UNPERUNPER
Informatics and Digital Expert (INDEX)Informatics and Digital Expert (INDEX)Penelitian ini mengkaji penerapan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) dalam rangka menetapkan prioritas pengembangan jaringan internet di wilayah desa. Penilaian dilakukan berdasarkan lima kriteria utama, yaitu jumlah warga (C1), jarak lokasi (C2), biaya implementasi (C3), kepadatan penduduk produktif (C4), dan jumlah pesaing (C5). Setiap kriteria diberikan bobot yang berbeda sesuai dengan tingkat kepentingannya dalam proses pengambilan keputusan. Proses perhitungan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu normalisasi data untuk menyamakan skala antar kriteria, pemberian bobot pada masing-masing kriteria, serta perhitungan nilai preferensi (Vi) untuk menentukan hasil akhir. Sistem ini membantu dalam mengolah data multi-kriteria secara lebih terstruktur sehingga menghasilkan keputusan yang objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Segeran Kidul memperoleh nilai tertinggi sebesar 0,81987 sehingga ditetapkan sebagai prioritas utama dalam pengembangan jaringan internet. Selain itu, desa lain memiliki nilai yang bervariasi sesuai dengan kondisi masing-masing kriteria. Metode SAW terbukti dapat menghasilkan rekomendasi yang bersifat objektif, terstruktur, dan akurat dalam membantu proses pengambilan keputusan yang melibatkan berbagai kriteria. Sistem pendukung keputusan yang dikembangkan berbasis web juga berhasil menjalankan proses pengolahan data, perhitungan SAW, serta menampilkan hasil perangkingan secara otomatis sesuai dengan data yang diinputkan pengguna. Berdasarkan hasil simulasi pengujian, seluruh fitur sistem dapat berjalan dengan baik, termasuk proses unggah data, perhitungan nilai preferensi, tampilan detail perhitungan, dan ekspor hasil ke dalam format PDF.
Berdasarkan hasil penelitian, metode SAW dapat diterapkan secara efektif dalam sistem pendukung keputusan untuk menentukan prioritas pengembangan jaringan internet desa.Proses normalisasi dan pembobotan kriteria menghasilkan peringkat alternatif yang objektif, dengan Desa Segeran Kidul memperoleh nilai tertinggi 0,81987 dan ditetapkan sebagai prioritas utama.Penerapan metode SAW terbukti mempercepat, menstrukturkan, dan meningkatkan akurasi pengambilan keputusan berdasarkan beberapa kriteria.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penambahan kriteria baru yang lebih variatif, seperti tingkat literasi digital atau ketersediaan energi, terhadap hasil peringkat dan keakuratan keputusan dalam konteks pengembangan jaringan internet desa; selanjutnya, studi komparatif antara metode SAW dengan teknik multi‑kriteria lain seperti TOPSIS dan AHP dapat dilakukan untuk menilai konsistensi dan validitas rekomendasi yang dihasilkan, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang keunggulan masing‑masing metode; terakhir, penelitian tentang desain antarmuka pengguna yang lebih interaktif dan responsif, termasuk pengujian pengalaman pengguna dan analisis pengaruhnya terhadap kualitas input data serta kepuasan pengguna, dapat memberikan insight penting untuk meningkatkan adopsi sistem pendukung keputusan berbasis web dalam skala yang lebih luas.
- EVALUASI PEMANFAATAN INTERNET DESA DI KABUPATEN MUSI RAWAS (STUDI KASUS DESA NGADIREJO) | JUSIM (Jurnal... jurnal.univbinainsan.ac.id/index.php/jusim/article/view/1478EVALUASI PEMANFAATAN INTERNET DESA DI KABUPATEN MUSI RAWAS STUDI KASUS DESA NGADIREJO JUSIM Jurnal jurnal univbinainsan ac index php jusim article view 1478
- Penerapan metode SAW dalam sistem pendukung keputusan penentuan lokasi street feeding terbaik di surabaya... doi.org/10.37373/infotech.v6i2.1995Penerapan metode SAW dalam sistem pendukung keputusan penentuan lokasi street feeding terbaik di surabaya doi 10 37373 infotech v6i2 1995
| File size | 899.95 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNPERUNPER Data pemindaian barcode siswa langsung tersimpan dan ditampilkan secara realtime, sehingga mempermudah pemantauan kehadiran dan mempercepat rekap administrasiData pemindaian barcode siswa langsung tersimpan dan ditampilkan secara realtime, sehingga mempermudah pemantauan kehadiran dan mempercepat rekap administrasi
UNPERUNPER Penjadwalan berbasis waktu berjalan konsisten, dan sistem mampu menghentikan operasi secara otomatis ketika sensor tidak lagi mendeteksi adanya jatuhanPenjadwalan berbasis waktu berjalan konsisten, dan sistem mampu menghentikan operasi secara otomatis ketika sensor tidak lagi mendeteksi adanya jatuhan
IISTRIISTR Kerangka kebijakan yang suportif, spesifik teknologi, dan stabil merupakan pendorong utama untuk transisi energi gelombang dari proyek percontohan ke implementasiKerangka kebijakan yang suportif, spesifik teknologi, dan stabil merupakan pendorong utama untuk transisi energi gelombang dari proyek percontohan ke implementasi
ARIMSIARIMSI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis volume hasil peledakan, volume hasil crushing, serta besaran kehilangan volume yang terjadi pada rangkaianPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis volume hasil peledakan, volume hasil crushing, serta besaran kehilangan volume yang terjadi pada rangkaian
IISTRIISTR Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran STEM berbantuan PhET terhadap pemahaman konsep transformasi gerak pada siswa SMPPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran STEM berbantuan PhET terhadap pemahaman konsep transformasi gerak pada siswa SMP
IISTRIISTR Tingkat kesegaran dipantau menggunakan sensor TGS 2600, MQ3, MQ4, MQ2, dan MQ8 yang terhubung ke smartphone melalui platform Internet of Things (IoT) danTingkat kesegaran dipantau menggunakan sensor TGS 2600, MQ3, MQ4, MQ2, dan MQ8 yang terhubung ke smartphone melalui platform Internet of Things (IoT) dan
IISTRIISTR Temuan menunjukkan hubungan non-linear antara panjang gelombang cahaya UV dan kekuatan arus, dengan energi foton optimal yang diperlukan untuk memicu pelepasanTemuan menunjukkan hubungan non-linear antara panjang gelombang cahaya UV dan kekuatan arus, dengan energi foton optimal yang diperlukan untuk memicu pelepasan
PNCPNC Dengan tumpuan (engsel-rol) menghasilkan defleksi sebesar 1,212 mm, tumpuan (jepit-rol) sebesar 0,541 mm dan tumpuan (jepit-jepit) sebesar 0,302 mm. HasilDengan tumpuan (engsel-rol) menghasilkan defleksi sebesar 1,212 mm, tumpuan (jepit-rol) sebesar 0,541 mm dan tumpuan (jepit-jepit) sebesar 0,302 mm. Hasil
Useful /
IISTRIISTR Penggunaan beragam nanomaterial seperti nano‑silika, nano‑clay, carbon nanotube, nanocarbon black, nanofiber, nano titanium dioksida, nano alumina,Penggunaan beragam nanomaterial seperti nano‑silika, nano‑clay, carbon nanotube, nanocarbon black, nanofiber, nano titanium dioksida, nano alumina,
IISTRIISTR mellonella memakan plastik polyethylene (PE) yang mirip dengan struktur karbon lilin lebah yang menjadi sumber makanan alaminya, sementara larva T. molitormellonella memakan plastik polyethylene (PE) yang mirip dengan struktur karbon lilin lebah yang menjadi sumber makanan alaminya, sementara larva T. molitor
UNPERUNPER Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah model Waterfall yang meliputi implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Aplikasi dikembangkan menggunakanMetode pengembangan sistem yang digunakan adalah model Waterfall yang meliputi implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Aplikasi dikembangkan menggunakan
AIPKEMAAIPKEMA Edukasi yang lebih baik dan pengurangan stigma sosial diperlukan untuk mendorong penggunaan kontrasepsi yang lebih luas dan aman di kalangan remaja. PenelitianEdukasi yang lebih baik dan pengurangan stigma sosial diperlukan untuk mendorong penggunaan kontrasepsi yang lebih luas dan aman di kalangan remaja. Penelitian