UNSURUNSUR

AGROSCIENCEAGROSCIENCE

Bawang merah (Allium cepa L.) merupakan komoditas hortikultura strategis yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan. Salah satu permasalahan dalam usahatani bawang merah adalah ketergantungan petani terhadap benih dari luar daerah, sehingga kemandirian benih menjadi aspek penting untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dimensi motivasi petani yang terdiri dari kebutuhan akan prestasi, kebutuhan berhubungan sosial, dan kebutuhan akan kekuasaan atau memengaruhi terhadap kemandirian benih bawang merah di Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri. Penelitian ini dilaksanakan pada November 2025 hingga Maret 2026 dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode survei. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling dengan jumlah responden sebanyak 44 petani. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan dimensi motivasi petani berpengaruh signifikan terhadap kemandirian benih bawang merah. Secara parsial, motivasi kebutuhan berhubungan sosial dan kebutuhan akan kekuasaan berpengaruh signifikan, sedangkan motivasi kebutuhan akan prestasi tidak berpengaruh signifikan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,626 menunjukkan bahwa 62,6% variasi kemandirian benih dapat dijelaskan oleh variabel motivasi petani. Dengan demikian, motivasi kebutuhan petani akan berhubungan sosial dan motivasi petani akan kekuasaan atau memengaruhi memiliki peran penting dalam mendukung kemandirian benih bawang merah.

Dimensi motivasi petani secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kemandirian benih bawang merah di Kalurahan Selopamioro.Secara parsial, motivasi kebutuhan akan berhubungan sosial dan kebutuhan akan kekuasaan berpengaruh signifikan, sedangkan motivasi kebutuhan akan prestasi tidak berpengaruh signifikan.Oleh karena itu, penguatan kapasitas kelompok tani, peningkatan penyuluhan, dan pengembangan kepemimpinan petani diperlukan untuk mendukung sistem perbenihan yang mandiri dan berkelanjutan.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh tingkat pendidikan dan pelatihan petani terhadap kemandirian benih bawang merah, sehingga dapat dipahami bagaimana peningkatan kapasitas pengetahuan memediasi motivasi sosial dan kekuasaan. Selain itu, studi longitudinal yang melibatkan beberapa siklus tanam dapat menilai keberlanjutan kemandirian benih serta dampaknya terhadap produktivitas dan ketahanan pangan di wilayah tersebut. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran platform digital dalam memperkuat motivasi berhubungan sosial petani, misalnya dengan menguji sejauh mana pertukaran informasi online meningkatkan adopsi praktik perbenihan mandiri.

  1. Alamat Berpindah. alamat berpindah perhatian ejournal bappeda jatengprov go beralih domain silakan simpan... doi.org/10.36762/jurnaljateng.v19i2.926Alamat Berpindah alamat berpindah perhatian ejournal bappeda jatengprov go beralih domain silakan simpan doi 10 36762 jurnaljateng v19i2 926
  2. KELAYAKAN USAHATANI PADI PADA AREAL SEKOLAH LAPANG PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU DI KECAMATAN SAKRA BARAT... jurnal.unsur.ac.id/index.php/agroscience/article/view/5973KELAYAKAN USAHATANI PADI PADA AREAL SEKOLAH LAPANG PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU DI KECAMATAN SAKRA BARAT jurnal unsur ac index php agroscience article view 5973
  3. PENGARUH KEBUTUHAN PRESTASI, KEBUTUHAN AFILIASI DAN KEBUTUHAN KEKUASAAN TERHADAP SEMANGAT KERJA DOSEN... doi.org/10.52353/ama.v10i1.145PENGARUH KEBUTUHAN PRESTASI KEBUTUHAN AFILIASI DAN KEBUTUHAN KEKUASAAN TERHADAP SEMANGAT KERJA DOSEN doi 10 52353 ama v10i1 145
  4. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian. farmer independence avocado farm developmen jurnal sosial ekonomi pertanian... doi.org/10.20956/jsep.v20i2.35631Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian farmer independence avocado farm developmen jurnal sosial ekonomi pertanian doi 10 20956 jsep v20i2 35631
Read online
File size336.76 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test