169169

PANTUN: Jurnal Ilmiah Seni BudayaPANTUN: Jurnal Ilmiah Seni Budaya

Inovasi adalah sebuah langkah strategis yang dilakukan untuk memodernkan Ubrug. Model inovasi yang dilakukan adalah berkolaborasi dengan disiplin ilmu seni lain. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah mendeskripsikan elemen-elemen inovasi dalam pertunjukan Ubrug, dan menganalisis hasil perekayasaan pertunjukan Ubrug. Inovasi dilakukan dengan menerapkan teknik defamiliarisasi karakter serta komposisi tanda dalam pertunjukan dan analisis karya dilakukan menggunakan teori asas ciri bentuk estetik De Witt H parker. Teknik yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah dengan melakukan kajian pustaka terhadap artikel atau jurnal yang berkaitan dengan Ubrug serta menerapkan konsep estetika seni pertunjukan terhadap pertunjukan Ubrug. Sementara metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan apresiasi pertunjukan Ubrug. Elemen inovasi yang disajikan terdeskripsikan dengan sangat baik sehingga elemen-elemen tersebut tersaji dengan harmoni, menghasilkan sebuah pertunjukan Ubrug yang inovatif sebagai hasil dari perekayasaan seni pertunjukan.

Pertunjukan Ubrug kolaboratif menghadirkan gaya dan bentuk baru melalui naskah lakon bergenre tragedi, struktur dramatik Aristotelian, dan penerapan komposisi tanda.Elemen-elemen inovasi ini saling melengkapi dan memperkuat, menciptakan keutuhan artistik.Perekayasaan melalui kolaborasi merupakan langkah strategis untuk mengembangkan potensi seni tradisional, menghasilkan inovasi yang mendukung terciptanya pertunjukan Ubrug yang adaptif dan estetis.

Berdasarkan keterbatasan penelitian dan saran penelitian lanjutan yang telah ada, beberapa ide penelitian baru dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan teknologi digital dalam pelestarian dan pengembangan Ubrug, termasuk potensi penggunaan platform virtual reality atau augmented reality untuk menciptakan pengalaman pertunjukan yang lebih imersif. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan seni pertunjukan tradisional lain di Indonesia untuk mengidentifikasi praktik inovasi serupa dan berbagi pengalaman. Ketiga, penelitian mendalam mengenai penerimaan masyarakat terhadap inovasi dalam Ubrug, termasuk preferensi mereka terhadap elemen-elemen tradisional dan modern, dapat memberikan wawasan berharga bagi seniman dan pembuat kebijakan. Penelitian ini dapat menggunakan metode kualitatif seperti wawancara mendalam dan focus group discussion untuk menggali persepsi dan harapan masyarakat. Dengan demikian, pengembangan Ubrug dapat lebih responsif terhadap kebutuhan dan minat audiens, memastikan keberlanjutan seni pertunjukan ini di masa depan.

Read online
File size763.26 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test