarian tetap berlandaskan standar tari tradisional Bali dan tersusun dalam lima bagian (pepeson, pengawit, pengawak, pengecet, pekaad) serta kostum dominan hitam‑putih‑coklat yang menonjolkan nuansa keagamaan, sedangkan properti utama berupa dupa yang dihiasi daun kelapa.Tarian ini tidak hanya berfungsi sebagai kreasi tari, melainkan juga sebagai media pendidikan karakter melalui nilai‑nilai pendidikan agama, tanggung jawab, toleransi, kesopanan, dan etika, yang diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kepercayaan diri masyarakat.
Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak penayangan Tari Baris Sesandaran terhadap peningkatan nilai karakter siswa di sekolah menengah dengan menggunakan desain kuantitatif longitudinal, sehingga dapat mengukur perubahan sikap dan perilaku secara objektif. Selain itu, studi eksploratif tentang adaptasi Tari Baris Sesandaran yang melibatkan penari wanita dan peserta dari rentang usia yang lebih luas dapat memperkaya pemahaman tentang fleksibilitas struktur koreografi serta memperluas jangkauan sosial budaya tarian tersebut. Selanjutnya, penelitian interdisipliner yang mengintegrasikan teknologi digital seperti realitas virtual atau augmentasi dapat meneliti efektivitas penggunaan media tersebut dalam proses pembelajaran Tari Baris Sesandaran, terutama untuk memperluas akses dan melestarikan warisan budaya kepada generasi digital masa depan.
| File size | 502.61 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
ILININSTITUTEILININSTITUTE Peserta: 14 kader kesehatan dan 60 ibu bayi dan balita di Desa Lahakaba, Kecamatan Telutih, Maluku Tengah. Hasil: menunjukkan adanya peningkatan pengetahuanPeserta: 14 kader kesehatan dan 60 ibu bayi dan balita di Desa Lahakaba, Kecamatan Telutih, Maluku Tengah. Hasil: menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan
SORATEKNOSORATEKNO Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasiAnalisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Metode yang digunakan berupa observasi, wawancara, dan survei sebelum serta setelah keterlibatan dalam kegiatan tari. Hasil menunjukkan bahwa keterlibatanMetode yang digunakan berupa observasi, wawancara, dan survei sebelum serta setelah keterlibatan dalam kegiatan tari. Hasil menunjukkan bahwa keterlibatan
SAINTEKMUSAINTEKMU Hasil penelitian berupa sistem informasi yang dapat membantu administrasi di Pondok Pesantren Tahfidz Darul Munir, sehingga pengelolaan informasi akademikHasil penelitian berupa sistem informasi yang dapat membantu administrasi di Pondok Pesantren Tahfidz Darul Munir, sehingga pengelolaan informasi akademik
BALIPROVBALIPROV Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan studi literatur dengan menyajikan data dan informasi eksisting kawasanMetode penelitian: Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan studi literatur dengan menyajikan data dan informasi eksisting kawasan
BALIPROVBALIPROV Salah satu langkah yang dapat diambil adalah mengidentifikasi barang-barang yang sering mengalami kenaikan harga drastis saat hari raya dan menetapkanSalah satu langkah yang dapat diambil adalah mengidentifikasi barang-barang yang sering mengalami kenaikan harga drastis saat hari raya dan menetapkan
UAIUAI Pembelajaran tari Bedug Warnane pada anak usia 3-6 tahun di Sanggar Bina Seni Tari Raksa Budaya dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan perencanaan,Pembelajaran tari Bedug Warnane pada anak usia 3-6 tahun di Sanggar Bina Seni Tari Raksa Budaya dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan perencanaan,
169169 Karya ini diharapkan menjadi solusi alternatif. Kajian ini menggunakan teori Alternatif Media dari Chris Atton (2002) dan metode 4P sebagai fase inovasi.Karya ini diharapkan menjadi solusi alternatif. Kajian ini menggunakan teori Alternatif Media dari Chris Atton (2002) dan metode 4P sebagai fase inovasi.
Useful /
POLTEKKESJAMBIPOLTEKKESJAMBI Penelitian ini menunjukkan bahwa biskuit Fishbean secara signifikan meningkatkan asupan energi, protein, lemak, dan berat badan menurut usia pada anak-anakPenelitian ini menunjukkan bahwa biskuit Fishbean secara signifikan meningkatkan asupan energi, protein, lemak, dan berat badan menurut usia pada anak-anak
UNUBLITARUNUBLITAR Partisipan berjumlah lima orang yang merupakan wanita dewasa awal yang belum menikah dan berusia 20-25 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapatPartisipan berjumlah lima orang yang merupakan wanita dewasa awal yang belum menikah dan berusia 20-25 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat
BALIPROVBALIPROV Posisi saat ini Desa Mengesta sebagai desa wisata sesuai dengan teori yang diajukan Butler (1980), yaitu berada pada fase keterlibatan yang memiliki beberapaPosisi saat ini Desa Mengesta sebagai desa wisata sesuai dengan teori yang diajukan Butler (1980), yaitu berada pada fase keterlibatan yang memiliki beberapa
169169 Pertunjukan Ubrug kolaboratif menghadirkan gaya dan bentuk baru melalui naskah lakon bergenre tragedi, struktur dramatik Aristotelian, dan penerapan komposisiPertunjukan Ubrug kolaboratif menghadirkan gaya dan bentuk baru melalui naskah lakon bergenre tragedi, struktur dramatik Aristotelian, dan penerapan komposisi