UNTARUNTAR

MezaninMezanin

Hotel Butik Kosenda merupakan hotel bintang 4 yang terletak di jantung Kota Jakarta, tepatnya Jalan K.H. Wahid Hasyim, Tanah Abang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hasil dari penerapan bentuk geometris segitiga yang ada pada Batik Betawi Motif Tumpal pada rancangan interior area khusus lobby Hotel Butik Kosenda. Lobby adalah ruangan yang pertama kali dikunjungi dan dilihat oleh tamu. Oleh karena itu, lobby perlu desain unik agar meninggalkan kesan pada tamu. Metode yang digunakan adalah metode Rosemary Kilmer yang terdiri dari 8 tahap. Pada hasil akhir berisi gambar-gambar penerapan bentuk geometris wajik yang diterapkan pada dinding area lobby Hotel Butik Kosenda. Bentuk yang digunakan merupakan segitiga yang dipadukan dengan bentuk wajik, serta motif‑motif flora yang terinspirasi dari batik tumpal. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan bentuk geometris motif tumpal pada interior lobby hotel dapat memberikan tampilan yang lebih artistik serta citra unik.

Penerapan bentuk geometris motif tumpal pada interior lobby hotel memberikan fungsi estetika penting, khususnya pada area wajik kecil yang menampilkan flora batik tumpal.Backdrop dengan motif tersebut menciptakan daya tarik visual utama bagi tamu, meningkatkan kesan pertama serta memperkuat identitas budaya lokal.Penggunaan bentuk geometris dan warna sesuai konsep mid‑century menghasilkan ruang yang dinamis dan tetap terhubung dengan budaya Betawi.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi motif batik tradisional lainnya, seperti motif Parang atau Kawung, memengaruhi persepsi estetika dan identitas budaya pada desain lobby hotel, sehingga dapat memperluas pemahaman tentang nilai simbolik motif batik dalam konteks arsitektur komersial. Selanjutnya, dilakukan studi komparatif antara kepuasan pengguna yang mengalami lobby bergaya mid‑century dengan penerapan motif geometris batik tumpal dan lobby dengan gaya desain interior lain, guna menilai efektivitas pendekatan desain ini dalam menciptakan pengalaman tamu yang lebih memuaskan. Akhirnya, penelitian dapat menilai keberlanjutan material yang digunakan, misalnya membandingkan penggunaan laser cutting logam dengan alternatif material ramah lingkungan seperti bambu atau daur ulang plastik, untuk menentukan dampak lingkungan serta keawetan estetika dalam implementasi motif batik pada elemen interior hotel.

Read online
File size591.65 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test