BINAMANDIRIBINAMANDIRI

Dynamic: Jurnal Inovasi dan Dinamika EkonomiDynamic: Jurnal Inovasi dan Dinamika Ekonomi

Penelitian ini menganalisis kesalahan administratif e‑Faktur, seperti ketidakteraturan identitas dan keterlambatan penerbitan, yang masih terjadi meski sistem telah digital. Menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui studi kasus, ditemukan bahwa kesalahan internal dan pemahaman perpajakan yang minim. Akibatnya, validitas faktur terganggu saat pelaporan SPT Masa PPN maupun pemeriksaan pajak. Simpulan, perusahaan perlu mengoptimalkan SOP dan pengawasan internal untuk meminimalisir kesalahan administratif guna meningkatkan kepatuhan pajak dan menghindari sanksi perpajakan yang merugikan.

Kesalahan administratif dalam penerbitan faktur pajak bersifat kompleks dan dipengaruhi baik oleh faktor internal maupun eksternal, seperti keterbatasan dokumen kepabeanan dan perbedaan kebutuhan alamat antara penjual dan pembeli.Penggunaan kode faktur yang tidak sesuai (misalnya kode 040) serta ketidaksesuaian alamat dapat menimbulkan revisi berulang, mengganggu validitas faktur, dan meningkatkan risiko audit.Oleh karena itu, perusahaan perlu memperkuat SOP internal, meningkatkan koordinasi dengan pihak ketiga, dan mengintegrasikan sistem ERP dengan prosedur administrasi untuk memastikan kepatuhan pajak yang konsisten.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi sejauh mana sistem ERP terintegrasi dengan e‑Faktur dapat mengurangi kesalahan administratif pada perusahaan dengan banyak lokasi operasional, dengan menguji efektivitas modul validasi data otomatis dan dampaknya terhadap akurasi faktur. Selanjutnya, studi dapat menyelidiki mekanisme koordinasi waktu nyata antara penjual dan pembeli dalam memperbaiki data alamat pada faktur, mengukur apakah platform komunikasi berbasis cloud dapat menurunkan frekuensi revisi faktur dan mempercepat pelaporan pajak. Selain itu, penelitian dapat memeriksa penggunaan teknologi verifikasi dokumen bea cukai secara otomatis untuk memastikan pemilihan kode faktur yang tepat pada transaksi kawasan berikat, sehingga mengurangi risiko administratif dan meningkatkan kepatuhan formal. Semua studi ini diharapkan memberikan panduan praktis bagi perusahaan dalam mengoptimalkan prosedur internal, meningkatkan kolaborasi lintas pihak, serta memanfaatkan teknologi digital untuk memperkuat kepatuhan pajak.

Read online
File size911.53 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test