UNMUNM

DEDIKASIDEDIKASI

Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus menyewakan perahu sehingga pendapatan hanya bergantung pada penyewaan perahu; (2) belum memberikan informasi wisata secara oral dan tertulis sehingga perjalanan susur sungai wisata membosankan; (3) belum memberikan panduan larangan membuang sampah sembarang tempat di kawasan wisata sehingga sampah plastik dari botol minum berserakan dan tidak dimanfaatkan; (4) tidak dapat menunjukkan papan informasi wisata karena belum tersedia; (5) tidak dapat menunjukkan rute wisata karena belum tersedia; (6) belum menyediakan buku saku wisata untuk membantu dan memandu wisatawan sehingga wisatawan kadang jenuh; (7) belum mampu menunjukkan dan menceritakan makanan khas lokasi wisata karena pengetahuan yang masih terbatas; (8) belum mampu membuat buku saku wisata untuk dibagikan kepada wisatawan; (9) belum mampu membuat papan informasi wisata pada titik wisata; (10) belum mampu membuat rute perjalanan wisata, (11) belum mengetahui memanfaatkan sampah plastik menjadi cinderamata. Tujuan PKM ini agar mitra memiliki: (1) pengetahuan komunikasi wisata yang efektif; (2) keterampilan mendesain papan informasi wisata yang komunikatif; (3) keterampilan membuat papan informasi wisata yang komunikatif; (4) keterampilan menyusun buku saku wisata yang menarik; (5) keterampilan membuat buku saku wisata yang menarik; (6) pengetahuan memanfaatkan limbah plastik menjadi cinderamata; dan (7) keterampilan membuat cinderamata dari limbah plastik. Target PKM ini adalah membantu pemandu wisata meningkatkan pengetahuan menyusun buku saku wisata dan menjadi pemandu wisata yang informatif. PKM ini diharapkan dapat menambah literasi komunikasi wisata, mengembangkan usaha, memasarkan jasa wisata, mengembangkan wisata kuliner khas Rammang-Rammang, menambah pendapatan, mengembangkan wisata Karst Rammang-Rammang, mengurangi limbah plastik Rammang dan meningkatkan pendapatan daerah.

Pemandu wisata menjadi lebih memahami sejarah, budaya, dan informasi penting lainnya tentang destinasi wisata yang mereka pandu.Pemandu wisata Rammang-Rammang mendapatkan wawasan tentang isu-isu lingkungan dan bagaimana menjaga kelestarian tempat wisata.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas program literasi wisata dalam jangka panjang terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan kelompok pemandu wisata. Penelitian ini dapat menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan lebih banyak kelompok pemandu wisata di berbagai daerah karst. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam persepsi dan pengalaman wisatawan terhadap layanan pemandu wisata yang telah dilatih literasi. Hal ini dapat memberikan informasi berharga untuk meningkatkan kualitas layanan dan menciptakan pengalaman wisata yang lebih memuaskan. Ketiga, penelitian interdisipliner yang menggabungkan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi pengembangan wisata karst yang berkelanjutan dan berdaya saing.

  1. Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Gerakan Literasi di Taman Baca Masyarakat Pondok Sinau Lentera Anak... doi.org/10.22219/sospol.v5i1.7890Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Gerakan Literasi di Taman Baca Masyarakat Pondok Sinau Lentera Anak doi 10 22219 sospol v5i1 7890
Read online
File size432.04 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test