ADPETIKISINDOADPETIKISINDO

Moderation | Journal of Islamic Studies ReviewModeration | Journal of Islamic Studies Review

Konsep syukur dalam studi agama sangat ditekankan, bahkan menjadi bidang dakwah dan bagian dari praktik kehidupan. Namun dalam konteks pendidikan, pengembangan konsep syukur belum banyak dilakukan, terutama ekskavasi hukum dengan perspektif Al-Quran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan data primer berupa ayat-ayat Al-Quran sebagai objek penelitian, dan data sekunder dari literatur seperti buku Insights of the Quran oleh M. Quraish Shihab serta referensi ilmiah lainnya. Temuan menunjukkan bahwa pendidikan syukur berperan penting dalam mengaktualisasi potensi manusia sebagai bentuk syukur kepada Allah, dengan konsekuensi peningkatan nikmat atau azab tergantung perilaku bersyukur atau kufur.

Syukur memiliki peran utama dalam pendidikan Islam sebagai bentuk aktualisasi potensi yang diberikan Allah.Al-Quran menekankan pentingnya syukur dengan hikmah seperti peningkatan nikmat dan penghindaran azab.Pendidikan harus meneladani sifat syukur Allah dalam mendidik, serta peserta didik wajib mengembangkan potensi sesuai ajaran Islam.

Pertama, perlu diteliti kerangka hukum syukur dalam Islam untuk mengidentifikasi keterkaitan antara syukur dan kewajiban ibadah. Kedua, membandingkan model pendidikan syukur di berbagai mazhab atau lembaga pendidikan Islam bisa mengungkap perbedaan implementasinya. Ketiga, studi tentang peran syukur dalam pendidikan karakter di era digital akan membantu menyesuaikan nilai syukur dengan tantangan modern.

Read online
File size463.83 KB
Pages14
Short Linkhttps://juris.id/p-1zS
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test