STAISDHARMASTAISDHARMA

Jurnal Pendidikan EducandumJurnal Pendidikan Educandum

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui kerjasama guru dengan orang tua di MI Darussalam Bumi Agung, 2) mengetahui komunikasi guru dengan orang tua di MI Darussalam Bumi Agung, dan 3) mengetahui pengaruh kerjasama dan komunikasi guru dengan orang tua di MI Darussalam Bumi Agung. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sedangkan teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda, dikarenakan terdapat tiga variabel dalam penelitian. Adapun langkah-langkahnya adalah 1) pengumpulan sumber melalui teknik angket; 2) mengolah data dengan tujuan untuk menyederhanakan dan mengkategorisasi data; 3) menganalisis data; 4) menarik kesimpulan dan 5) menyusun laporan penelitian, dan merumuskan hasil penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) pengaruh kerjasama guru dengan orang tua di MI Darussalam Bumi Agung secara individu memiliki nilai signifikasi sebesar 0,320 (>0,05) yang berkesimpulan bahwa variabel X1 (kerjasama guru dengan orang tua) tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel Y (kecerdasan interpersonal anak autis). 2) pengaruh komunikasi guru dengan orang tua di MI Darussalam Bumi Agung secara individu memiliki nilai signifikasi sebesar 0,03 (<0,05) maka berkesimpulan bahwa variabel X2 (komunikasi guru dengan orang tua) berpengaruh signifikan terhadap variabel Y (kecerdasan interpersonal anak autis). 3) pengaruh kerjasama dan komunikasi guru dengan orang tua di MI Darussalam Bumi Agung secara individu memiliki nilai signifikasi 0,000 (<0,05) maka berkesimpulan bahwa variabel X (kerjasama dan komunikasi guru dengan orang tua) berpengaruh secara simultan (bersama-sama) terhadap variabel Y (kecerdasan interpersonal anak autis).

Kerjasama antara guru dan orang tua tidak berpengaruh signifikan terhadap kecerdasan interpersonal anak autis secara individu.Sebaliknya, komunikasi guru dengan orang tua berpengaruh signifikan terhadap kecerdasan interpersonal anak autis.Kombinasi kerjasama dan komunikasi secara simultan memberikan pengaruh signifikan yang positif terhadap kecerdasan interpersonal anak autis.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana variasi gaya keterlibatan orang tua memengaruhi kecerdasan interpersonal anak autis di berbagai sekolah dasar, sehingga dapat mengidentifikasi praktik keterlibatan yang paling efektif. Selain itu, dapat diteliti dampak penggunaan media digital maupun aplikasi komunikasi antara guru dan orang tua terhadap peningkatan hasil belajar dan kemampuan sosial anak autis, dengan membandingkan platform yang berbeda. Selanjutnya, sebuah studi longitudinal dapat dilakukan untuk melihat efek jangka panjang dari intervensi gabungan antara kerjasama dan komunikasi antara guru dan orang tua terhadap perkembangan keterampilan sosial anak autis selama beberapa tahun. Penelitian ini juga dapat menilai peran faktor konteks sekolah, seperti ukuran kelas dan dukungan administratif, dalam memperkuat atau melemahkan hubungan tersebut. Metode campuran kuantitatif‑kualitatif dapat diterapkan untuk memperoleh data kuantitatif yang kuat serta insight mendalam dari wawancara dengan guru, orang tua, dan anak. Hasilnya diharapkan memberikan pedoman praktis yang dapat diadaptasi oleh sekolah-sekolah lain. Dengan demikian, temuan baru dapat memperkaya literatur tentang kolaborasi pendidikan khusus untuk anak autis.

Read online
File size159.12 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test