IISTRIISTR
BSTBSTTujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki mekanisme penguraian sampah plastik oleh berbagai mikroorganisme, termasuk bakteri, cendawan, dan ulat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme penguraian plastik melibatkan berbagai strategi biokimia dan enzimatik yang berbeda pada setiap mikroorganisme. Bakteri seperti Ideonella sakaiensis 201-F6 memiliki enzim PETase yang mampu mengurai plastik PET menjadi senyawa monomer yang lebih sederhana. Cendawan seperti Trichoderma viride dan Aspergillus nomius juga memiliki enzim ekstraseluler dan kemampuan untuk mengurai berbagai jenis plastik. Sementara itu, ulat Galleria mellonella dan larva Tenebrio molitor menggunakan mekanisme pencernaan yang melibatkan enzim dan kerjasama dengan bakteri dalam sistem pencernaan mereka. Ulat G. mellonella memakan plastik polyethylene (PE) yang mirip dengan struktur karbon lilin lebah yang menjadi sumber makanan alaminya, sementara larva T. molitor memakan plastik polystyrene (PS) dan menghasilkan enzim serta bakteri dalam sistem pencernaannya untuk menguraikan styrofoam menjadi senyawa organik yang lebih sederhana. Mekanisme penguraian sampah plastik oleh mikroorganisme masih dalam tahap penelitian yang terus berkembang, dan masih banyak hal yang perlu dipahami dengan lebih mendalam. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi enzim, jalur metabolic, dan mekanisme detil lainnya yang terlibat dalam penguraian sampah plastik oleh mikroorganisme. Penemuan lebih lanjut tentang mekanisme ini dapat berpotensi menjadi sumber inspirasi untuk pengembangan teknologi bioteknologi yang dapat membantu mengurangi masalah sampah plastik.
Berbagai mikroorganisme—bakteri, cendawan, dan ulat—menguraikan plastik melalui strategi biokimia dan enzimatik yang berbeda, seperti PETase pada Ideonella sakaiensis untuk plastik PET, serta enzim ekstraseluler pada Trichoderma viride dan Aspergillus nomius.Ulat Galleria mellonella dan larva Tenebrio molitor juga dapat mencerna plastik PE dan PS dengan bantuan enzim serta bakteri simbiotik dalam sistem pencernaan mereka.Karena mekanisme ini masih belum sepenuhnya dipahami, diperlukan penelitian lanjutan untuk mengidentifikasi enzim, jalur metabolik, dan detail mekanisme yang dapat dioptimalkan menjadi teknologi bioteknologi untuk mengurangi sampah plastik.
Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi kondisi optimal seperti pH, suhu, dan kecepatan pengadukan untuk meningkatkan aktivitas enzim PETase yang diproduksi oleh Ideonella sakaiensis pada skala industri, sehingga proses dekomposisi PET menjadi lebih efisien dan ekonomis. Selain itu, studi kolaboratif antara jamur penghasil enzim ekstraseluler (misalnya Trichoderma viride) dan bakteri pengurai (misalnya Pseudomonas spp.) dapat diadakan untuk mengidentifikasi sinergi biologis yang mempercepat degradasi low‑density polyethylene (LDPE) serta mengurangi kebutuhan bahan kimia tambahan. Selanjutnya, uji coba lapangan yang melibatkan ulat Galleria mellonella dan larva Tenebrio molitor sebagai agen bioremediasi pada tumpukan sampah plastik campuran harus dilakukan, dengan fokus pada analisis siklus hidup, dampak lingkungan, dan potensi produksi biomassa bernilai guna, guna menilai kelayakan penggunaan organisme ini dalam skala besar.
| File size | 403.38 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSERAUNSERA pengumpulan 100 kg sampah terpilah, peningkatan 42% kesadaran lingkungan peserta, serta penurunan 35% beban sampah harian di lokasi intervensi. Keberlanjutanpengumpulan 100 kg sampah terpilah, peningkatan 42% kesadaran lingkungan peserta, serta penurunan 35% beban sampah harian di lokasi intervensi. Keberlanjutan
IBRAHIMYIBRAHIMY Laju pertambahan berat tertinggi pada hari minggu (r>0). Sampah anorganik yang ditemukan ialah sampah plastik, kaca, karet, pakaian, logam/metal. JenisLaju pertambahan berat tertinggi pada hari minggu (r>0). Sampah anorganik yang ditemukan ialah sampah plastik, kaca, karet, pakaian, logam/metal. Jenis
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Melihat padatnya penduduk Kelurahan Teluk Pucung, khususnya RT 05 RW 10, yang berada di daerah pinggiran sungai yang rawan banjir, dan rendahnya kesadaranMelihat padatnya penduduk Kelurahan Teluk Pucung, khususnya RT 05 RW 10, yang berada di daerah pinggiran sungai yang rawan banjir, dan rendahnya kesadaran
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Tujuan mencakup pemberdayaan komunitas melalui bimbingan teknis, meningkatkan efisiensi pengolahan, dan pendapatan warga. Metode meliputi survei lapangan,Tujuan mencakup pemberdayaan komunitas melalui bimbingan teknis, meningkatkan efisiensi pengolahan, dan pendapatan warga. Metode meliputi survei lapangan,
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Hasil program menunjukkan bahwa usaha kerajinan sarung lawo kembo merupakan tradisi yang sangat khas bagi masyarakat Ndona, dengan tiga jenis motif utama:Hasil program menunjukkan bahwa usaha kerajinan sarung lawo kembo merupakan tradisi yang sangat khas bagi masyarakat Ndona, dengan tiga jenis motif utama:
UNSERAUNSERA Temuan ini memperkuat pentingnya peran pesantren sebagai agen perubahan sosial dalam pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal. Kegiatan pengabdian masyarakatTemuan ini memperkuat pentingnya peran pesantren sebagai agen perubahan sosial dalam pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal. Kegiatan pengabdian masyarakat
UNSERAUNSERA Dan dari praktik prakarya dengan memanfaatkan sampah anorganic seperti gallon bekas dibuat menjadi kerajinan tangan berupa pot bunga tanaman yang dilukis,Dan dari praktik prakarya dengan memanfaatkan sampah anorganic seperti gallon bekas dibuat menjadi kerajinan tangan berupa pot bunga tanaman yang dilukis,
UNMUNM Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang:Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang:
Useful /
UNPERUNPER Penilaian dilakukan berdasarkan lima kriteria utama, yaitu jumlah warga (C1), jarak lokasi (C2), biaya implementasi (C3), kepadatan penduduk produktifPenilaian dilakukan berdasarkan lima kriteria utama, yaitu jumlah warga (C1), jarak lokasi (C2), biaya implementasi (C3), kepadatan penduduk produktif
IISTRIISTR Energi gelombang laut merepresentasikan sumber energi terbarukan yang menjanjikan namun belum dimanfaatkan secara optimal, dengan potensi signifikan untukEnergi gelombang laut merepresentasikan sumber energi terbarukan yang menjanjikan namun belum dimanfaatkan secara optimal, dengan potensi signifikan untuk
UNMUNM Ketidakdisiplinan dalam berlalu lintas menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan di jalan. Mengendarai sepeda motor sudah menjadi bagianKetidakdisiplinan dalam berlalu lintas menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan di jalan. Mengendarai sepeda motor sudah menjadi bagian
UNMUNM Additionally, the pocketbook is enriched with visual elements, such as icons and illustrations, to support non-verbal communication and facilitate easierAdditionally, the pocketbook is enriched with visual elements, such as icons and illustrations, to support non-verbal communication and facilitate easier