IBRAHIMYIBRAHIMY

Samakia : Jurnal Ilmu PerikananSamakia : Jurnal Ilmu Perikanan

Sampah laut merupakan salah satu permasalahan yang akan terus muncul dan harus dihadapi oleh setiap daerah yang memiliki wilayah pesisir. Peningkatan sampah laut akan terus bertambah pada tahun 2025 yang disebabkan oleh aktivitas antropogenik salah satunya adalah aktivitas wisata. Adanya aktivitas wisata akan menghasilkan sampah anorganik di area pantai. Penelitian ini dilakukan di Pantai Cermin Desa Pantai Cermin Kanan Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai dilaksanakan pada tanggal 6-12 November 2021 dengan tujuan untuk mengetahui jenis, karakteristik, berat, kepadatan jumlah, dan laju pertambahan berat sampah anorganik. Metode yang digunakan ialah purposive sampling dengan memasang plot 10 m x 10 m dengan jarak setiap transek 5 m. Pengambilan data dilakukan dengan secara observasi dengan berukuruan makro dan didata secara langsung. Hasil penelitian menunjukkan sampah yang didapatkan ialah sampah plastik, kaca, karet, pakaian, logam/metal dan yang paling dominan ialah sampah plastik. Kepadatan jumlah potongan dan kepadatan berat terbesar pada sampah plastik yaitu 0,31 item/m2 dan 2,93 gr/m2. Laju pertambahan berat tertinggi pada hari minggu (r>0).

Sampah anorganik yang ditemukan ialah sampah plastik, kaca, karet, pakaian, logam/metal.Jenis sampah yang paling banyak ditemukan ialah sampah plastik.Ukuran rata-rata sampah makro tertinggi yaitu pada stasiun 3.Jumlah berat total sampah yang didapatkan ialah 19,996 gr/m2, dan kepadatan berdasarkan berat yaitu 7,38 gr/m2.Jumlah potongan sampah yang didapatkan ialah 1,158 item, dan kepadatan berdasarkan potongan yang didapatkan di pantai cermin yaitu 0,43 item/m2.Laju pertambahan berat sampah anorganik tertinggi di pantai cermin ialah 5,265 gr dan terendah ialah 1,770 gr.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperdalam pemahaman mengenai permasalahan sampah anorganik di Pantai Cermin. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada analisis mendalam mengenai sumber-sumber sampah plastik yang paling dominan di pantai, termasuk identifikasi jenis-jenis plastik yang paling sering ditemukan dan asal-usulnya. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan survei terhadap pelaku usaha pariwisata, masyarakat sekitar, dan pengunjung pantai untuk mengetahui pola konsumsi dan pembuangan sampah plastik. Kedua, penelitian dapat mengkaji efektivitas berbagai metode pengelolaan sampah yang telah diterapkan di Pantai Cermin, seperti sistem pemilahan sampah, program daur ulang, dan kampanye edukasi lingkungan. Evaluasi ini dapat memberikan masukan bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan sampah di masa mendatang. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi pemanfaatan sampah plastik sebagai bahan baku alternatif untuk produk-produk bernilai ekonomi, seperti kerajinan tangan atau bahan bangunan. Hal ini dapat mendorong terciptanya ekonomi sirkular di wilayah pesisir dan mengurangi ketergantungan pada sumber daya alam yang terbatas. Dengan menggabungkan ketiga saran penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai permasalahan sampah anorganik di Pantai Cermin dan menghasilkan solusi yang berkelanjutan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan pesisir.

Read online
File size1.53 MB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test